Skip to content
07/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Diplomasi di Tengah Badai Geopolitik: Pertemuan Xi-Macron Ungkap Celah Kerja Sama dan Ketegangan Asia-Eropa

Diplomasi di Tengah Badai Geopolitik: Pertemuan Xi-Macron Ungkap Celah Kerja Sama dan Ketegangan Asia-Eropa

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 4 minutes read
Pertemuan Xi-Macron Ungkap Celah Kerja Sama dan Ketegangan Asia-Eropa
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Beijing, 4 Desember 2025 – Di balik gemerlap upacara penyambutan di Aula Besar Rakyat, Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden China Xi Jinping memulai dialog yang sarat muatan strategis pada Kamis pagi ini. Kunjungan kenegaraan Macron yang keempat ini bukan sekadar protokol diplomatik; ia menjadi panggung krusial untuk menjajaki jalan keluar dari krisis global, mulai dari kabut perang di Ukraina hingga bayang-bayang konflik di Selat Taiwan. Saat Beijing semakin vokal dalam narasinya di panggung dunia, pertemuan ini juga menyoroti dinamika rumit antara aspirasi multilateral Prancis dan ambisi hegemoni China di kawasan Indo-Pasifik.

Pertemuan kedua pemimpin ini datang di saat yang tepat, ketika Eropa berusaha menyeimbangkan ketergantungan ekonomi pada China dengan kebutuhan de-risking yang mendesak. Macron, yang baru saja menyambut Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Paris pekan lalu, membawa mandat tegas: mendorong Beijing agar lebih tegas menekan Moskow untuk gencatan senjata. “China, sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB, memiliki peran pivotal untuk memengaruhi Rusia agar memilih dialog daripada kehancuran,” kata seorang pejabat tinggi Elysee yang enggan disebut namanya, merujuk pada harapan Paris agar Beijing menghentikan segala bentuk dukungan logistik yang diduga mengalir ke pasukan Rusia.

Namun, isu Ukraina hanyalah satu lapis dari lapisan kompleksitas. Di meja perundingan, Taiwan kemungkinan besar akan menjadi titik panas. China, yang konsisten mengklaim pulau itu sebagai wilayah tak terpisahkannya, baru-baru ini menegaskan posisi tegasnya melalui panggilan telepon akhir November dengan Presiden AS Donald Trump. Xi menekankan bahwa intervensi asing hanya akan memperburuk stabilitas regional, sebuah pesan yang kini bergema lebih kencang di tengah perselisihan dengan Tokyo. Pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi bulan lalu—yang menyiratkan kemungkinan respons militer Jepang jika Taiwan diserang—telah memicu gelombang protes dari Beijing. Menteri Luar Negeri China Wang Yi bahkan menyebutnya sebagai “provokasi yang berbahaya”, mengingatkan pada pelajaran sejarah Perang Dunia II di mana Jepang dianggap sebagai pihak yang memicu konflik.

Dalam konteks ini, Macron berjalan di atas tali tipis. Prancis, mewakili posisi Uni Eropa, tetap berkomitmen pada prinsip “satu China” sambil menolak perubahan paksa status quo di Selat Taiwan. Macron dikabarkan mempertimbangkan undangan bagi Xi ke KTT G7 tahun depan di Prancis, sebuah gestur yang bisa membuka pintu dialog multilateral—tapi juga berisiko menimbulkan friksi dengan sekutu Atlantik seperti AS dan Jepang. “Ini adalah upaya untuk menjembatani, bukan memihak,” tambah pejabat Prancis tersebut, menekankan bahwa Paris ingin melihat China berkontribusi lebih besar pada stabilitas Eurasia daripada memperlemahnya.

Baca juga : Prabowo Terima Wang Huning di Istana Merdeka: China-Indonesia Perkuat Diplomasi Parlemen di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Sementara itu, Beijing melihat kunjungan ini sebagai peluang untuk memperkuat ikatan dengan Paris, terutama di tengah ketegangan perdagangan yang membayangi. Kementerian Luar Negeri China menyatakan kesiapan untuk “memperdalam kemitraan multilateral” yang lebih erat, dengan fokus pada hubungan China-Uni Eropa yang stabil. Macron dijadwalkan menghadiri forum bisnis Prancis-China sore ini, di mana topik seperti tarif impor brandy Eropa—yang sempat menjadi korban retaliasi Beijing—dan pesanan pesawat Airbus yang tertunda kemungkinan akan dibahas. Namun, di balik agenda ekonomi, ada nuansa geopolitik: China berharap dukungan Prancis untuk menangkal narasi Jepang, sementara Prancis mencari jaminan bahwa ekspansi pengaruh Beijing di Pasifik tidak akan mengganggu rantai pasok global.

Kunjungan Macron yang berlangsung hingga Jumat ini juga menyentuh sentuhan budaya yang hangat. Pada hari kedua, ia akan ditemani Xi ke Chengdu, ibu kota Provinsi Sichuan, untuk menyaksikan pemulangan sepasang panda raksasa yang telah tinggal di Prancis selama 13 tahun. Gestur simbolis ini mengingatkan pada kunjungan Macron terakhir pada April 2023, ketika ia bertemu Xi bersama Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen—sebuah pertemuan yang menghasilkan janji dialog tapi juga kritik atas ketidakseimbangan perdagangan.

Bagi para pengamat hubungan internasional, pertemuan ini mencerminkan pola diplomasi kontemporer: di mana kekuatan besar seperti China dan Prancis harus menavigasi antara konfrontasi dan kolaborasi. Apakah dialog hari ini akan melahirkan terobosan damai untuk Ukraina atau sekadar meredam api di Taiwan? Jawabannya mungkin baru terlihat dalam minggu-minggu mendatang, tapi satu hal pasti: di era ketidakpastian ini, setiap jabat tangan adalah taruhan strategis.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Prabowo Terima Wang Huning di Istana Merdeka: China-Indonesia Perkuat Diplomasi Parlemen di Tengah Dinamika Geopolitik Global
Next: 140 Anak Gaza Kembali ke Rumah setelah Menyelesaikan Perawatan Medis Komprehensif di Yordania

Related Stories

Trump Menggoyang Selat Taiwan

Trump Menggoyang Selat Taiwan: Siap Telepon Lai Ching-te Meski Beijing Murka

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Pelanggaran Gencatan Senjata

Pelanggaran Gencatan Senjata: Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Perwira Tinggi Militer Lebanon

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Leo XIV di Spanyol

Leo XIV di Spanyol: Paus Amerika yang Menyuarakan Perdamaian di Tengah Badai Polarisasi Eropa

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • NASA Sukses Uji Coba X-59: Langkah Revolusioner Menuju Era Penerbangan Supersonik yang Ramah Lingkungan
  • Revolusi Kekuatan Komputasi: Google Berbalik Menyewa dari SpaceX di Era Dominasi AI Elon Musk
  • Harmoni Gotong Royong dalam Irama Bambu: Bandung Angklung City Festival 2026 Makin Menggema
  • Jakarta Menuju Ruang Publik yang Lebih Hijau: CFD Rasuna Said Siap Jadi Landmark Baru Warga
  • Ditjen Imigrasi Berhasil Tangkap dan Deportasi Buronan Pelecehan Seksual Warga AS yang Bersembunyi 15 Tahun di Indonesia
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.