Skip to content
02/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Ribuan Warga Pantura Jateng Terjebak Banjir Berkepanjangan, Pengungsi Masih Ribuan Meski Air Mulai Surut di Sebagian Wilayah

Ribuan Warga Pantura Jateng Terjebak Banjir Berkepanjangan, Pengungsi Masih Ribuan Meski Air Mulai Surut di Sebagian Wilayah

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 3 minutes read
Pengungsi Masih Ribuan Meski Air Mulai Surut di Sebagian Wilayah
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Semarang – Banjir yang melanda kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah sejak awal Januari 2026 belum sepenuhnya reda, meninggalkan ribuan warga terpaksa bertahan di lokasi pengungsian. Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah menunjukkan, hingga Kamis (22/1/2026), lebih dari 5.300 orang masih mengungsi di tiga kabupaten/kota utama terdampak: Kota Pekalongan, Kabupaten Kudus, dan Kabupaten Pati.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi, menjelaskan bahwa jumlah pengungsi di Kota Pekalongan mencapai lebih dari 2.000 jiwa, Kabupaten Kudus sekitar 2.200 jiwa, serta Kabupaten Pati sebanyak 1.100 jiwa. Angka ini mencerminkan situasi darurat yang berkelanjutan, meskipun di beberapa titik seperti Kabupaten Pati, jumlah desa terendam mulai berkurang dari ratusan menjadi puluhan desa akibat proses surut secara bertahap.

“Meski sebagian wilayah mulai mengering, banjir masih merendam rumah-rumah penduduk, lahan pertanian, dan fasilitas umum. Jumlah warga terdampak secara keseluruhan diperkirakan jauh lebih besar daripada yang tercatat sebagai pengungsi,” ujar Bergas saat ditemui di Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Kerugian material akibat banjir ini diprediksi mencapai nilai signifikan. Bergas memperkirakan, untuk satu unit rumah yang terendam saja, kerugian minimal mencapai Rp2 juta, belum termasuk rusaknya sawah, infrastruktur jalan, tanggul, serta fasilitas pendukung lainnya. Di lapangan, banjir juga menyebabkan kerusakan parah pada jalur Pantura timur, termasuk di wilayah Kudus-Pati, yang mempersulit mobilitas dan distribusi bantuan.

Upaya penanganan darurat terus digencarkan oleh BPBD bersama TNI, Polri, serta relawan. Prioritas utama diberikan pada evakuasi kelompok rentan, seperti lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas, ke tempat-tempat aman seperti gedung sekolah, masjid, dan balai desa yang telah disiapkan sebagai posko pengungsian. “Keselamatan jiwa warga adalah yang terpenting. Kami pastikan mereka berada di lokasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bantuan,” tambah Bergas.

Bantuan logistik mengalir dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Sosial, Dinas Sosial provinsi dan kabupaten/kota, Palang Merah Indonesia (PMI), Baznas, serta organisasi kemasyarakatan. Paket bantuan mencakup makanan siap saji, pakaian, selimut, obat-obatan, dan kebutuhan higienis dasar.

Baca juga : Pemerintah Percepat Operasional 27 Ribu Koperasi Desa Merah Putih, Target Rampung April 2026

Untuk menekan intensitas hujan yang memicu banjir lanjutan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperpanjang Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga 24 Januari 2026. Program yang awalnya direncanakan berakhir pada 21 Januari ini bertujuan mereduksi curah hujan di wilayah rawan, khususnya kawasan Muria Raya dan sekitarnya.

BPBD Jawa Tengah juga mengeluarkan imbauan kewaspadaan tinggi hingga Februari 2026 mendatang, mengingat prakiraan cuaca ekstrem masih berpotensi berlanjut. Masyarakat di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) dan kawasan rendah diminta menyiapkan jalur evakuasi mandiri serta segera berpindah ke tempat aman jika air kembali naik. Bergas menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur tangguh bencana ke depan, seperti normalisasi sungai, peninggian tanggul, dan sistem drainase yang lebih baik, untuk mengurangi risiko banjir berulang di masa mendatang.

Situasi ini menjadi pengingat betapa rentannya kawasan Pantura terhadap perubahan iklim dan curah hujan ekstrem, sekaligus menuntut koordinasi lintas sektor yang lebih terintegrasi dalam pencegahan dan respons bencana.

Pewarta: Ikhwanudin

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pemerintah Percepat Operasional 27 Ribu Koperasi Desa Merah Putih, Target Rampung April 2026
Next: Kapolres Gunungkidul Turun Tangan Langsung Evakuasi Korban Kecelakaan Akibat Lubang Jalan Rusak

Related Stories

Restrukturisasi Ekonomi Perdesaan

Restrukturisasi Ekonomi Perdesaan: Inkubasi Generasi Muda melalui Pendekatan Teknokratis

Jurnalis RI News Portal Posted on 21 jam ago 0
Melampaui Lahan Pertanian

Melampaui Lahan Pertanian: Dekonstruksi Sektor Pangan Maju dan Inkubasi Ekosistem Agropreneur Gen Z

Jurnalis RI News Portal Posted on 22 jam ago 0
Dilema Transisi Energi dan Marjinalisasi Informal

Dilema Transisi Energi dan Marjinalisasi Informal: Gugatan Buruh Pemilah Sampah TPA Putri Cempo Terhadap Tekno-Sentrisme Pengelolaan Rekayasa Lingkungan Surakarta

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Dampak Kemarau Karst: Pendekatan Humanis Kepolisian Mitigasi Krisis Air Bersih di Wonogiri Selatan
  • Akademisi dan Kepolisian Mengusung Strategi Mitigasi Berbasis Komunitas untuk Redam Risiko Karhutla Melawi
  • Dedikasi Humanis Pembawa Harapan: Manifestasi Pengabdian Polwan Polres Melawi di Tengah Krisis Ekologis Kabut Asap Karhutla
  • Sinergi Edukasi Ekologis dan Aksi Humanis: Respon Strategis Lemdiklat Polri Terhadap Risiko Karhutla dan Krisis Air di Melawi
  • Konstruksi Kolaborasi Kelembagaan dan Integritas Hukum dalam Rekayasa Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Kontemporer di Kabupaten Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by