Skip to content
22/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Transisi Karir Seorang Penegak Hukum: Arman Depari dari Korps Bhayangkara ke Dewan Pengawas BUMN

Transisi Karir Seorang Penegak Hukum: Arman Depari dari Korps Bhayangkara ke Dewan Pengawas BUMN

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 4 minutes read
Arman Depari dari Korps Bhayangkara ke Dewan Pengawas BUMN
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Di tengah dinamika perubahan kepemimpinan di badan usaha milik negara, sosok Arman Depari menonjol sebagai contoh transisi karir dari sektor keamanan publik ke ranah korporasi. Pensiunan perwira tinggi Kepolisian Republik Indonesia ini, yang pernah memimpin upaya pemberantasan narkotika di tingkat nasional, kini mengemban tanggung jawab sebagai komisaris di PT Pelindo Multi Terminal, sebuah entitas yang mengelola operasional terminal multipelabuhan di Indonesia.

Dengan latar belakang yang kaya pengalaman dalam penegakan hukum, penunjukan Depari mencerminkan tren pemanfaatan keahlian mantan pejabat publik untuk memperkuat tata kelola perusahaan negara.

Arman Depari, yang lahir di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, pada 1 September 1962, merupakan putra daerah yang memulai perjalanan profesionalnya melalui jalur pendidikan militer. Berzodiak Virgo, ia menikah dengan Rien Herdiany Alfian dan dikenal sebagai sosok yang disiplin, sesuai dengan panggilan akrabnya, Arman. Pendidikannya dimulai di Akademi Kepolisian pada 1985, diikuti serangkaian pelatihan lanjutan seperti Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian pada 1996, Sekolah Staf dan Pimpinan Kepolisian pada 2000, serta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi pada 2009. Pendekatan ini tidak hanya memperkaya pengetahuannya tentang strategi keamanan, tetapi juga mempersiapkannya menghadapi tugas-tugas berisiko tinggi sepanjang karirnya di kepolisian.

Karir Depari di Kepolisian Republik Indonesia mencakup berbagai posisi strategis yang menuntut keberanian dan ketegasan. Ia memulai sebagai Komandan Detasemen Sabhara di Direktorat Samapta Polda Metro Jaya, kemudian naik pangkat menjadi Kepala Kepolisian Resor Langkat pada 2002. Posisi kunci lainnya termasuk Direktur Tindak Pidana Narkoba di Badan Reserse Kriminal Polri pada 2009, dan Kapolda Kepulauan Riau pada 2014. Puncak dedikasinya terlihat saat menjabat sebagai Deputi Pemberantasan di Badan Narkotika Nasional dari 2016 hingga 2020, di mana ia memimpin operasi-operasi besar melawan sindikat narkoba lintas batas. Sebagai jenderal bintang dua dengan pangkat Inspektur Jenderal, Depari pensiun pada 2020 setelah lebih dari tiga dekade berkontribusi pada keamanan nasional.

Pasca-pensiun, Depari dipercaya oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir untuk bergabung dengan PT Pelindo Multi Terminal sebagai komisaris independen. Penunjukan ini efektif sejak 1 Oktober 2021 dan dijadwalkan berlangsung hingga 2026. Peran ini melibatkan pengawasan strategis atas operasional perusahaan, yang mencakup pengelolaan terminal nonpetikemas di berbagai pelabuhan Indonesia. Transisi ini menarik perhatian karena menggabungkan pengalaman Depari dalam manajemen risiko dan pemberantasan kejahatan terorganisir dengan kebutuhan BUMN untuk memperkuat integritas dan efisiensi operasional.

Baca juga : Mengungkap Waktu Kematian Pendaki Gunung Slamet: Koreksi Medis atas Estimasi Awal

Dari segi kompensasi, laporan tahunan PT Pelindo Multi Terminal untuk 2024 mencatat bahwa Depari menerima total remunerasi senilai lebih dari tiga miliar rupiah. Rinciannya mencakup gaji bulanan sekitar sembilan puluh enam juta rupiah, tunjangan bulanan hampir dua puluh juta rupiah, tunjangan hari raya setara gaji satu bulan, asuransi purna jabatan hampir tiga ratus juta rupiah, serta tantiem yang mendominasi porsi tersebut dengan nilai lebih dari satu miliar empat ratus juta rupiah. Paket remunerasi ini mencerminkan standar kompensasi untuk posisi pengawas di perusahaan negara skala besar, yang dirancang untuk menarik talenta berpengalaman sambil memastikan akuntabilitas.

Melihat lebih jauh ke aset pribadi, laporan harta kekayaan penyelenggara negara saat Depari menjabat Kapolda Kepulauan Riau pada 2015 menunjukkan total kekayaan mencapai lebih dari tiga miliar rupiah ditambah lima puluh ribu dolar Amerika Serikat. Komposisinya meliputi tanah dan bangunan senilai hampir dua miliar rupiah, usaha lain sekitar tiga puluh juta rupiah, harta bergerak lebih dari tiga ratus juta rupiah, surat berharga tiga ratus juta rupiah, serta giro dan setara kas sekitar lima ratus dua puluh lima juta rupiah plus mata uang asing tersebut. Tidak ada catatan piutang yang signifikan. Data ini, yang wajib dilaporkan untuk transparansi, menggambarkan akumulasi kekayaan yang selaras dengan karir panjang di sektor publik.

Kisah Arman Depari tidak hanya tentang pencapaian individu, tetapi juga tentang bagaimana pengalaman di bidang keamanan dapat diterapkan untuk mendukung pembangunan ekonomi nasional melalui peran di BUMN. Di era di mana integritas menjadi kunci, latar belakangnya dalam memerangi narkotika memberikan perspektif unik dalam mengawasi operasional yang rentan terhadap ancaman kejahatan terorganisir. Meski demikian, penunjukan semacam ini sering kali memicu diskusi tentang keseimbangan antara keahlian publik dan independensi korporasi, menekankan pentingnya tata kelola yang baik untuk mencegah konflik kepentingan

Pewarta : Yudha Purnama

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Mengungkap Waktu Kematian Pendaki Gunung Slamet: Koreksi Medis atas Estimasi Awal
Next: Upaya Penegakan Hukum terhadap Pertambangan Ilegal di Sumatera Barat: Respons Legislator atas Kasus yang Mengkhawatirkan

Related Stories

Hotman Paris Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Pelecehan terhadap Profesi Jurnalis

PWI Tempuh Jalur Hukum: Hotman Paris Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Pelecehan terhadap Profesi Jurnalis

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Pemerintah Perkuat Tata Kelola MBG Tahun Ajaran Baru

Pemerintah Perkuat Tata Kelola MBG Tahun Ajaran Baru: Investasi Nyata untuk Generasi Emas Indonesia

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
Dudung Abdurachman Buka Jalan Panen Tebu Ribuan Petani Lampung di Register 44

Dudung Abdurachman Buka Jalan Panen Tebu Ribuan Petani Lampung di Register 44

Jurnalis RI News Portal Posted on 20 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Ratusan Santri Tinggalkan Pondok Pesantren Wonogiri usai Dugaan Pencabulan oleh Pimpinan yang Berstatus Polisi
  • Polres Padangsidimpuan Gerebek L300 Tenda Biru, Sita Puluhan Karton Rokok Ilegal
  • Sinergi Digital yang Menyentuh Nyata: Polda DIY dan Komunitas Jogja Menyapa Gulung Lengan Bantu Sesama
  • Dugaan Korupsi Pengadaan di Wonogiri: Bayang-Bayang Fee 10 Persen dan Lelang di Atas Kertas
  • Semangat Pengabdian Muda: 231 Calon Bintara Polri Mulai Ditempa di SPN Banyumas
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.