RI News. Wonogiri – Sebuah bus pariwisata Hino Agra Mas bernomor polisi B-7347-KGA mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Ngadirojo–Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, Rabu malam (11/3/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Kejadian berlangsung di simpang tiga Kedunggupit, tepatnya di Ploso Wetan RT 02 RW 04, Desa Kedunggupit, Kecamatan Sidoharjo.
Bus yang dikemudikan Sugeng Hermanto (61), warga Bulusari RT 01 RW 03, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, tersebut melaju dari arah barat (Ngadirojo) menuju timur (Sidoharjo). Saat memasuki lokasi simpang, kendaraan tiba-tiba kehilangan kendali dan keluar dari badan jalan, kemudian menabrak bagian depan bangunan ruko yang menjual bakso dan mie ayam bernama “Narendra” milik warga setempat.
Akibat hantaman tersebut, fasad ruko mengalami kerusakan cukup parah pada bagian dinding dan struktur depan. Untungnya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka baik dari pengemudi, penumpang bus, maupun warga yang berada di sekitar lokasi saat kejadian.

Petugas kepolisian dari Polres Wonogiri segera tiba di lokasi setelah menerima laporan warga. Mereka melakukan pengamanan area, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta membantu proses evakuasi kendaraan agar arus lalu lintas di jalan raya utama tersebut kembali normal dan aman.
Kronologi awal menunjukkan bus melaju dengan kecepatan di atas 50 km/jam sebelum hilang kendali. Faktor penyebab pastinya masih dalam penyelidikan lebih lanjut, termasuk kemungkinan pengaruh kondisi jalan di malam hari, kondisi fisik pengemudi, atau elemen lain di persimpangan yang sibuk.
Baca juga : Polres Wonogiri Intensifkan Patroli Ngabuburit: Bubarkan Aksi Balap Liar di Jalur Rawan Pracimantoro
Kasus ini menjadi pengingat penting akan kewaspadaan berkendara, khususnya pada jam-jam malam di ruas jalan yang memiliki banyak persimpangan dan aktivitas warga. Aparat kepolisian setempat kembali mengimbau seluruh pengemudi—terutama yang mengoperasikan kendaraan besar seperti bus—untuk selalu menjaga kondisi tubuh prima, menghindari kelelahan, serta mengurangi kecepatan saat mendekati area persimpangan atau permukiman.
Pewarta: Nandang Bramantyo

