Skip to content
28/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Ribuan Warga Pantura Jateng Terjebak Banjir Berkepanjangan, Pengungsi Masih Ribuan Meski Air Mulai Surut di Sebagian Wilayah

Ribuan Warga Pantura Jateng Terjebak Banjir Berkepanjangan, Pengungsi Masih Ribuan Meski Air Mulai Surut di Sebagian Wilayah

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Pengungsi Masih Ribuan Meski Air Mulai Surut di Sebagian Wilayah
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Semarang – Banjir yang melanda kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah sejak awal Januari 2026 belum sepenuhnya reda, meninggalkan ribuan warga terpaksa bertahan di lokasi pengungsian. Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah menunjukkan, hingga Kamis (22/1/2026), lebih dari 5.300 orang masih mengungsi di tiga kabupaten/kota utama terdampak: Kota Pekalongan, Kabupaten Kudus, dan Kabupaten Pati.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi, menjelaskan bahwa jumlah pengungsi di Kota Pekalongan mencapai lebih dari 2.000 jiwa, Kabupaten Kudus sekitar 2.200 jiwa, serta Kabupaten Pati sebanyak 1.100 jiwa. Angka ini mencerminkan situasi darurat yang berkelanjutan, meskipun di beberapa titik seperti Kabupaten Pati, jumlah desa terendam mulai berkurang dari ratusan menjadi puluhan desa akibat proses surut secara bertahap.

“Meski sebagian wilayah mulai mengering, banjir masih merendam rumah-rumah penduduk, lahan pertanian, dan fasilitas umum. Jumlah warga terdampak secara keseluruhan diperkirakan jauh lebih besar daripada yang tercatat sebagai pengungsi,” ujar Bergas saat ditemui di Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Kerugian material akibat banjir ini diprediksi mencapai nilai signifikan. Bergas memperkirakan, untuk satu unit rumah yang terendam saja, kerugian minimal mencapai Rp2 juta, belum termasuk rusaknya sawah, infrastruktur jalan, tanggul, serta fasilitas pendukung lainnya. Di lapangan, banjir juga menyebabkan kerusakan parah pada jalur Pantura timur, termasuk di wilayah Kudus-Pati, yang mempersulit mobilitas dan distribusi bantuan.

Upaya penanganan darurat terus digencarkan oleh BPBD bersama TNI, Polri, serta relawan. Prioritas utama diberikan pada evakuasi kelompok rentan, seperti lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas, ke tempat-tempat aman seperti gedung sekolah, masjid, dan balai desa yang telah disiapkan sebagai posko pengungsian. “Keselamatan jiwa warga adalah yang terpenting. Kami pastikan mereka berada di lokasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bantuan,” tambah Bergas.

Bantuan logistik mengalir dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Sosial, Dinas Sosial provinsi dan kabupaten/kota, Palang Merah Indonesia (PMI), Baznas, serta organisasi kemasyarakatan. Paket bantuan mencakup makanan siap saji, pakaian, selimut, obat-obatan, dan kebutuhan higienis dasar.

Baca juga : Pemerintah Percepat Operasional 27 Ribu Koperasi Desa Merah Putih, Target Rampung April 2026

Untuk menekan intensitas hujan yang memicu banjir lanjutan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperpanjang Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga 24 Januari 2026. Program yang awalnya direncanakan berakhir pada 21 Januari ini bertujuan mereduksi curah hujan di wilayah rawan, khususnya kawasan Muria Raya dan sekitarnya.

BPBD Jawa Tengah juga mengeluarkan imbauan kewaspadaan tinggi hingga Februari 2026 mendatang, mengingat prakiraan cuaca ekstrem masih berpotensi berlanjut. Masyarakat di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) dan kawasan rendah diminta menyiapkan jalur evakuasi mandiri serta segera berpindah ke tempat aman jika air kembali naik. Bergas menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur tangguh bencana ke depan, seperti normalisasi sungai, peninggian tanggul, dan sistem drainase yang lebih baik, untuk mengurangi risiko banjir berulang di masa mendatang.

Situasi ini menjadi pengingat betapa rentannya kawasan Pantura terhadap perubahan iklim dan curah hujan ekstrem, sekaligus menuntut koordinasi lintas sektor yang lebih terintegrasi dalam pencegahan dan respons bencana.

Pewarta: Ikhwanudin

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pemerintah Percepat Operasional 27 Ribu Koperasi Desa Merah Putih, Target Rampung April 2026
Next: Kapolres Gunungkidul Turun Tangan Langsung Evakuasi Korban Kecelakaan Akibat Lubang Jalan Rusak

Related Stories

Harga Pertalite di Lampung Barat Melonjak

Harga Pertalite di Lampung Barat Melonjak hingga Rp14.000 per Liter: Subsidi Rakyat Disalahgunakan?

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Wamendukbangga Dorong Penguatan Pengasuhan Keluarga Cegah Stunting di Papua

Ayah Berperan Sentral: Wamendukbangga Dorong Penguatan Pengasuhan Keluarga Cegah Stunting di Papua

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Tulungagung Distorsi 2026 Bakal Guncang GOR Lembu Peteng

Rock Melintas Generasi: Tulungagung Distorsi 2026 Bakal Guncang GOR Lembu Peteng

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  2. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  3. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  4. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda
  5. Wisnu mengenai Ning Nuri: Srikandi PKB Ngawi yang Siap Merajut Kekuatan untuk Pemilu 2029

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Drama Sundulan Akhir: Kroasia Bangkit di Menit Krusial dan Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
  • Adab Tinggi Kapolres Melawi: Menunduk, Mencium Tangan, dan Memeluk Sesepuh di Tengah Tugas Kepemimpinan
  • Integrasi Mega Hub Transportasi Jakarta: Jembatan Donat Dukuh Atas Siap Hubungkan Enam Moda Kereta
  • Harga Pertalite di Lampung Barat Melonjak hingga Rp14.000 per Liter: Subsidi Rakyat Disalahgunakan?
  • Ayah Berperan Sentral: Wamendukbangga Dorong Penguatan Pengasuhan Keluarga Cegah Stunting di Papua
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.