RI News. Wonogiri – Rabu (11/3/2026), suasana Lapangan Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, dipenuhi khidmat ketika Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA., memukul gong sebagai tanda resmi berakhirnya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026.
Upacara penutupan yang berlangsung penuh makna ini dihadiri langsung oleh Komandan Korem 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudhistira, Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan selaku Dansatgas TMMD, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, serta perwakilan Forkopimda, Forkopincam, ratusan prajurit TNI-Polri, dan warga masyarakat setempat. Rangkaian kegiatan selama hampir satu bulan—tepatnya sejak 10 Februari hingga 11 Maret 2026—telah menyelesaikan target pembangunan fisik dan nonfisik yang dirancang untuk memperkuat fondasi desa.
Salah satu capaian utama adalah pembangunan jalan penghubung antardusun di Desa Kembang yang kini memudahkan mobilitas warga, mengurangi isolasi wilayah, serta mendukung akses ekonomi sehari-hari. Selain itu, program ini juga mencakup renovasi rumah tidak layak huni bagi keluarga prasejahtera, penyuluhan berbagai bidang, serta kegiatan sosial yang melibatkan langsung masyarakat.

Dalam amanat Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., yang dibacakan oleh Kasdam Brigjen TNI M. Andhy Kusuma, tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” menjadi penegasan strategi nasional. Desa diposisikan sebagai titik awal dan pondasi utama pembangunan berkelanjutan, guna mewujudkan pemerataan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan secara inklusif. Program TMMD diharapkan terus menjadi model kolaborasi terpadu antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan kementerian/lembaga terkait, khususnya di wilayah tertinggal, terpencil, perbatasan, kumuh perkotaan, maupun daerah rawan bencana.
Setelah upacara selesai, Kasdam bersama rombongan melanjutkan peninjauan ke stand UMKM lokal yang menampilkan produk warga, layanan pengobatan gratis, hingga perpustakaan keliling yang turut meramaikan acara. Kegiatan ditutup dengan penanaman pohon di sekitar lapangan, sebagai simbol komitmen jangka panjang terhadap lingkungan dan keberlanjutan desa.
Baca juga : Polri dan Bhayangkari Tebar Kebaikan di Jalanan Menukung, Bagikan Takjil Gratis Sambut Magrib Ramadhan
Program ini tidak hanya meninggalkan infrastruktur fisik, tetapi juga mempererat ikatan kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mendorong semangat gotong royong dalam membangun desa yang lebih mandiri dan berdaya saing di masa depan.
Pewarta: Nandar Suyadi

