Skip to content
25/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Dugderan 2026: Semarang Perkuat Identitas Inklusif melalui Tradisi Akulturasi yang Semakin Megah

Dugderan 2026: Semarang Perkuat Identitas Inklusif melalui Tradisi Akulturasi yang Semakin Megah

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 minutes read
Semarang Perkuat Identitas Inklusif melalui Tradisi Akulturasi yang Semakin Megah
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Semarang – Tradisi Dugderan, yang telah lama menjadi penanda menyambut bulan Ramadhan di Kota Semarang, kembali akan digelar dengan konsep yang lebih luas dan mendalam pada tahun 2026. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menegaskan bahwa Dugderan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan representasi nyata akulturasi budaya yang memperkuat kebersamaan antarwarga di tengah keberagaman.

Dalam pernyataannya pada Jumat lalu di Semarang, Agustina menyatakan bahwa tradisi ini dirancang sebagai ruang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat untuk merayakan kekayaan budaya sekaligus mempererat tali persaudaraan. “Dugderan menjadi momentum penting untuk mengukuhkan identitas kota yang inklusif,” ujarnya, seraya menekankan nilai-nilai historis yang tetap relevan di era modern.

Acara yang akan berlangsung pada Senin, 16 Februari 2026, mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi”. Penyelenggaraan tahun ini terasa istimewa karena beririsan dengan perayaan Imlek, yang semakin menegaskan posisi Semarang sebagai salah satu kota dengan tingkat toleransi tertinggi di Indonesia. Rute karnaval yang dirancang melintasi berbagai ikon religi lintas budaya menjadi bukti konkret harmoni yang terjaga.

Untuk menjaga kekhidmatan sekaligus memaksimalkan partisipasi publik, prosesi Dugderan dibagi menjadi dua sesi utama. Sesi pertama adalah Pawai Budaya Dugder yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan komunitas seni, dimulai dari Balai Kota menuju kawasan Alun-Alun Kauman. Pawai ini menghadirkan beragam atraksi seni tari dan pertunjukan yang melibatkan langsung peserta, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penonton pasif, tetapi turut merasakan pengalaman budaya secara utuh.

Pada sesi kedua, hanya rombongan resmi wali kota yang melanjutkan perjalanan melalui Jalan Wahid Hasyim menuju Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) tanpa iringan parade lengkap. Pembagian sesi ini mencerminkan keseimbangan antara kemeriahan publik dan penghormatan terhadap dimensi spiritual tradisi.

Baca juga : Pemprov Jateng Umumkan Diskon PKB 5 Persen hingga Akhir 2026: Langkah Strategis Merendam Gelombang Ketidakpuasan Publik

Yang tak kalah penting adalah inisiatif untuk melibatkan generasi muda melalui Kirab Dugder Anak, yang mengambil rute dari SD Marsudirini menuju Thamrin Square. Ribuan pelajar dan pegiat seni muda turut serta dalam kirab ini, sebagai upaya sadar untuk menanamkan rasa bangga terhadap warisan budaya sejak dini. “Pendekatan edukasi melalui pengalaman langsung seperti ini krusial agar nilai-nilai historis dan spiritual Dugderan tetap hidup di tengah perkembangan kota yang pesat,” tambah Agustina.

Dengan mengintegrasikan unsur religi, seni, dan toleransi secara mendalam, Dugderan 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda lokal, tetapi juga magnet wisata budaya yang mampu menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. Tradisi ini, pada hakikatnya, menjadi pernyataan bahwa Semarang adalah rumah bersama bagi segala bentuk keberagaman yang hidup secara harmonis.

Agustina menutup pernyataannya dengan tegas: Dugderan adalah milik semua warga, tanpa terkecuali.

Pewarta : Sriyanto

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pemprov Jateng Umumkan Diskon PKB 5 Persen hingga Akhir 2026: Langkah Strategis Merendam Gelombang Ketidakpuasan Publik
Next: Ketua PBH Feradi WPI Advokat dan Paralegal DPC Kota Semarang Hadiri Resepsi Pernikahan Wahyu dan Warsono Dirayakan dengan Khidmat di Blora

Related Stories

Ahli Waris Berusia 87 Tahun Tempuh Jalur Hukum atas Sengketa Tanah

Ahli Waris Berusia 87 Tahun Tempuh Jalur Hukum atas Sengketa Tanah Turun-Temurun di Kendal

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
Harapan Baru dari Sungai Sesayap

Harapan Baru dari Sungai Sesayap: Hiu Gangga yang Nyaris Punah Ditemukan Kembali di Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
Miliaran Rupiah untuk Makan-Minuman Rapat DPRD Padangsidimpuan Dipertanyakan

Miliaran Rupiah untuk Makan-Minuman Rapat DPRD Padangsidimpuan Dipertanyakan, Ketua WIB: Segera Diaudit !

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Prabowo Gelorakan Swasembada Protein: Tambak Udang Modern Jadi Andalan Ketahanan Pangan Indonesia
  • Ahli Waris Berusia 87 Tahun Tempuh Jalur Hukum atas Sengketa Tanah Turun-Temurun di Kendal
  • Harapan Baru dari Sungai Sesayap: Hiu Gangga yang Nyaris Punah Ditemukan Kembali di Kalimantan
  • Miliaran Rupiah untuk Makan-Minuman Rapat DPRD Padangsidimpuan Dipertanyakan, Ketua WIB: Segera Diaudit !
  • Revitalisasi SMPN 2 Angkola Selatan: Dugaan Pemborosan APBN dan Ancaman Keselamatan Siswa di Balik Campuran Rangka Kayu Lapuk
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.