Skip to content
20/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Sikap Tegas Prabowo di PBB: Penghargaan untuk Pengakuan Palestina dan Seruan Perdamaian

Sikap Tegas Prabowo di PBB: Penghargaan untuk Pengakuan Palestina dan Seruan Perdamaian

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 3 min read
Sikap Tegas Prabowo di PBB
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. News York 23 September 2026 — Dalam momen penting di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pidato tegas pada Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara. Acara yang berlangsung pada 22 September 2025 ini mengumpulkan para pemimpin dunia untuk membahas konflik Israel-Palestina, dengan Prabowo menegaskan dukungan kuat Indonesia terhadap kedaulatan Palestina sambil membuka peluang untuk rekonsiliasi.

Dalam pidatonya, Prabowo memuji negara-negara yang telah mengakui Palestina sebagai negara berdaulat. “Yang Mulia, kami memberikan penghargaan kepada negara-negara besar dunia yang telah mengambil langkah bersejarah, seperti Prancis, Kanada, Australia, Inggris, Portugal, dan banyak negara terkemuka lainnya yang telah berada di sisi yang benar dalam sejarah,” ujarnya, menekankan pentingnya pengakuan ini dalam membangun hubungan internasional yang adil.

Pengakuan ini mencerminkan gelombang perubahan diplomatik, di mana tindakan negara-negara tersebut menunjukkan dukungan yang semakin kuat terhadap solusi dua negara sebagai fondasi perdamaian abadi. Prabowo juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Prancis dan Kerajaan Arab Saudi atas kepemimpinan mereka dalam menyelenggarakan KTT ini, yang menjadi pendorong dialog multilateral di tengah situasi geopolitik yang kompleks.

Inti dari pidato Prabowo adalah kecaman keras terhadap tragedi kemanusiaan yang terus berlangsung di Gaza, di mana kekerasan telah menewaskan ribuan orang, terutama perempuan dan anak-anak. “Dengan hati yang berat, kita menyaksikan tragedi yang tak tertahankan di Gaza. Ribuan orang tak berdosa telah terbunuh, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, di tengah kelaparan dan kehancuran. Bencana kemanusiaan terjadi di depan mata kita,” katanya, mendesak agar kekerasan segera dihentikan.

Pernyataan ini sejalan dengan sikap historis Indonesia yang selalu mendukung hak-hak Palestina, yang berakar pada kebijakan luar negeri non-blok dan amanat konstitusi untuk mendukung perjuangan anti-kolonialisme. Secara akademis, pernyataan ini mencerminkan kombinasi pendekatan realis dan konstruktivis dalam teori hubungan internasional, di mana pemimpin negara memanfaatkan narasi moral untuk memengaruhi norma global sambil mengejar kepentingan nasional.

Prabowo menegaskan kembali komitmen Indonesia terhadap solusi dua negara, menyatakan bahwa perdamaian sejati hanya dapat tercapai dengan mengakhiri siklus kebencian, ketakutan, dan kecurigaan. “Kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza. Mengakhiri perang harus menjadi prioritas utama. Kita harus mengatasi kebencian, ketakutan, dan kecurigaan. Kita harus mencapai perdamaian yang dibutuhkan oleh keluarga umat manusia,” tegasnya, menegaskan solusi ini sebagai kunci stabilitas regional.

Baca juga : Prabowo di PBB: Solusi Dua Negara Bukan Hanya untuk Palestina, Tapi Kredibilitas Dunia

Dalam pernyataan yang mencuri perhatian, Prabowo menyatakan kesiapan Indonesia untuk mengakui Israel sebagai negara—dengan syarat Israel terlebih dahulu mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Palestina. “Indonesia menyatakan akan segera mengakui Negara Israel dan mendukung segala jaminan keamanan bagi Israel begitu Israel mengakui Negara Palestina dan kemerdekaan Palestina,” katanya. Pendekatan bersyarat ini menandakan kemungkinan perubahan dalam diplomasi Indonesia, menyeimbangkan sentimen mayoritas penduduk Muslim dengan keterlibatan pragmatis dalam urusan Timur Tengah.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan kembali tawaran Indonesia untuk mengirimkan pasukan penjaga perdamaian ke Gaza pasca-konflik, sebuah usulan yang pertama kali disampaikan tahun lalu dan kini diperkuat sebagai kontribusi nyata untuk upaya internasional. Sejauh ini, Indonesia adalah satu-satunya negara yang secara terbuka berkomitmen untuk mengirimkan pasukan, sebuah langkah yang dapat mendorong negara-negara Arab yang masih ragu untuk turut berpartisipasi, meskipun Israel menyatakan keberatan terhadap beberapa syarat, seperti keterlibatan Otoritas Palestina.

Komitmen ini didukung oleh pengalaman luas Indonesia dalam misi penjaga perdamaian PBB, dengan lebih dari 3.000 personel yang telah dikerahkan secara global. Dari perspektif akademis, langkah ini mencerminkan diplomasi kekuatan menengah, di mana negara seperti Indonesia meningkatkan pengaruhnya melalui institusi multilateral alih-alih proyeksi kekuatan sepihak.

Konferensi ini dihadiri oleh 33 pemimpin delegasi yang mewakili berbagai negara dan organisasi, termasuk Uni Eropa dan Liga Arab, menunjukkan peran KTT sebagai platform untuk aksi kolektif. Prabowo didampingi oleh pejabat penting, yaitu Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai, dan Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB, Umar Hadi.

Di akhir pidatonya, Prabowo menyerukan, “Wujudkan perdamaian segera. Kita membutuhkan perdamaian. Terima kasih banyak.” Pidato ini tidak hanya memperkuat peran proaktif Indonesia dalam upaya perdamaian global, tetapi juga menantang komunitas internasional untuk mengubah retorika menjadi tindakan nyata. Seiring meningkatnya debat tentang kemerdekaan Palestina, intervensi Prabowo dapat menjadi tolok ukur bagaimana negara berkembang menavigasi salah satu konflik paling rumit di dunia, dengan menggabungkan prinsip moral dan strategi visioner.

Pewarta : Setiawan Wibisono S.TH

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Prabowo di PBB: Solusi Dua Negara Bukan Hanya untuk Palestina, Tapi Kredibilitas Dunia
Next: Kementerian Keuangan Cairkan Rp168,5 Triliun Anggaran K/L untuk Program Prioritas Pemerintah

Related Stories

Patriotisme Daerah sebagai Pilar Utama Kekuatan Bangsa
2 min read

Patriotisme Daerah sebagai Pilar Utama Kekuatan Bangsa: Presiden Prabowo Tekankan Komitmen Pimpinan DPRD di Magelang

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Mafia Pangan di Balik Garis Pantai Panjang
3 min read

Mafia Pangan di Balik Garis Pantai Panjang: Mentan Amran Desak Pengusutan Akar Penyelundupan Bawang dan Cabai Ilegal di Pontianak

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Kolaborasi Pendidikan Tinggi dengan AS Dorong Lonjakan Inovasi Semikonduktor dan Kesehatan
2 min read

Indonesia Bidik Talenta Global: Kolaborasi Pendidikan Tinggi dengan AS Dorong Lonjakan Inovasi Semikonduktor dan Kesehatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.