Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Hiburan
  • Ulasan Film: Greenland 2: Migration – Perjalanan Kelam Menuju Harapan yang Rapuh

Ulasan Film: Greenland 2: Migration – Perjalanan Kelam Menuju Harapan yang Rapuh

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 bulan ago 3 minutes read
Perjalanan Kelam Menuju Harapan yang Rapuh
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Di tengah hiruk-pikuk berita global yang semakin sering membahas wilayah utara seperti Greenland, tak ada waktu yang lebih pas untuk merilis sekuel bencana yang menyoroti nama itu. Film ini datang di saat dunia nyata tengah bergulat dengan isu geopolitik dan lingkungan, membuat judulnya terasa seperti sindiran tajam terhadap realitas kita. Namun, alih-alih membangkitkan rasa ingin memiliki, “Greenland 2: Migration” justru membuat penonton ingin segera meninggalkan tempat itu – dan mungkin juga merenungkan nasib umat manusia.

Sekuel ini melanjutkan cerita dari film asli tahun 2020, di mana komet Clarke menghancurkan sebagian besar Bumi. Kini, lima tahun kemudian, sutradara Ric Roman Waugh membawa kita kembali ke keluarga Garrity yang selamat: John (Gerard Butler), Allison (Morena Baccarin), dan putra mereka yang kini remaja, Nathan (Roman Griffin Davis). Mereka bertahan di bunker bawah tanah Greenland yang gelap dan pengap, di mana kehidupan normal dipaksakan melalui rutinitas sekolah, pesta dansa malam, dan kelas olahraga. Tapi, ini bukan utopia; radiasi mematikan di permukaan membuat eksistensi mereka seperti mimpi buruk yang tak berujung.

Butler, dengan karisma tangguhnya yang sudah menjadi ciri khas, memerankan John sebagai pencari barang di permukaan yang berisiko tinggi, lengkap dengan topeng gas dan sikap pendiam yang menyembunyikan kegelisahan. Baccarin, sebagai Allison, menjadi jantung emosional film ini – ia menyampaikan ketakutan, kecemasan, dan kesedihan dengan nuansa yang halus, membuat penonton merasakan beban psikologis pasca-apokaliptik. Davis, yang sebelumnya mencuri perhatian di “Jojo Rabbit,” membawa energi segar sebagai Nathan, remaja yang memberontak dengan cara kecil-kecilan, seperti menyelinap keluar bunker untuk merasakan “kebebasan” yang beracun.

Cerita bergulir ketika bunker mulai kehabisan sumber daya, dan pecahan komet terus mengancam. Komite pengelola, termasuk Allison, mendiskusikan opsi migrasi: Islandia? Hilang. Kanada? Musnah. Eropa? Hampir seluruhnya lenyap. Satu harapan muncul: kawah di selatan Prancis yang konon aman, dengan udara bersih dan rumput hijau yang sesungguhnya. Tapi sebelum rencana matang, gempa dahsyat menghancurkan bunker, memaksa keluarga Garrity dan segelintir penyintas melarikan diri ke pantai, naik kapal kecil, dan menghadapi tsunami yang mengamuk.

Baca juga : Dinamika Hubungan Kuba-AS di Tengah Ketegangan Regional

Perjalanan mereka selanjutnya adalah odisei yang penuh bahaya: mendarat di Liverpool yang tenggelam seperti Venice pasca-letusan gunung berapi, mencari transportasi di dunia yang penuh predator manusia, dan melintasi Selat Inggris melalui jembatan rapuh yang terbuat dari tali. Waugh unggul dalam menyajikan pemandangan kota-kota hancur dan lanskap tandus, menciptakan suasana yang mencekam tanpa bergantung pada efek spesial berlebihan. Namun, di sinilah kelemahan muncul: fokus pada emosi dan karakter terasa setengah hati. Interaksi dengan karakter pendukung terasa dangkal, dan subplot seperti romansa Nathan dengan gadis yang ditemuinya hilang begitu saja, seolah dilupakan demi plot utama.

Tema migrasi menjadi inti yang paling relevan di era kita, di mana jutaan orang terpaksa berpindah karena konflik, bencana alam, atau perubahan iklim. Film ini tak hanya tentang melarikan diri dari Greenland yang radioaktif, tapi juga tentang konflik sosial – seperti perdebatan apakah menerima migran lain ke bunker, yang dimenangkan Allison dengan argumen kemanusiaan. Sayangnya, elemen ini tak dieksplorasi lebih dalam, membuatnya terasa seperti peluang terlewat untuk komentar sosial yang lebih tajam.

Baca juga : Siswi SMK Wonogiri Tantang Norma: Cita-Cita Mekanik Sepeda Motor dari Hati Nurani

Secara keseluruhan, “Greenland 2: Migration” adalah sekuel yang solid tapi suram, lebih mengandalkan ketegangan daripada inovasi. Butler dan Baccarin memberikan performa yang andal, tapi naskahnya kurang greget untuk membuat emosi benar-benar meledak. Ini bukan film yang akan mengubah genre bencana, tapi cukup menghibur bagi penggemar aksi pasca-apokaliptik yang mencari cerita tentang ketahanan keluarga di tengah kekacauan. Durasi 98 menit terasa pas, dengan rating PG-13 untuk kekerasan kuat, gambar berdarah, dan aksi intens. Skor: 2,5 dari 4 bintang – layak ditonton, tapi jangan harap Greenland ini akan membuat Anda ingin tinggal lebih lama.

Pewarta : Vie

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Dinamika Hubungan Kuba-AS di Tengah Ketegangan Regional
Next: Rilis Pemeringkatan: Universitas Negeri Indonesia Tunjukkan Kemajuan di Panggung Dunia

Related Stories

Menggugat Geografi Musik Global

Menggugat Geografi Musik Global: Mengurai Strategi Tur Ekstensif TXT “Steal The Wind” dan Signifikansi Pasar Jakarta

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Tapestry Musik Nusantara Merajut Persahabatan Abadi

Orkestra Muda Indonesia Pukau Beijing: Tapestry Musik Nusantara Merajut Persahabatan Abadi

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 bulan ago
Ariana Grande Mundur dari American Horror Story Musim 13

Ariana Grande Mundur dari American Horror Story Musim 13: Prioritas Tur Eternal Sunshine Mengalahkan Proyek Horor

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by