RI News. Wonogiri – Sebuah truk pengangkut barang makanan ringan mengalami kecelakaan tunggal di ruas Jalan Jatisrono-Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Kejadian terjadi pada Sabtu (3/4/2026) sekitar pukul 18.51 WIB, tepatnya di tikungan Desa Gunungsari, sekitar dua kilometer dari pusat Kecamatan Jatisrono.
Truk dengan nomor polisi B 9141 BCQ yang dikemudikan oleh seorang sopir asal Solo, bersama dua pendamping bernama Kasdun dan Farih—juga warga Solo—berangkat dari sebuah toko snack di Jatisrono setelah transit sebentar. Mereka hendak melanjutkan perjalanan distribusi ke Ponorogo. Menurut keterangan yang disampaikan Kasdun melalui Lusi, salah seorang karyawan toko yang rutin menerima kiriman barang tersebut, truk melaju dengan kecepatan rendah karena sopir sudah sangat hafal dengan medan jalan di wilayah itu.
Namun, saat memasuki tikungan di Desa Gunungsari, roda belakang truk tiba-tiba selip akibat permukaan jalan yang licin karena hujan intensitas rendah. Kendaraan oleng, keluar jalur, dan akhirnya terbalik di bahu jalan. “Mobil memang dikendarai pelan karena supir sudah biasa lewat sini, tapi tetap selip di tikungan itu,” ujar Lusi saat ditemui wartawan di lokasi kejadian.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka serius dalam insiden ini. Aparat Kepolisian Sektor Jatisrono langsung merespons laporan warga dengan cepat turun ke tempat kejadian perkara (TKP). Mereka melakukan identifikasi awal sekaligus mengatur arus lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan yang lebih panjang di ruas jalan yang cukup ramai tersebut.
AIPTU Suhandoko dari Polsek Jatisrono menyatakan bahwa kecelakaan ini murni tunggal dan tidak melibatkan kendaraan lain. “Tidak ada korban jiwa. Kami sudah melakukan pendataan dan evakuasi kendaraan,” katanya.
Warga setempat mengungkapkan bahwa ruas jalan sepanjang Desa Gunungsari hingga Tanggulangin, Kecamatan Jatisrono, memang kerap menjadi lokasi kecelakaan serupa. Kontur jalan yang naik-turun, bergelombang, ditambah permukaan aspal yang mudah licin saat hujan, sering membuat kendaraan roda empat kehilangan kendali, terutama di tikungan-tikungan tajam.
AIPTU Suhandoko mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi roda empat, untuk selalu berhati-hati saat melintasi wilayah Jatisrono-Slogohimo. “Ruas Gunungsari-Tanggulangin ini memang rawan tergelincir karena medannya naik turun dan aspalnya licin saat basah. Kurangi kecepatan dan jaga jarak aman,” pesannya.
Kecelakaan ini kembali menyoroti pentingnya perbaikan infrastruktur jalan di kawasan yang dikenal sebagai jalur distribusi barang antar-kabupaten di wilayah Wonogiri selatan. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui faktor teknis kendaraan dan kondisi jalan secara detail.
Pewarta: Nandar Suyadi

