Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Di Balik Jubah Sipil: Min Aung Hlaing Resmi Jadi Presiden Myanmar, Militer Tetap Berkuasa di Tengah Perang Saudara

Di Balik Jubah Sipil: Min Aung Hlaing Resmi Jadi Presiden Myanmar, Militer Tetap Berkuasa di Tengah Perang Saudara

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Min Aung Hlaing Resmi Jadi Presiden Myanmar
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Bangkok – Parlemen Myanmar pada Jumat (3 April 2026) secara resmi memilih Senior Jenderal Min Aung Hlaing sebagai Presiden baru negara tersebut. Keputusan ini menandai transisi formal dari pemerintahan junta militer murni menuju struktur “sipil” yang dikendalikan militer, lima tahun setelah kudeta yang menggulingkan pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi.

Min Aung Hlaing meraih 429 suara dari total 584 suara yang sah dalam pemungutan suara di gedung parlemen yang baru direnovasi di Naypyidaw. Dua calon lainnya, mantan jenderal Nyo Saw dan politisi etnis Karen Nan Ni Ni Aye dari partai pro-militer, terpilih sebagai Wakil Presiden. Ketiganya dijadwalkan dilantik minggu depan.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi militer untuk melegitimasi kekuasaannya melalui jalur parlementer. Meski disebut sebagai “kembalinya pemerintahan terpilih”, proses tersebut berlangsung di bawah bayang-bayang pemilu yang diorganisir militer dan dinilai tidak bebas serta tidak adil oleh oposisi dan pengamat independen. Partai-partai oposisi utama, termasuk Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) pimpinan Suu Kyi, dilarang berpartisipasi atau menolak ikut serta karena menganggap aturan mainnya tidak adil.

Analis politik melihat pemilihan ini sebagai upaya militer untuk memperkuat posisi internal sekaligus meredakan tekanan diplomatik dari negara-negara tetangga di Asia Tenggara. Hubungan dengan beberapa anggota ASEAN sempat membeku pasca-kudeta 2021. Sementara itu, China dan Rusia terus memberikan dukungan politik dan ekonomi kepada pemerintahan militer, berbeda dengan sanksi yang diterapkan negara-negara Barat.

Sebelum pemungutan suara, Min Aung Hlaing secara resmi melepaskan jabatan Panglima Tertinggi Militer — posisi yang dilarang dirangkap oleh presiden menurut konstitusi buatan militer. Jabatan tersebut kini dipegang oleh ajudan dekatnya, Jenderal Ye Win Oo. Perpindahan ini memungkinkan Min Aung Hlaing beralih ke peran “sipil” tanpa kehilangan kendali atas institusi militer.

Namun, transisi ini terjadi di tengah perang saudara yang semakin membara. Sejak kudeta Februari 2021, konflik bersenjata telah menewaskan hampir 8.000 aktivis dan warga sipil, serta menjebloskan lebih dari 22.000 orang ke penjara politik. Militer semakin mengandalkan serangan udara untuk menghadapi perlawanan gabungan antara kelompok pro-demokrasi dan etnis minoritas yang menuntut otonomi lebih besar.

Baca juga : Pergantian Tongkat Komando di Korem 072/Pamungkas: Perspektif Akademik dari Alumni UGM Hadapi Tantangan Keamanan Yogyakarta

Nay Phone Latt, juru bicara Pemerintahan Persatuan Nasional (National Unity Government) yang dianggap oposisi sebagai pemerintahan sah, menegaskan bahwa rakyat Myanmar menolak legitimasi baru ini. “Revolusi akan terus berlanjut dengan momentum yang lebih besar,” ujarnya.

Dari perspektif hukum internasional, posisi Min Aung Hlaing sebagai presiden tidak serta-merta melindunginya dari pertanggungjawaban. Amnesty International menekankan bahwa gelar sipil tidak menghapus tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang selama ini dialamatkan kepadanya, termasuk penindasan brutal terhadap etnis Rohingya. Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah memulai penyelidikan, sementara kasus genosida Rohingya masih bergulir di Mahkamah Internasional (ICJ).

Pemilihan Min Aung Hlaing yang berusia 69 tahun ini menutup babak lima tahun kekuasaan militer langsung sejak ia menggulingkan pemerintahan yang sah pada 2021. Bagi banyak pengamat, ini bukan akhir dari krisis Myanmar, melainkan babak baru di mana militer berusaha mengonsolidasikan kekuasaan di balik fasad demokrasi prosedural, sementara negara tetap terpecah oleh kekerasan dan ketidakstabilan struktural.

Berita ini menunjukkan betapa rumitnya proses demokratisasi di Myanmar: di satu sisi ada keinginan untuk tampil “normal” di mata internasional, di sisi lain realitas perang saudara dan penindasan terus berlanjut.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pergantian Tongkat Komando di Korem 072/Pamungkas: Perspektif Akademik dari Alumni UGM Hadapi Tantangan Keamanan Yogyakarta
Next: Pergeseran Taktik Serangan Udara Rusia: Dari Malam ke Siang, Meningkatkan Ancaman bagi Warga Sipil Ukraina

Related Stories

Kedaulatan Kognitif Anak

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
JSDF Kirim Kapal Tempur

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by