Skip to content
19/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Jerman Menjadi Raksasa Militer Eropa: Antara Kepemimpinan yang Dinanti Dalam Era Ketidakpastian Politik

Jerman Menjadi Raksasa Militer Eropa: Antara Kepemimpinan yang Dinanti Dalam Era Ketidakpastian Politik

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Jerman Menjadi Raksasa Militer Eropa
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Di tengah gejolak geopolitik global yang semakin tajam—dari perang berkepanjangan di Ukraina hingga ketegangan di Timur Tengah pasca-eskalasi Iran—Jerman di bawah Kanselir Friedrich Merz sedang menjalani transformasi militer terbesar sejak reunifikasi. Anggaran pertahanan federal untuk 2026 mencapai sekitar €108-119 miliar (tergantung sumber alokasi dana khusus), naik signifikan dari tahun sebelumnya, dan diproyeksikan mendekati €150 miliar menjelang akhir dekade ini. Langkah ini menjadikan Berlin sebagai penggerak utama peningkatan belanja militer Eropa, yang kini menyumbang lebih dari seperlima total pengeluaran pertahanan dunia.

Pergeseran ini bukan sekadar respons terhadap agresi Rusia atau ketidakpastian komitmen Amerika Serikat di bawah pemerintahan saat ini. Merz secara eksplisit menyatakan ambisi membangun angkatan bersenjata konvensional terkuat di Eropa, lengkap dengan rencana peningkatan personel aktif hingga 260.000 prajurit dan 200.000 cadangan pada 2035, ditambah program pendaftaran wajib militer sukarela bagi pemuda usia 18 tahun. Reformasi ini, yang baru saja disahkan parlemen akhir 2025, menandai akhir era pasifisme pasca-Perang Dingin yang telah lama membatasi kemampuan Bundeswehr.

Namun, kebangkitan militer Jerman ini memunculkan paradoks yang mendalam di kalangan mitra Eropa. Di Paris, kekhawatiran muncul bahwa visi “otonomi strategis Eropa” yang digaungkan Presiden Emmanuel Macron sejak 2017 kini berpotensi bergeser menjadi “aksen Jerman”. Prancis, sebagai satu-satunya kekuatan nuklir di Uni Eropa selain Inggris (yang kini berada di luar UE), melihat dominasi konvensional Jerman dapat menggeser keseimbangan industri pertahanan Eropa. Lonjakan pesanan bagi perusahaan seperti Rheinmetall—yang memproyeksikan nilai kontrak hingga €80 miliar pada 2026—cenderung mengalir ke industri domestik Jerman, mengancam posisi eksportir seperti Dassault Rafale atau Leonardo Italia.

Polandia dan negara-negara Baltik, yang selama ini mendorong peningkatan belanja pertahanan, menyambut komitmen Berlin dengan lega—namun dengan catatan hati-hati. Kenangan sejarah tentang dominasi Jerman masih membayangi, terutama ketika partai sayap kanan jauh Alternative für Deutschland (AfD) terus menunjukkan tren naik dalam jajak pendapat, bahkan mencapai posisi teratas di beberapa negara bagian menjelang pemilu regional 2026. AfD, yang kerap mengkritik utang besar untuk pertahanan dan menyuarakan pendekatan lebih lunak terhadap Rusia, menjadi faktor risiko: jika partai ini suatu saat masuk koalisi pemerintahan, arah kebijakan militer Jerman yang masif bisa berubah drastis, menimbulkan ketidakpastian bagi sekutu.

Para analis keamanan Eropa menilai implikasi ini melampaui sekadar angka anggaran. Jerman kini memiliki ruang fiskal lebih luas berkat amandemen konstitusi yang membebaskan pengeluaran militer dari batas utang, sementara Prancis dan Italia menghadapi defisit tinggi serta utang menumpuk. Hasilnya: ketimpangan konvensional yang semakin lebar, di mana Jerman berpotensi mengungguli gabungan anggaran militer Prancis dan Inggris pada akhir dekade ini—tanpa beban pemeliharaan senjata nuklir yang mahal.

Baca juga : Besi Pengaman Jembatan Melawi II Raib, Polisi Buru Pelaku Pencurian di Tengah Kegelapan Malam

Solusi yang diusulkan beberapa pemikir strategis adalah pendekatan multilateral yang lebih dalam: utang bersama Eropa untuk pertahanan, produksi senjata bersama, dan koordinasi nuklir yang lebih luas (dengan Prancis sebagai inti). Macron baru-baru ini membuka pintu bagi “deterrensi lanjutan” yang melibatkan sekutu Eropa, termasuk diskusi dengan Jerman tentang penempatan aset nuklir Prancis di wilayah mitra. Namun, keberhasilan inisiatif semacam itu bergantung pada kemampuan Berlin meyakinkan tetangganya bahwa kekuatan militernya digunakan untuk kepentingan kolektif, bukan dominasi nasional.

Di era di mana Eropa harus berdiri lebih mandiri—dengan Rusia yang terus mengancam, China yang ekspansif secara ekonomi, dan Amerika yang semakin inward-looking—kebangkitan Jerman bisa menjadi katalisator kekuatan baru. Namun, tanpa komunikasi yang transparan, jaminan multilateral, dan pengendalian risiko politik internal, ambisi ini berpotensi memicu ketegangan baru di antara sekutu. Pertanyaan krusial bagi Eropa saat ini: apakah Jerman sedang mempersenjatai diri untuk benua, atau terutama untuk dirinya sendiri? Jawaban atas pertanyaan itu akan menentukan arah keamanan Eropa di tahun-tahun mendatang.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Besi Pengaman Jembatan Melawi II Raib, Polisi Buru Pelaku Pencurian di Tengah Kegelapan Malam
Next: Pembunuhan Khamenei: China di Persimpangan Antara Loyalitas Strategis dan Kepentingan Ekonomi Global

Related Stories

Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas
2 min read

Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial

Jurnalis RI News Portal Posted on 18 jam ago 0
Tragedi Penembakan Massal di Kyiv
2 min read

Tragedi Penembakan Massal di Kyiv: Pelaku Ditembak Mati Setelah Sandera Warga di Supermarket

Jurnalis RI News Portal Posted on 18 jam ago 0
Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika
3 min read

Paus Leo XIV di Angola: Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika

Jurnalis RI News Portal Posted on 18 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.