Skip to content
22/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • WFH ASN di Jawa Tengah: Kajian Mendalam Demi Jaga Pelayanan Publik yang Tak Pernah Berhenti

WFH ASN di Jawa Tengah: Kajian Mendalam Demi Jaga Pelayanan Publik yang Tak Pernah Berhenti

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 3 minutes read
Kajian Mendalam Demi Jaga Pelayanan Publik yang Tak Pernah Berhenti
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih melakukan kajian komprehensif terhadap rencana penerapan kebijakan work from home (WFH) atau work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN). Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa skema kerja fleksibel ini tidak dapat disamakan begitu saja dengan kebijakan yang diterapkan di kementerian atau lembaga pemerintah pusat.

Menurut Ahmad Luthfi, karakter tugas pemerintahan daerah memiliki cakupan yang jauh lebih luas dan langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari. “Urusan kita luas, dari bayi lahir sampai masyarakat meninggal, sehingga mekanismenya harus dikaji betul,” ujarnya usai menghadiri kegiatan halal bihalal di kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (25/3/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah momentum pasca-libur Idul Fitri, di mana Gubernur menekankan pentingnya menjaga semangat kerja ASN tanpa mengurangi kualitas pelayanan. Ia mengingatkan agar kebijakan kerja fleksibel tidak disalahartikan sebagai bentuk kelonggaran atau bahkan libur terselubung. “Jangan sampai penerapan WFH ini dimaknai sebagai libur atau tidak bekerja. Itu yang harus kita pahami,” tegasnya.

Berbeda dengan instansi pusat yang lebih fokus pada fungsi regulasi dan kebijakan makro, pelayanan pemerintah daerah mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, administrasi kependudukan, hingga infrastruktur dan perlindungan sosial. Hal ini membuat penerapan WFH memerlukan pendekatan yang lebih hati-hati agar tidak mengganggu akses masyarakat terhadap layanan publik yang sifatnya esensial dan berkelanjutan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu arahan teknis serta regulasi resmi dari pemerintah pusat sebelum menetapkan kebijakan di tingkat daerah. “Untuk kebijakan belajar dari rumah maupun WFH, kita masih menunggu petunjuk dari pusat. Sampai saat ini belum ada regulasi yang kita tetapkan karena masih dalam tahap kajian,” jelasnya.

Baca juga : Kelelahan Tugas Pengamanan Mudik Lebaran: Kapospam Pos Tugu Jogja Gugur di Tengah Operasi Ketupat Progo 2026

Pemprov Jawa Tengah memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil nantinya akan mempertimbangkan keseimbangan antara pemberian fleksibilitas bagi ASN dengan tetap menjaga optimalisasi pelayanan publik. Kajian yang sedang berlangsung diharapkan dapat menghasilkan model kerja yang adaptif, inovatif, dan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat tanpa mengorbankan produktivitas serta akuntabilitas ASN.

Dalam konteks yang lebih luas, pembahasan WFH pasca-pandemi dan pasca-libur besar sering kali menjadi sorotan karena potensinya dalam mendukung efisiensi, mengurangi kemacetan, serta memberikan keseimbangan kerja dan kehidupan. Namun di daerah seperti Jawa Tengah, dengan populasi besar dan keberagaman kebutuhan masyarakat, prioritas utama tetap pada kualitas layanan yang langsung dirasakan warga.

Pemprov Jawa Tengah terus melakukan evaluasi internal guna memastikan bahwa jika WFH diterapkan kelak, ia bukan sekadar tren, melainkan instrumen yang benar-benar mendukung pemerintahan yang efektif dan responsif terhadap dinamika masyarakat.

Pewarta: Nandar Suyadi

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kelelahan Tugas Pengamanan Mudik Lebaran: Kapospam Pos Tugu Jogja Gugur di Tengah Operasi Ketupat Progo 2026
Next: Pembatalan Daring untuk Efisiensi Energi: Langkah Strategis Lindungi Mutu Pendidikan Madrasah

Related Stories

Ratusan Santri Tinggalkan Pondok Pesantren Wonogiri usai Dugaan Pencabulan oleh Pimpinan yang Berstatus Polisi

Ratusan Santri Tinggalkan Pondok Pesantren Wonogiri usai Dugaan Pencabulan oleh Pimpinan yang Berstatus Polisi

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
Polres Padangsidimpuan Gerebek L300 Tenda Biru, Sita Puluhan Karton Rokok Ilegal

Polres Padangsidimpuan Gerebek L300 Tenda Biru, Sita Puluhan Karton Rokok Ilegal

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
Dugaan Korupsi Pengadaan di Wonogiri

Dugaan Korupsi Pengadaan di Wonogiri: Bayang-Bayang Fee 10 Persen dan Lelang di Atas Kertas

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Ratusan Santri Tinggalkan Pondok Pesantren Wonogiri usai Dugaan Pencabulan oleh Pimpinan yang Berstatus Polisi
  • Polres Padangsidimpuan Gerebek L300 Tenda Biru, Sita Puluhan Karton Rokok Ilegal
  • Sinergi Digital yang Menyentuh Nyata: Polda DIY dan Komunitas Jogja Menyapa Gulung Lengan Bantu Sesama
  • Dugaan Korupsi Pengadaan di Wonogiri: Bayang-Bayang Fee 10 Persen dan Lelang di Atas Kertas
  • Semangat Pengabdian Muda: 231 Calon Bintara Polri Mulai Ditempa di SPN Banyumas
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.