Skip to content
19/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • 1.250 Personel Gabungan Amankan Aksi di DPR/MPR: Menjaga Keseimbangan Antara Kebebasan Berpendapat dan Ketertiban Umum

1.250 Personel Gabungan Amankan Aksi di DPR/MPR: Menjaga Keseimbangan Antara Kebebasan Berpendapat dan Ketertiban Umum

TEAM BUSER BERITA Posted on 8 bulan ago 2 min read
Menjaga Keseimbangan Antara Kebebasan Berpendapat dan Ketertiban Umum
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Aksi unjuk rasa di kawasan Gedung DPR/MPR RI pada Senin (25/8) mendapat atensi serius dari aparat keamanan. Sebanyak 1.250 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diterjunkan untuk memastikan jalannya penyampaian aspirasi publik berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan humanis. “Kami ingin memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” ujarnya.

Berbeda dari paradigma lama yang kerap menampilkan aparat dalam wajah represif, pengamanan kali ini menekankan tanpa penggunaan senjata api serta didahului dengan Tactical Wall Game (TWG) dan apel gabungan. Agenda ini dimaksudkan untuk menyatukan persepsi antarpersonel mengenai peta kerawanan sekaligus merumuskan pola penanganan yang sesuai dengan prinsip proportional force dalam hukum kepolisian modern.

Perspektif akademis melihat langkah ini sebagai bentuk konkret implementasi community policing, yakni strategi pengelolaan keamanan yang menempatkan masyarakat sebagai mitra, bukan objek pengendalian. Dengan demikian, aksi demonstrasi tidak lagi dipandang semata ancaman, melainkan bagian dari ekosistem demokrasi yang perlu dikawal dengan pendekatan dialogis.

Polri mengingatkan massa aksi agar tetap menjaga ketertiban, tidak melakukan tindakan destruktif seperti membakar ban, merusak fasilitas umum, atau menutup akses lalu lintas. Seruan ini mencerminkan titik keseimbangan antara hak konstitusional warga untuk menyampaikan pendapat di muka umum dan kewajiban negara untuk melindungi kepentingan publik yang lebih luas.

Dalam konteks hukum tata negara, hak untuk berpendapat dan berkumpul dijamin Pasal 28E UUD 1945, namun harus tetap berada dalam koridor hukum positif, khususnya Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Pengamanan humanis yang diterapkan aparat sekaligus menjadi ujian praktik demokrasi Indonesia yang menuntut keseimbangan antara kebebasan sipil dan stabilitas sosial.

Baca juga : Presiden Prabowo Lantik Kepala BNN Baru: Pergantian Kepemimpinan Strategis dalam Dinamika Hukum dan Politik Nasional

Pengamanan aksi juga mencakup rekayasa lalu lintas secara situasional. Warga diimbau menghindari kawasan DPR/MPR RI dan memanfaatkan jalur alternatif agar aktivitas harian tidak terganggu.

Lebih jauh, Susatyo mengingatkan publik agar tidak terjebak provokasi maupun informasi tidak terverifikasi yang beredar di media sosial. Dalam lanskap komunikasi politik kontemporer, potensi disinformasi dan hoaks kerap menjadi pemicu eskalasi massa. Oleh karena itu, imbauan agar masyarakat tetap kritis, selektif, dan menjaga persatuan menjadi bagian integral dari strategi keamanan yang komprehensif.

Kehadiran 1.250 personel gabungan menunjukkan bahwa negara berupaya menghadirkan keamanan dalam arti luas: melindungi hak warga, menjaga fasilitas publik, dan mencegah terjadinya konflik horizontal. Namun, efektivitas strategi ini akan sangat ditentukan oleh konsistensi aparat dalam menerapkan prinsip humanisme dan non-diskriminasi.

Dalam perspektif akademis, pengawalan demonstrasi yang persuasif tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga memperkuat legitimasi negara di mata rakyat. Aksi massa yang berlangsung damai menjadi indikator kematangan demokrasi, sementara penanganan represif justru dapat menimbulkan delegitimasi dan memperlebar jarak antara negara dengan warga.

Pewarta : Yudha Purnama

About the Author

TEAM BUSER BERITA

Author

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Presiden Prabowo Lantik Kepala BNN Baru: Pergantian Kepemimpinan Strategis dalam Dinamika Hukum dan Politik Nasional
Next: BPBD DKI Jakarta Dorong Generasi Muda Jadi Agen Mitigasi Bencana Melalui Fesdikgana 2025

Related Stories

Kakek Lansia Diduga Cabuli Cucu Sendiri Berulang Kali di Rumah dan Warung Makan
2 min read

Tragedi Keluarga di Pemalang: Kakek Lansia Diduga Cabuli Cucu Sendiri Berulang Kali di Rumah dan Warung Makan

Jurnalis RI News Portal Posted on 22 jam ago 0
Polisi Tepus Temukan dan Kembalikan iPhone Wisatawan Malaysia yang Hilang di Pantai Timang
2 min read

Polisi Tepus Temukan dan Kembalikan iPhone Wisatawan Malaysia yang Hilang di Pantai Timang

Jurnalis RI News Portal Posted on 22 jam ago 0
Rahasia di Balik Ruko Tambal Ban
3 min read

Rahasia di Balik Ruko Tambal Ban: Jaringan Obat Terlarang yang Mengancam Generasi Muda Pekalongan Terbongkar

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.