Skip to content
04/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • Wakapolda Jateng: Keamanan sebagai Hak Publik dan Tanggung Jawab Konstitusional Polri

Wakapolda Jateng: Keamanan sebagai Hak Publik dan Tanggung Jawab Konstitusional Polri

TEAM BUSER BERITA Posted on 9 bulan ago 3 minutes read
Keamanan sebagai Hak Publik dan Tanggung Jawab Konstitusional Polri
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Semarang – Fenomena aksi anarkis yang muncul di sejumlah wilayah Jawa Tengah dalam beberapa minggu terakhir menimbulkan kekhawatiran mengenai keberlanjutan stabilitas keamanan di daerah ini. Menyikapi situasi tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Jawa Tengah, Brigjen Pol Latif Usman, menegaskan komitmen institusinya untuk menjamin rasa aman bagi seluruh warga. Penegasan ini disampaikan dalam arahannya saat apel pagi di Markas Polda Jateng pada Senin (1/9/2025).

Dalam forum internal itu, Brigjen Latif tidak sekadar memberikan instruksi teknis, melainkan menggarisbawahi misi normatif Polri sebagai pelindung masyarakat. Ia mengakui tekanan fisik dan psikis yang dialami personel akibat intensitas tugas meningkat, tetapi tetap menekankan bahwa menjaga rasa aman adalah mandat konstitusional.

“Meski tenaga fisik dan moril terkuras, kita punya tanggung jawab mutlak memberi jaminan keamanan bagi masyarakat,” ujarnya.

Poin penting dalam arahannya adalah pembeda antara demonstrasi konstitusional dengan tindakan anarkis. Brigjen Latif menekankan bahwa penyampaian pendapat merupakan hak yang dilindungi undang-undang. Namun, ia juga menegaskan bahwa tindakan destruktif tidak dapat ditoleransi dan harus direspons dengan langkah tegas serta terukur.

Dalam perspektif akademik, sikap ini mencerminkan prinsip rule of law, di mana negara berkewajiban menghormati hak sipil politik, sekaligus bertindak represif terhadap pelanggaran hukum yang mengancam ketertiban umum.

Wakapolda Jateng juga memberikan arahan agar setiap kepala satuan kerja memastikan anggota di lapangan bertindak sesuai standar operasional prosedur (SOP). Hal ini bertujuan menghindari penyalahgunaan wewenang dan memastikan setiap tindakan kepolisian proporsional.

Baca juga : Delapan Anak di Bawah Umur Diamankan Polres Wonogiri, Kasus Bom Molotov Jadi Peringatan Sosial

Lebih jauh, ia menekankan strategi preventif melalui patroli skala besar maupun operasi tertutup. Menurutnya, langkah pencegahan jauh lebih penting daripada sekadar reaksi setelah kerusuhan terjadi.

“Jika mendapati potensi aksi kerusuhan, lakukan penangkapan di tempat. Jangan biarkan mereka sempat menuju sasaran,” tegasnya.

Pernyataan Brigjen Latif Usman dapat dibaca sebagai refleksi atas tantangan Polri di era demokrasi yang dinamis. Jawa Tengah, dengan basis masyarakat yang plural dan tingkat aktivitas politik yang tinggi, menjadi ruang sosial di mana kebebasan berekspresi sering kali beririsan dengan potensi konflik horizontal.

Kebijakan keamanan yang ia tekankan—tegas, profesional, namun tetap menghormati hak asasi—menjadi upaya menjaga keseimbangan antara keamanan nasional (national security) dan hak warga negara (civil liberties).

Di akhir arahannya, Brigjen Latif menekankan pentingnya kesehatan fisik personel, kompetensi profesional, serta kehormatan institusi. Baginya, simbol kepolisian bukan sekadar lambang birokrasi, melainkan representasi kehadiran negara dalam menjaga stabilitas sosial.

Dengan demikian, pernyataan Wakapolda Jateng tidak hanya berfungsi sebagai arahan operasional, tetapi juga sebagai pesan normatif: bahwa keamanan bukan sekadar tugas kepolisian, melainkan hak publik yang harus dijaga dalam kerangka konstitusional.

Pewarta : Nandang Bramantyo

About the Author

TEAM BUSER BERITA

Author

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Delapan Anak di Bawah Umur Diamankan Polres Wonogiri, Kasus Bom Molotov Jadi Peringatan Sosial
Next: Presiden Prabowo Tegaskan Perlindungan Aksi Damai dan Janjikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi Korban Luka

Related Stories

Memperkuat Jiwa Pengayom Masyarakat

Memperkuat Jiwa Pengayom Masyarakat: Polres Melawi Rutin Tadarus Surah Yasin Setiap Kamis

Jurnalis RI News Portal Posted on 20 menit ago 0
Wakil Menteri Silmy Karim Resmi Ditahan KPK

Skandal Korupsi Imigrasi Mengguncang: Wakil Menteri Silmy Karim Resmi Ditahan KPK

Jurnalis RI News Portal Posted on 25 menit ago 0
TNI-SAF Perkuat Fondasi Pertahanan Bilateral di Tengah Dinamika Kawasan

TNI-SAF Perkuat Fondasi Pertahanan Bilateral di Tengah Dinamika Kawasan

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bangka Belitung Berjaya di Reformasi Hukum Nasional: Raih Predikat Istimewa IRH 2025 dengan Skor 96,20
  • Memperkuat Jiwa Pengayom Masyarakat: Polres Melawi Rutin Tadarus Surah Yasin Setiap Kamis
  • Skandal Korupsi Imigrasi Mengguncang: Wakil Menteri Silmy Karim Resmi Ditahan KPK
  • Veteran Angkatan Darat AS Tewas Ditembak FBI Usai Sandera Pegawai Sekolah selama 16 Jam di Bakersfield
  • Transisi Kepemimpinan Mulai Bergulir: Awaluddin Dipercaya Pimpin Disperindagkop UKM Subulussalam
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.