Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Dinamika Hubungan Kuba-AS di Tengah Ketegangan Regional

Dinamika Hubungan Kuba-AS di Tengah Ketegangan Regional

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 bulan ago 4 minutes read
Dinamika Hubungan Kuba-AS di Tengah Ketegangan Regional
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Havana – Di tengah eskalasi konflik di Amerika Latin, Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel menegaskan bahwa pemerintahannya tidak terlibat dalam pembicaraan apa pun dengan otoritas Amerika Serikat. Pernyataan ini muncul hanya sehari setelah Presiden Donald Trump mengeluarkan ancaman terhadap pulau Karibia tersebut, menyusul intervensi militer AS di Venezuela yang mengejutkan dunia internasional.

Díaz-Canel menyampaikan sikap tegasnya melalui serangkaian pernyataan publik, menanggapi saran Trump agar Kuba segera mencapai kesepakatan sebelum terlambat. Meskipun Trump tidak merinci bentuk kesepakatan yang dimaksud, Díaz-Canel menekankan bahwa kemajuan hubungan bilateral hanya mungkin jika didasarkan pada prinsip hukum internasional, bukan pada permusuhan, ancaman, atau tekanan ekonomi. “Kami selalu terbuka untuk dialog yang serius dan bertanggung jawab dengan pemerintahan AS mana pun, termasuk yang saat ini, asal didasari kesetaraan kedaulatan, saling menghormati, norma hukum global, dan manfaat bersama tanpa intervensi dalam urusan domestik serta penghargaan penuh terhadap kemandirian kami,” ujarnya.

Pernyataan ini juga didukung oleh Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodríguez, yang mengulangi komitmen Havana terhadap diplomasi yang adil. Ancaman Trump sebelumnya menyoroti ketergantungan Kuba pada pasokan minyak dan dana dari Venezuela, yang kini terputus setelah operasi AS pada 3 Januari lalu. Serangan tersebut menewaskan 32 perwira Kuba dan berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro, mengubah lanskap geopolitik regional secara dramatis.

Sebelum intervensi, Kuba memperoleh sekitar 35.000 barel minyak per hari dari Venezuela, ditambah 5.500 barel dari Meksiko dan 7.500 dari Rusia, berdasarkan data pemantauan oleh Jorge Piñón, pakar dari Institut Energi Universitas Texas di Austin. Namun, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum baru-baru ini menolak memberikan rincian pengiriman minyak terkini atau komitmen peningkatan pasokan pasca-krisis Venezuela. Ia hanya menyatakan bahwa bantuan tersebut telah berlangsung lama dan bukan merupakan inisiatif baru, sambil menegaskan ketersediaan cadangan minyak nasional meski produksi Petróleos Mexicanos terus merosot. Sheinbaum juga menawarkan mediasi antara AS dan Kuba jika kedua pihak bersedia.

Krisis energi ini memperburuk kondisi di Kuba, di mana pemadaman listrik kronis telah menjadi rutinitas akibat kekurangan bahan bakar dan infrastruktur listrik yang usang. Para analis memperingatkan bahwa hilangnya pasokan Venezuela akan memperdalam krisis multidimensional pulau itu, yang berakar pada stagnasi ekonomi pasca-pandemi COVID-19 serta peningkatan sanksi AS sejak era Trump pertama. Sanksi-sanksi tersebut dirancang untuk mendorong reformasi politik di Kuba, dengan dampak ekonomi yang mencapai lebih dari 7,5 miliar dolar AS antara Maret 2024 hingga Februari 2025—jumlah yang melampaui puncak pendapatan pariwisata tahunan Kuba di dekade sebelumnya, yang hanya sekitar 3 miliar dolar.

Baca juga : Siswi SMK Wonogiri Tantang Norma: Cita-Cita Mekanik Sepeda Motor dari Hati Nurani

Dampaknya tidak hanya ekonomi; krisis ini memicu arus migrasi besar ke AS, di mana warga Kuba sempat mendapat hak istimewa sebagai pengungsi sebelum pembatasan imigrasi diterapkan. Andy S. Gómez, mantan dekan Sekolah Studi Internasional Universitas Miami dan pakar studi Kuba, menggambarkan situasi ini sebagai “sangat menyedihkan dan mengkhawatirkan.” Menurutnya, pernyataan Díaz-Canel merupakan upaya untuk membeli waktu bagi elite penguasa guna merumuskan strategi selanjutnya. “Mereka melewatkan peluang emas saat Presiden Barack Obama membuka jalur diplomatik, tapi kini kondisi semakin mendesak bagi Kuba,” tambah Gómez.

Di sisi lain, Michael Galant dari Pusat Riset Ekonomi dan Kebijakan di Washington, D.C., berpendapat bahwa Kuba sebenarnya terbuka untuk negosiasi. “Havana telah lama mencari cara meredakan sanksi, bukan karena ketidakkooperatifan,” katanya. Topik potensial meliputi isu migrasi dan keamanan, meski Galant yakin Trump tidak tergesa-gesa. “Strategi Trump tampaknya memperburuk krisis ekonomi Kuba untuk memaksa perubahan, dengan risiko minimal bagi dirinya. Tidak ada indikasi aksi dramatis dalam waktu dekat.”

Díaz-Canel menegaskan bahwa satu-satunya kontak dengan AS terbatas pada isu teknis migrasi, sementara ketegangan tetap tinggi. Di tengah itu, kehidupan sehari-hari di Kuba berlanjut dengan campuran ketakutan dan ketahanan. Oreidy Guzmán, seorang pengantar makanan berusia 32 tahun, berharap tidak ada bencana, tapi yakin rakyat layak mendapat perubahan jika diperlukan. Meilyn Gómez, ibu rumah tangga berusia 37 tahun, mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan apa pun di era Trump, yang ia anggap sebagai sosok yang mencari sensasi. Sementara Rubén Benítez, bartender berusia 57 tahun, mencerminkan semangat kolektif: “Kami akan mempertahankan apa yang tersisa, meski jutaan orang siap turun ke jalan.”

Dari perspektif akademis, dinamika ini menggarisbawahi ketegangan antara ideologi komunis Kuba dan agenda hegemoni AS di hemisfer barat. Studi hubungan internasional menunjukkan bahwa sanksi unilateral sering kali gagal mencapai tujuan politik jangka panjang, malah memperkuat rezim yang ditargetkan melalui narasi nasionalis. Di era globalisasi, ketergantungan energi regional menjadi titik lemah, memerlukan pendekatan multilateral untuk resolusi berkelanjutan. Analisis ini menyoroti perlunya dialog berbasis prinsip untuk mencegah eskalasi lebih lanjut, sambil mempertimbangkan dampak humaniter terhadap masyarakat sipil.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Siswi SMK Wonogiri Tantang Norma: Cita-Cita Mekanik Sepeda Motor dari Hati Nurani
Next: Ulasan Film: Greenland 2: Migration – Perjalanan Kelam Menuju Harapan yang Rapuh

Related Stories

Kedaulatan Kognitif Anak

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
JSDF Kirim Kapal Tempur

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by