Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Jerman Menjadi Raksasa Militer Eropa: Antara Kepemimpinan yang Dinanti Dalam Era Ketidakpastian Politik

Jerman Menjadi Raksasa Militer Eropa: Antara Kepemimpinan yang Dinanti Dalam Era Ketidakpastian Politik

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 3 minutes read
Jerman Menjadi Raksasa Militer Eropa
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Di tengah gejolak geopolitik global yang semakin tajam—dari perang berkepanjangan di Ukraina hingga ketegangan di Timur Tengah pasca-eskalasi Iran—Jerman di bawah Kanselir Friedrich Merz sedang menjalani transformasi militer terbesar sejak reunifikasi. Anggaran pertahanan federal untuk 2026 mencapai sekitar €108-119 miliar (tergantung sumber alokasi dana khusus), naik signifikan dari tahun sebelumnya, dan diproyeksikan mendekati €150 miliar menjelang akhir dekade ini. Langkah ini menjadikan Berlin sebagai penggerak utama peningkatan belanja militer Eropa, yang kini menyumbang lebih dari seperlima total pengeluaran pertahanan dunia.

Pergeseran ini bukan sekadar respons terhadap agresi Rusia atau ketidakpastian komitmen Amerika Serikat di bawah pemerintahan saat ini. Merz secara eksplisit menyatakan ambisi membangun angkatan bersenjata konvensional terkuat di Eropa, lengkap dengan rencana peningkatan personel aktif hingga 260.000 prajurit dan 200.000 cadangan pada 2035, ditambah program pendaftaran wajib militer sukarela bagi pemuda usia 18 tahun. Reformasi ini, yang baru saja disahkan parlemen akhir 2025, menandai akhir era pasifisme pasca-Perang Dingin yang telah lama membatasi kemampuan Bundeswehr.

Namun, kebangkitan militer Jerman ini memunculkan paradoks yang mendalam di kalangan mitra Eropa. Di Paris, kekhawatiran muncul bahwa visi “otonomi strategis Eropa” yang digaungkan Presiden Emmanuel Macron sejak 2017 kini berpotensi bergeser menjadi “aksen Jerman”. Prancis, sebagai satu-satunya kekuatan nuklir di Uni Eropa selain Inggris (yang kini berada di luar UE), melihat dominasi konvensional Jerman dapat menggeser keseimbangan industri pertahanan Eropa. Lonjakan pesanan bagi perusahaan seperti Rheinmetall—yang memproyeksikan nilai kontrak hingga €80 miliar pada 2026—cenderung mengalir ke industri domestik Jerman, mengancam posisi eksportir seperti Dassault Rafale atau Leonardo Italia.

Polandia dan negara-negara Baltik, yang selama ini mendorong peningkatan belanja pertahanan, menyambut komitmen Berlin dengan lega—namun dengan catatan hati-hati. Kenangan sejarah tentang dominasi Jerman masih membayangi, terutama ketika partai sayap kanan jauh Alternative für Deutschland (AfD) terus menunjukkan tren naik dalam jajak pendapat, bahkan mencapai posisi teratas di beberapa negara bagian menjelang pemilu regional 2026. AfD, yang kerap mengkritik utang besar untuk pertahanan dan menyuarakan pendekatan lebih lunak terhadap Rusia, menjadi faktor risiko: jika partai ini suatu saat masuk koalisi pemerintahan, arah kebijakan militer Jerman yang masif bisa berubah drastis, menimbulkan ketidakpastian bagi sekutu.

Para analis keamanan Eropa menilai implikasi ini melampaui sekadar angka anggaran. Jerman kini memiliki ruang fiskal lebih luas berkat amandemen konstitusi yang membebaskan pengeluaran militer dari batas utang, sementara Prancis dan Italia menghadapi defisit tinggi serta utang menumpuk. Hasilnya: ketimpangan konvensional yang semakin lebar, di mana Jerman berpotensi mengungguli gabungan anggaran militer Prancis dan Inggris pada akhir dekade ini—tanpa beban pemeliharaan senjata nuklir yang mahal.

Baca juga : Besi Pengaman Jembatan Melawi II Raib, Polisi Buru Pelaku Pencurian di Tengah Kegelapan Malam

Solusi yang diusulkan beberapa pemikir strategis adalah pendekatan multilateral yang lebih dalam: utang bersama Eropa untuk pertahanan, produksi senjata bersama, dan koordinasi nuklir yang lebih luas (dengan Prancis sebagai inti). Macron baru-baru ini membuka pintu bagi “deterrensi lanjutan” yang melibatkan sekutu Eropa, termasuk diskusi dengan Jerman tentang penempatan aset nuklir Prancis di wilayah mitra. Namun, keberhasilan inisiatif semacam itu bergantung pada kemampuan Berlin meyakinkan tetangganya bahwa kekuatan militernya digunakan untuk kepentingan kolektif, bukan dominasi nasional.

Di era di mana Eropa harus berdiri lebih mandiri—dengan Rusia yang terus mengancam, China yang ekspansif secara ekonomi, dan Amerika yang semakin inward-looking—kebangkitan Jerman bisa menjadi katalisator kekuatan baru. Namun, tanpa komunikasi yang transparan, jaminan multilateral, dan pengendalian risiko politik internal, ambisi ini berpotensi memicu ketegangan baru di antara sekutu. Pertanyaan krusial bagi Eropa saat ini: apakah Jerman sedang mempersenjatai diri untuk benua, atau terutama untuk dirinya sendiri? Jawaban atas pertanyaan itu akan menentukan arah keamanan Eropa di tahun-tahun mendatang.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Besi Pengaman Jembatan Melawi II Raib, Polisi Buru Pelaku Pencurian di Tengah Kegelapan Malam
Next: Pembunuhan Khamenei: China di Persimpangan Antara Loyalitas Strategis dan Kepentingan Ekonomi Global

Related Stories

Kedaulatan Kognitif Anak

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
JSDF Kirim Kapal Tempur

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by