Skip to content
19/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Bisnis
  • Di Balik Fluktuasi Rupiah: Ancaman “Fiscal Dominance” dan Ujian Independensi BI

Di Balik Fluktuasi Rupiah: Ancaman “Fiscal Dominance” dan Ujian Independensi BI

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 2 min read
Di Balik Fluktuasi Rupiah
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Pelemahan nilai tukar rupiah yang berlanjut hingga kuartal ketiga tahun ini tidak hanya menjadi persoalan angka, melainkan juga ujian terhadap kredibilitas kebijakan ekonomi nasional. Wijayanto Samirin, ekonom Universitas Paramadina, menggarisbawahi bahwa faktor paling krusial yang akan menentukan arah mata uang adalah persepsi pasar terhadap integritas kebijakan Bank Indonesia (BI), terutama dalam menjaga independensi dari tekanan fiskal pemerintah.

“Tren pelemahan yang terjadi berpotensi memburuk. Faktor paling krusial yang perlu diantisipasi adalah stabilitas fiskal dan kebijakan moneter yang semakin didominasi oleh kepentingan fiskal atau fiscal dominance,” tegas Wijayanto dalam analisisnya, Selasa (10/9).

Konsep fiscal dominance mengacu pada situasi di mana kebijakan moneter bank sentral didikte oleh kebutuhan pendanaan defisit anggaran pemerintah, yang dapat mengorbankan target inflasi dan stabilitas nilai tukar. Menurut Wijayanto, kekhawatiran pasar akan fenomena inilah yang kini menjadi beban psikologis bagi rupiah, di samping faktor eksternal seperti penguatan dolar AS.

Ia juga mengingatkan agar analisis pelemahan rupiah tidak dilakukan secara sempit hanya terhadap dolar AS. “Dolar AS sendiri sebenarnya melemah hampir 10 persen terhadap tujuh mata uang utama dunia dalam setahun terakhir. Jika rupiah dibandingkan dengan basket currency tersebut, depresiasinya mencapai hampir 14 persen. Ini kondisi yang serius,” paparnya.

Tantangan ini, lanjut Wijayanto, menjadi bagian dari ujian awal bagi Deputi Gubernur BI terpilih, Thomas Djiwandono. Kapasitasnya dinilai akan diuji dalam mengelola sentimen pasar yang muncul pasca-penunjukannya. “Sentimen itu sifatnya temporer. Namun, ia harus membuktikan kapasitasnya dan memastikan kehadirannya tidak memperburuk persepsi mengenai independensi BI,” jelasnya.

Di sisi lain, pasar sempat merespons positif komitmen BI menjaga stabilitas. Pada perdagangan Selasa, rupiah ditutup menguat tipis. Analis pasar uang, Ibrahim Assuaibi, menilai penguatan tersebut didorong oleh respons positif terhadap intervensi BI di pasar spot dan non-deliverable forward (NDF), baik domestik maupun luar negeri.

Baca juga : Penertiban Tambang Ilegal Picu Kejutan Global: Harga Timah Melonjak 51%, Indonesia Buktikan Pengaruh di Pasar Dunia

Namun, para pengamat memandang, intervensi jangka pendek saja tidak cukup. Fondasi yang harus diperkuat adalah kepercayaan bahwa BI memiliki ruang gerak yang independen untuk menahan laju inflasi dan menjaga nilai rupiah, tanpa terkendala oleh target-target fiskal jangka pendek pemerintah. Jika sinyal fiscal dominance semakin kuat, tekanan terhadap rupiah diprediksi akan semakin sulit dibendung hanya dengan intervensi di pasar valas.

Peringatan Wijayanto ini menempatkan isu tata kelola kebijakan ekonomi makro sebagai jantung persoalan. Ke depan, fokus pasar tidak hanya pada angka defisit atau tingkat suku bunga, tetapi pada bagaimana dinamika hubungan antara otoritas fiskal dan moneter akan memengaruhi kepercayaan investor terhadap mata uang Indonesia.

Pewarta : Yogi Hilmawan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Penertiban Tambang Ilegal Picu Kejutan Global: Harga Timah Melonjak 51%, Indonesia Buktikan Pengaruh di Pasar Dunia
Next: Wali Kota Tegal Gabungkan Refleksi Bencana dengan Visi Pembangunan 2026

Related Stories

Transformasi Telkom 30 Dimulai
2 min read

Transformasi Telkom 30 Dimulai: Dari 60 Menjadi 14 Anak Perusahaan, Fokus pada Empat Pilar Pertumbuhan Utama

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Negara Bagian AS Terjepit Persiapan Aturan Kerja Medicaid yang Kontroversial
3 min read

Beban Miliaran Dolar di Depan, Janji Penghematan di Belakang: Negara Bagian AS Terjepit Persiapan Aturan Kerja Medicaid yang Kontroversial

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 minggu ago 0
Revolusi AI Mengguncang Wall Street
3 min read

Revolusi AI Mengguncang Wall Street: Pemangkasan Massal dan Inflasi Panas Picu Penurunan Pasar Saham AS

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 minggu ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Jokowi Lanjutkan Tradisi Bagi Sembako dan Santunan Tunai di Solo Jelang Lebaran 2026
  • Pengusaha Visioner Djarum Berpulang: Michael Bambang Hartono Direncanakan Dimakamkan di Tanah Jawa Tengah
  • Program Makan Bergizi Gratis Hemat Triliunan Rupiah Saat Libur Idul Fitri: Efisiensi Fiskal di Tengah Tekanan APBN
  • Reuni Tokoh Lama di Tengah Ketidakpastian Dunia: Pertemuan Prabowo-Megawati Soroti Politik Bebas Aktif dan Sense of Urgency
  • OJK Dorong Konsolidasi Massal BPR-BPRS: 142 Entitas Menyatu Jadi 50, Tren Penyusutan Industri Berlanjut di 2026
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.