RI News. Jakarta – Suasana hangat silaturahmi terasa kuat di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu pagi (21/3/2026), saat Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melaksanakan salat Idul Fitri 1447 Hijriah. Usai menunaikan ibadah bersama ribuan jamaah, Gibran tak segan menyempatkan diri berfoto bersama masyarakat yang antusias mendekat.
Dengan mengenakan baju koko putih tulang yang sederhana, Gibran tampak akrab bersalaman dan berbincang ringan dengan para menteri Kabinet Merah Putih serta beberapa duta besar yang turut hadir. Momen paling ramai terjadi ketika sejumlah warga, baik anak-anak maupun orang dewasa, mengajaknya berpose untuk swafoto. Gibran merespons dengan senyum ramah, sesekali mengangkat ponsel untuk mengabadikan momen bersama mereka.
Pantauan di lokasi menunjukkan, kehadiran Wakil Presiden yang datang bersama keluarga—termasuk putranya, Jan Ethes—menambah nuansa kekeluargaan dalam perayaan hari kemenangan tersebut. Salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal tahun ini mengusung tema “Kemenangan Idul Fitri Menyemai Kebaikan, Meraih Keberkahan”, yang dipimpin oleh Imam Besar KH Ahmad Husni Ismail dan dikhatibkan oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof Noorhadi Hasan.

Selain Gibran, sejumlah tokoh negara turut hadir dalam saf terdepan, di antaranya Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, serta Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Kebersamaan para pejabat ini mencerminkan semangat persatuan di tengah perayaan Idul Fitri.
Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto memilih merayakan Lebaran di wilayah Sumatera. Malam takbiran diikuti di Sumatera Utara pada Jumat (20/3/2026), dilanjutkan dengan salat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, pada Sabtu pagi. Meski demikian, Istana Kepresidenan di Jakarta tetap membuka pintu bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan, halalbihalal terbuka untuk umum digelar siang hari di Istana. “Kami menyiapkan silaturahmi untuk seluruh warga masyarakat yang mau berkunjung,” ujar Teddy di Medan, Jumat (20/3/2026).
Perbedaan lokasi perayaan antara Presiden dan Wakil Presiden tahun ini menunjukkan komitmen pimpinan negara untuk merangkul beragam wilayah dan lapisan masyarakat. Di tengah hiruk-pikuk ucapan selamat dan doa bersama, momen swafoto Gibran dengan warga biasa menjadi simbol sederhana namun bermakna: bahwa hari kemenangan tak hanya tentang ritual ibadah, melainkan juga tentang kehangatan hubungan antarmanusia di tengah kemajemukan bangsa. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin.
Pewarta : Yudha Purnama

