Skip to content
20/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Ilmu Pengetahuan
  • Fosil Kuno di Yunnan Ungkap Transisi Rahasia: Kehidupan Hewan Kompleks Lahir Jauh Lebih Awal dari Dugaan

Fosil Kuno di Yunnan Ungkap Transisi Rahasia: Kehidupan Hewan Kompleks Lahir Jauh Lebih Awal dari Dugaan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Fosil Kuno di Yunnan Ungkap Transisi Rahasia
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Yunnan, China — Lebih dari 700 fosil berusia antara 554 hingga 539 juta tahun lalu yang ditemukan di sebuah situs baru di provinsi Yunnan, barat daya China, berhasil mengubah pemahaman ilmuwan tentang asal-usul kehidupan hewan modern. Temuan ini menunjukkan bahwa hewan-hewan dengan tubuh simetris, kemampuan bergerak tiga dimensi, dan perilaku memangsa sudah muncul pada akhir periode Ediacaran — jutaan tahun sebelum “Ledakan Kambrium” yang selama ini dianggap sebagai titik awal kehidupan kompleks.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Science ini mengungkap sebuah komunitas fosil transisional yang disebut Jiangchuan Biota. Berbeda dengan fosil Ediacaran klasik yang hidup secara datar di dasar laut tanpa naik-turun, banyak spesimen di sini menunjukkan ciri-ciri hewan yang lebih maju: tubuh bilateral (simetris kiri-kanan), struktur untuk bergerak aktif, serta bukti aktivitas makan.

Para peneliti dari Universitas Oxford dan Universitas Yunnan menemukan campuran unik antara makhluk Ediacaran yang aneh dan mulai punah dengan bentuk awal hewan yang kelak berevolusi menjadi kelompok modern, termasuk kerabat awal dari hewan berkaki lima (ambulacraria) seperti bintang laut dan teripang. Beberapa fosil bahkan menunjukkan jejak hewan yang memiliki kepala dan anus — ciri dasar hampir semua hewan saat ini.

“Ini adalah jendela pertama yang kita miliki untuk melihat bagaimana biosfer yang didominasi hewan modern terbentuk melalui fase peralihan Ediacaran yang aneh,” ujar paleontolog Frankie Dunn dari Museum Sejarah Alam Universitas Oxford, salah satu penulis utama studi tersebut.

Temuan ini juga menyelesaikan perdebatan lama antara “batuan versus jam” dalam paleontologi. Analisis genetik (jam molekuler) sudah lama menunjukkan bahwa nenek moyang bersama manusia dan hewan seperti bintang laut hidup pada periode Ediacaran. Namun, fosil pendukungnya sulit ditemukan. Situs baru ini membuktikan bahwa keduanya lebih selaras daripada yang diperkirakan.

Sebelumnya, ilmuwan mengira Ledakan Kambrium sekitar 539–520 juta tahun lalu adalah peristiwa mendadak di mana hewan kompleks muncul secara tiba-tiba. Kini, fosil Jiangchuan menunjukkan bahwa fondasi evolusi itu sudah terbentuk secara bertahap di akhir Ediacaran. Hewan mulai berinteraksi, memangsa satu sama lain, dan mengaduk sedimen dasar laut — perubahan yang akhirnya mengubah siklus biogeokimia Bumi secara permanen.

Baca juga : Pergeseran Taktik Serangan Udara Rusia: Dari Malam ke Siang, Meningkatkan Ancaman bagi Warga Sipil Ukraina

“Begitu hewan muncul dan mulai memangsa serta mengganggu sedimen, mereka mengubah planet ini selamanya,” kata Duncan Murdock, kurator di Museum Sejarah Alam Oxford. “Planet yang kita tinggali hari ini dibangun di atas fondasi dari periode Ediacaran dan Kambrium.”

Situs fosil ini terletak di dekat area Warisan Dunia UNESCO Chengjiang, tetapi berada di lapisan batuan yang berbeda, memungkinkan ilmuwan “berjalan menyusuri waktu geologis”. Banyak fosil terawetkan sebagai film karbon tipis, yang jarang ditemukan di batuan seumur itu, sehingga memberikan detail luar biasa tentang struktur tubuh dan perilaku.

Emily Mitchell dari Universitas Cambridge, yang tidak terlibat dalam penelitian, menyambut baik temuan ini. Menurutnya, keberadaan hewan Ediacaran sudah diketahui, sehingga pasti ada tahap peralihan menuju fauna Kambrium — dan kini bukti nyata itu telah ditemukan.

Meski ada beberapa ahli yang mempertanyakan tingkat kompleksitas fosil-fosil tersebut, mayoritas pakar paleontologi yang dikonsultasikan menganggap bukti ini kuat dan signifikan.

Para peneliti kini berfokus pada pertanyaan lanjutan: mengapa evolusi ini terjadi pada waktu itu? Apakah peningkatan kadar oksigen, perubahan iklim, atau interaksi antarspesies yang menjadi pendorong utama? Dunn menyatakan bahwa memahami “bagaimana” dan “mengapa” ledakan kehidupan ini terjadi jauh lebih menarik daripada sekadar mengetahui “kapan”.

Temuan di Jiangchuan Biota tidak hanya mendorong mundur timeline evolusi hewan kompleks setidaknya empat juta tahun, tetapi juga membuka bab baru dalam memahami bagaimana kehidupan di Bumi berevolusi dari dunia datar dan sederhana menjadi ekosistem dinamis yang akhirnya melahirkan keanekaragaman hayati modern — termasuk manusia.

Penelitian ini melibatkan kolaborasi internasional dan menekankan pentingnya eksplorasi terus-menerus di lapangan untuk mengisi celah-celah sejarah kehidupan Bumi yang masih misterius.

Pewarta : Anjar Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pergeseran Taktik Serangan Udara Rusia: Dari Malam ke Siang, Meningkatkan Ancaman bagi Warga Sipil Ukraina
Next: Artemis II: Manusia Kembali ke Bulan, Membuka Era Baru Eksplorasi Luar Angkasa yang Berkelanjutan

Related Stories

Raih Ki Hajar Dewantara Award atas Riset Sains Polar-Tropis yang Perkuat Diplomasi RI-Rusia

Gerry Utama, Penerima Beasiswa Baznas, Raih Ki Hajar Dewantara Award atas Riset Sains Polar-Tropis yang Perkuat Diplomasi RI-Rusia

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Kemdiktisaintek Dorong Transformasi Pendidikan Tinggi Kalimantan

Kemdiktisaintek Dorong Transformasi Pendidikan Tinggi Kalimantan: IKN Jadi Laboratorium Inovasi untuk Pulau Seribu Sungai

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
BRIN Ungkap Harta Karun Tersembunyi

BRIN Ungkap Harta Karun Tersembunyi: 10 Spesies Anggrek Baru Memperkaya Peta Biodiversitas Indonesia

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Revitalisasi Terminal Bus Tipe C Subulussalam: Mengembalikan Wajah Kota dari Kondisi Kumuh ke Pusat Ekonomi Tertata
  • Polisi Jateng Gelar Apel Pengamanan Humanis Jelang Aksi Demo Komunitas Transportasi Online di Semarang
  • Ribuan Personel Polri Siaga Amankan Aksi Aspirasi Komunitas Transportasi Online di Semarang
  • Gotong Royong Satgas TMMD Reguler 128 Wujudkan Infrastruktur Berkualitas di Kalurahan Sidorejo
  • Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara: Semangat Harkitnas Ke-118 Menggema di Korem 072/Pamungkas
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.