Skip to content
19/08/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Keputusan Kontroversial Departemen Kehakiman AS: Penolakan Penyelidikan Hak Sipil atas Penembakan Fatal di Minneapolis

Keputusan Kontroversial Departemen Kehakiman AS: Penolakan Penyelidikan Hak Sipil atas Penembakan Fatal di Minneapolis

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 3 minutes read
Keputusan Kontroversial Departemen Kehakiman AS
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Washington, 14 Januari 2026 – Departemen Kehakiman Amerika Serikat telah memutuskan untuk tidak membuka penyelidikan pidana hak sipil terkait tewasnya Renee Good, seorang perempuan yang ditembak mati oleh petugas Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) di Minneapolis. Keputusan ini, yang diumumkan oleh Wakil Jaksa Agung Todd Blanche, menyatakan bahwa “saat ini tidak ada dasar” untuk penyelidikan semacam itu, meskipun penyelidikan FBI masih berlangsung.

Keputusan tersebut menandai pergeseran signifikan dalam pendekatan federal terhadap kasus-kasus penembakan fatal yang melibatkan aparat penegak hukum. Secara historis, Divisi Hak Sipil Departemen Kehakiman telah secara rutin membuka penyelidikan atas insiden serupa, terutama untuk menegaskan yurisdiksi federal atas potensi pelanggaran hak konstitusional warga sipil. Praktik ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan akuntabilitas, tetapi juga untuk meredakan ketegangan sosial di komunitas yang terdampak.

Dalam kasus ini, pejabat federal menyatakan bahwa petugas ICE bertindak dalam pembelaan diri ketika pengemudi kendaraan Honda maju mendekatinya, yang digambarkan sebagai “tindakan terorisme domestik”. Namun, pengumuman penolakan penyelidikan yang dilakukan sebelum penyidikan mendalam selesai telah memicu pertanyaan tentang transparansi dan independensi proses federal. Pejabat negara bagian Minnesota juga menyatakan bahwa akses mereka terhadap bukti telah dibatasi, dengan alasan kurangnya yurisdiksi negara bagian.

Gelombang pengunduran diri di kalangan jaksa federal semakin memperdalam kontroversi ini. Beberapa jaksa senior di Minnesota, termasuk Asisten Jaksa Agung Pertama Joseph Thompson yang memimpin kasus-kasus penipuan besar, telah mengundurkan diri. Di Washington, sejumlah pengawas di seksi pidana Divisi Hak Sipil juga meninggalkan jabatan mereka. Para pejabat yang mengundurkan diri ini merupakan bagian dari tren lebih luas, di mana ratusan jaksa karier telah keluar dari Departemen Kehakiman dalam setahun terakhir, sering kali dikaitkan dengan persepsi tekanan politik atau perubahan prioritas kebijakan.

Para pengamat hukum dan hak sipil menilai bahwa penolakan penyelidikan ini dapat melemahkan peran federal sebagai penengah netral dalam kasus-kasus kekerasan aparat. Kristen Clarke, mantan kepala Divisi Hak Sipil pada administrasi sebelumnya, menyatakan bahwa absennya penyelidikan federal yang komprehensif dapat memperburuk ketidakpercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. Ia menekankan bahwa sejarah panjang Divisi Hak Sipil—yang didirikan hampir tujuh dekade lalu—telah menunjukkan pentingnya intervensi federal untuk menjamin penyelidikan yang adil dan tidak memihak.

Baca juga : Manchester City Perkuat Posisi Menuju Final Carabao Cup 2025/26 melalui Efisiensi Taktis di Markas Newcastle

Kasus ini juga mengingatkan pada preseden sebelumnya di Minneapolis, seperti penyelidikan federal atas kematian George Floyd pada 2020 yang menghasilkan dakwaan pidana, serta pemeriksaan sistemik terhadap pola pelanggaran hak sipil di kepolisian kota. Pendekatan saat ini, yang cenderung menghindari jenis penyelidikan “pola atau praktik” tersebut, mencerminkan perbedaan filosofis dalam penegakan hukum federal.

Para analis hukum berpendapat bahwa keputusan semacam ini berpotensi membuka diskusi lebih luas tentang keseimbangan antara keamanan nasional, pembelaan diri aparat, dan perlindungan hak sipil individu. Di tengah meningkatnya polarisasi politik, kasus Renee Good menjadi titik fokus baru dalam perdebatan tentang independensi institusi kehakiman di Amerika Serikat.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Manchester City Perkuat Posisi Menuju Final Carabao Cup 2025/26 melalui Efisiensi Taktis di Markas Newcastle
Next: YMJT Umumkan Kepengurusan Baru 2025–2027: Langkah Strategis Menuju Konsolidasi dan Kontribusi Sosial yang Lebih Kuat

Related Stories

Dua Pemberontak di Mali Menerbitkan Komentar Langsung terhadap Misi Perjanjian Damai PBB

Dua Pemberontak di Mali Menerbitkan Komentar Langsung terhadap Misi Perjanjian Damai PBB

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 hari ago 0
AS Tangani Persoalan Kesehatan Mental dan Pasokan di USS Abraham Lincoln

AS Tangani Persoalan Kesehatan Mental dan Pasokan di USS Abraham Lincoln: Kapal Induk Baru Bergerak ke Timur Tengah

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 hari ago 0
Gelombang Panas Ekstrem Jepang

Gelombang Panas Ekstrem Jepang: Suhu 40 Derajat Celsius Mengancam 41 Prefektur

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
iklan
iklan
iklan
Iklan
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Dugaan PETI di Jantung TNKS: Lubang Jarum Bukit Batarak, Nagari Limau Purut Jadi Sarang Aktivitas Tanpa Izin yang Mengancam Kelestarian Alam
  • Kapolres Kediri: Jangan Diam Saat Desa, Bangun Pemahaman Dini dari Siskamling hingga Tunggu Pilkades
  • Di Batas Waktu Budaya: Pawai Karnaval Jatisrono Mengabadikan Warisan Lokal
  • Banyuanyar Terpilih, tapi Haji Tak Jadi: Penipuan Rp102 Juta Ungkap Polisi, Tersangka Ditahan
  • Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi KMP Putri Yasmin hingga Rabu: Harapan Keluarga Korban Masih Tegang di Perairan Selat Lombok
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by