RI News Portal. Kismantoro, Wonogiri – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri, pada Sabtu (10/1/2026) menyebabkan sebuah pohon besar tumbang dan menutup total badan jalan di Dusun Miri, Desa Gedawung. Kejadian ini langsung memutus akses lalu lintas jalur antarprovinsi menuju Pacitan (Jawa Timur) dan arah Purwantoro.
Pohon jenis turus yang sudah berusia puluhan tahun itu roboh tepat di tengah badan jalan sekitar pukul siang hari. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini karena pada saat pohon tumbang tidak ada kendaraan yang sedang melintas di lokasi kejadian.
Anggota Koramil 20/Kismantoro Kodim 0728/Wonogiri, Pelda Hadi, yang kebetulan sedang bertugas piket, langsung menerima laporan warga. Bersama anggota Polsek Kismantoro dan puluhan warga setempat, ia segera bergerak melakukan evakuasi menggunakan peralatan seadanya, seperti gergaji rantai, kapak, dan tali pengikat.

“Proses evakuasi memakan waktu beberapa jam karena ukuran pohon sangat besar dan posisinya menutupi seluruh lebar jalan. Selama proses itu, akses jalan benar-benar lumpuh total,” ujar Pelda Hadi kepada awak media, Minggu (11/1/2026).
Akibat penutupan jalan tersebut, terjadi kemacetan panjang dari dua arah, baik dari Purwantoro menuju Kismantoro maupun sebaliknya hingga ke wilayah Pacitan. Jalur Kismantoro-Pacitan diketahui merupakan arteri penting yang menghubungkan Jawa Tengah dengan Jawa Timur bagian selatan, sehingga gangguan ini cukup berdampak bagi mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
Warga setempat menyatakan bahwa pohon-pohon tua yang tumbuh di sepanjang turus jalan memang sudah lama menjadi perhatian. Selain faktor hujan intensitas tinggi dan angin kencang, usia pohon yang sudah terlalu tua serta kondisi akar yang rapuh diyakini mempercepat kerobohan.
“Pohon-pohon seperti ini sebenarnya sudah seharusnya ditebang dan diganti dengan jenis tanaman yang akarnya lebih kuat serta tidak mudah tumbang. Ini sudah menjadi kekhawatiran lama warga,” ungkap salah seorang warga Dusun Miri yang enggan disebutkan namanya.
Berkat gotong royong yang cepat dan solid antara TNI, Polri, dan masyarakat, arus lalu lintas akhirnya dapat kembali normal pada sore hari. Pelda Hadi menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang baik tersebut.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada selama musim hujan seperti saat ini. Hindari beraktivitas di bawah pohon besar ketika hujan lebat disertai angin kencang, serta segera melapor jika melihat potensi bahaya,” pungkasnya.
Hingga saat ini, petugas masih memantau kondisi pohon-pohon lain di sepanjang jalur tersebut untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Pewarta: Nandar Suyadi

