RI News. Seoul – Suasana penuh keakraban dan hormat menyelimuti istana kepresidenan Korea Selatan, Blue House, ketika Presiden Prabowo Subianto tiba untuk kunjungan kenegaraan pada Rabu (1 April 2026) sekitar pukul 10.30 waktu setempat. Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung secara pribadi menyambut tamu negara dari Indonesia itu tepat di depan pintu utama gedung bersejarah tersebut, mencerminkan komitmen tinggi kedua negara untuk memperkuat ikatan bilateral.
Dipantau melalui siaran langsung dari Jakarta, momen tersebut menunjukkan kehangatan diplomasi tingkat tinggi. Begitu kendaraan resmi yang membawa Presiden Prabowo tiba, kedua pemimpin langsung bersalaman erat disusul pelukan ramah, sebuah gestur yang jarang terlihat dalam protokol kenegaraan formal dan menandakan kedekatan pribadi serta kepercayaan politik yang sedang dibangun.
Kemudian, Presiden Prabowo dan Presiden Lee berjalan bersama menuju area upacara penyambutan resmi. Lagu kebangsaan Korea Selatan “Aegukga” dikumandangkan dengan khidmat, diikuti oleh “Indonesia Raya” yang menggema sebagai simbol penghormatan terhadap kedaulatan kedua bangsa. Acara berlanjut dengan inspeksi pasukan kehormatan tentara Korea Selatan, di mana kedua kepala negara berjalan mengelilingi formasi militer sambil saling bertukar pandang penuh makna.

Dalam suasana yang semakin akrab, Presiden Lee Jae-myung memperkenalkan satu per satu jajaran menteri dan pejabat senior Korea Selatan kepada tamunya. Presiden Prabowo pun melakukan hal serupa, memperkenalkan delegasi Indonesia yang turut serta dalam kunjungan ini. Mereka antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan Cecep Herawan.
Setelah sesi perkenalan yang penuh kehangatan itu, kedua pemimpin beserta rombongan kembali memasuki gedung Blue House untuk melanjutkan agenda bilateral yang lebih mendalam.
Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Seoul ini merupakan bagian dari rangkaian perjalanan dinas ke kawasan Asia Timur. Berbagai pertemuan tingkat tinggi dijadwalkan selama berada di ibu kota Korea Selatan, termasuk diskusi strategis yang mencakup bidang ekonomi, investasi, energi, kelautan, hingga transformasi digital.
Baca juga : Polres Wonogiri Bangun Jembatan Harmoni dengan Kampus Buddha untuk Kamtibmas yang Lebih Kokoh
Para analis diplomasi menilai kunjungan ini sebagai momentum penting di tengah dinamika geopolitik regional yang semakin kompleks. Indonesia dan Korea Selatan sama-sama menghadapi tantangan global seperti ketahanan pangan, transisi energi, serta penguatan rantai pasok teknologi. Kerja sama yang lebih erat diharapkan dapat membuka peluang baru yang saling menguntungkan, sekaligus memperdalam kemitraan strategis komprehensif yang telah terbangun selama ini.
Dengan sambutan hangat di Blue House sebagai pembuka, kunjungan ini diharapkan tidak hanya mempererat persahabatan antarnegara, tetapi juga menjadi fondasi bagi kolaborasi jangka panjang yang membawa manfaat konkret bagi masyarakat kedua bangsa. Observasi awal menunjukkan sinyal positif bahwa hubungan Jakarta-Seoul akan memasuki babak baru yang lebih dinamis dan produktif di masa mendatang.
Pewarta : Albertus Parikesit

