RI News. Jakarta – Di tengah malam yang masih gelap, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi turun langsung ke lapangan untuk memantau puncak arus balik Lebaran 2026. Kunjungan mendadak tersebut dilakukan di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (25/3/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 hingga 02.00 WIB.
Dengan menyambangi satu per satu bus yang mengangkut pemudik, kedua pejabat tinggi itu ingin mendapatkan gambaran langsung tentang kondisi perjalanan. Mereka berbincang dengan penumpang, mendengarkan keluhan jika ada, sekaligus menyapa dan berfoto bersama untuk menambah semangat para pemudik yang baru saja menyelesaikan perjalanan panjang.
“Alhamdulillah, setelah tanya-tanya langsung ke para pemudik di bus, mereka sampaikan perjalanan lancar dan nyaman. Ya sekalian sapa-sapa, salaman, foto-foto sedikit bikin happy pemudik,” ujar Seskab Teddy Indra Wijaya, seperti dikutip dari unggahan resmi Sekretariat Kabinet.

Para pemudik yang ditemui mayoritas menyatakan puas. Arus balik kali ini terasa lebih tertib dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dengan minimnya keluhan soal kemacetan parah atau fasilitas yang kurang memadai di terminal.
Teddy menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan mudik dan balik Lebaran. Tahun ini diharapkan menjadi lebih baik lagi, berkat sinergi yang semakin solid antara Kementerian Perhubungan, Kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh instansi terkait dalam mengelola mobilitas masyarakat yang sangat tinggi.
“Pemerintah ingin memastikan arus mudik dan arus balik tahun ini berjalan lebih baik dari sebelumnya,” katanya.
Untuk mengantisipasi gelombang kedua arus balik yang diprediksi terjadi pada 28 hingga 29 Maret, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif. Di antaranya penerapan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah situasional, pengaturan area istirahat yang lebih baik, serta pembatasan operasional kendaraan angkutan barang selama periode rawan.
Selain itu, kebijakan pendukung seperti diskon tarif tol dan penyediaan ribuan bus mudik gratis juga terus dioptimalkan guna meringankan beban masyarakat.
Dengan perencanaan matang dan respons cepat di lapangan, pemerintah berkomitmen menjaga agar seluruh pemudik dapat tiba di tujuan dengan aman, selamat, dan tetap nyaman. Kunjungan langsung di tengah malam ini menjadi bukti nyata bahwa pengawasan arus balik tidak hanya dilakukan dari balik meja, melainkan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di garis depan.
Semoga kelancaran ini dapat terus terjaga hingga akhir periode arus balik Lebaran 2026.
Pewarta : Diki Eri

