Skip to content
04/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Keputusan Kontroversial Departemen Kehakiman AS: Penolakan Penyelidikan Hak Sipil atas Penembakan Fatal di Minneapolis

Keputusan Kontroversial Departemen Kehakiman AS: Penolakan Penyelidikan Hak Sipil atas Penembakan Fatal di Minneapolis

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Keputusan Kontroversial Departemen Kehakiman AS
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Washington, 14 Januari 2026 – Departemen Kehakiman Amerika Serikat telah memutuskan untuk tidak membuka penyelidikan pidana hak sipil terkait tewasnya Renee Good, seorang perempuan yang ditembak mati oleh petugas Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) di Minneapolis. Keputusan ini, yang diumumkan oleh Wakil Jaksa Agung Todd Blanche, menyatakan bahwa “saat ini tidak ada dasar” untuk penyelidikan semacam itu, meskipun penyelidikan FBI masih berlangsung.

Keputusan tersebut menandai pergeseran signifikan dalam pendekatan federal terhadap kasus-kasus penembakan fatal yang melibatkan aparat penegak hukum. Secara historis, Divisi Hak Sipil Departemen Kehakiman telah secara rutin membuka penyelidikan atas insiden serupa, terutama untuk menegaskan yurisdiksi federal atas potensi pelanggaran hak konstitusional warga sipil. Praktik ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan akuntabilitas, tetapi juga untuk meredakan ketegangan sosial di komunitas yang terdampak.

Dalam kasus ini, pejabat federal menyatakan bahwa petugas ICE bertindak dalam pembelaan diri ketika pengemudi kendaraan Honda maju mendekatinya, yang digambarkan sebagai “tindakan terorisme domestik”. Namun, pengumuman penolakan penyelidikan yang dilakukan sebelum penyidikan mendalam selesai telah memicu pertanyaan tentang transparansi dan independensi proses federal. Pejabat negara bagian Minnesota juga menyatakan bahwa akses mereka terhadap bukti telah dibatasi, dengan alasan kurangnya yurisdiksi negara bagian.

Gelombang pengunduran diri di kalangan jaksa federal semakin memperdalam kontroversi ini. Beberapa jaksa senior di Minnesota, termasuk Asisten Jaksa Agung Pertama Joseph Thompson yang memimpin kasus-kasus penipuan besar, telah mengundurkan diri. Di Washington, sejumlah pengawas di seksi pidana Divisi Hak Sipil juga meninggalkan jabatan mereka. Para pejabat yang mengundurkan diri ini merupakan bagian dari tren lebih luas, di mana ratusan jaksa karier telah keluar dari Departemen Kehakiman dalam setahun terakhir, sering kali dikaitkan dengan persepsi tekanan politik atau perubahan prioritas kebijakan.

Para pengamat hukum dan hak sipil menilai bahwa penolakan penyelidikan ini dapat melemahkan peran federal sebagai penengah netral dalam kasus-kasus kekerasan aparat. Kristen Clarke, mantan kepala Divisi Hak Sipil pada administrasi sebelumnya, menyatakan bahwa absennya penyelidikan federal yang komprehensif dapat memperburuk ketidakpercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. Ia menekankan bahwa sejarah panjang Divisi Hak Sipil—yang didirikan hampir tujuh dekade lalu—telah menunjukkan pentingnya intervensi federal untuk menjamin penyelidikan yang adil dan tidak memihak.

Baca juga : Manchester City Perkuat Posisi Menuju Final Carabao Cup 2025/26 melalui Efisiensi Taktis di Markas Newcastle

Kasus ini juga mengingatkan pada preseden sebelumnya di Minneapolis, seperti penyelidikan federal atas kematian George Floyd pada 2020 yang menghasilkan dakwaan pidana, serta pemeriksaan sistemik terhadap pola pelanggaran hak sipil di kepolisian kota. Pendekatan saat ini, yang cenderung menghindari jenis penyelidikan “pola atau praktik” tersebut, mencerminkan perbedaan filosofis dalam penegakan hukum federal.

Para analis hukum berpendapat bahwa keputusan semacam ini berpotensi membuka diskusi lebih luas tentang keseimbangan antara keamanan nasional, pembelaan diri aparat, dan perlindungan hak sipil individu. Di tengah meningkatnya polarisasi politik, kasus Renee Good menjadi titik fokus baru dalam perdebatan tentang independensi institusi kehakiman di Amerika Serikat.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Manchester City Perkuat Posisi Menuju Final Carabao Cup 2025/26 melalui Efisiensi Taktis di Markas Newcastle
Next: YMJT Umumkan Kepengurusan Baru 2025–2027: Langkah Strategis Menuju Konsolidasi dan Kontribusi Sosial yang Lebih Kuat

Related Stories

Klaim Kecurangan Petro Ditolak Uni Eropa

Klaim Kecurangan Petro Ditolak Uni Eropa: Integritas Pemilu Kolombia Diuji di Tengah Ketegangan Politik

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
Malam Berdarah di Ukraina

Malam Berdarah di Ukraina: Eskalasi Serangan Rusia Menguji Ketahanan Sipil di Tengah Kekurangan Pertahanan

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
Rapuhnya Gencatan Senjata

Rapuhnya Gencatan Senjata: Serangan Drone Israel Kembali Menghantam Lebanon di Tengah Upaya Diplomasi

Jurnalis RI News Portal Posted on 18 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Siap Kawal Arus Mobilitas Tinggi: Polda Jateng Matangkan Operasi Patuh Candi 2026 dengan Pendekatan Humanis
  • Sindikat Suap Imigrasi Terbongkar: KPK Tangkap Belasan Orang Termasuk Kepala Kantor Imigrasi Jakbar
  • Empat Prajurit TNI Dituntut 2,5 Tahun Penjara atas Penganiayaan Berencana terhadap Aktivis KontraS
  • INACA Dorong Pajak Nol Persen Spare Part Pesawat: Langkah Strategis Pulihkan Efisiensi dan Konektivitas Nasional
  • KSP Intensif Awasi 17 Program Prioritas Nasional: 81 Verifikasi Lapangan Dilakukan dalam Lima Bulan
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.