Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Transformasi Lapas: Dari Penjara Menjadi Lumbung Ketahanan Pangan dan Pusat Pemberdayaan UMKM Nasional

Transformasi Lapas: Dari Penjara Menjadi Lumbung Ketahanan Pangan dan Pusat Pemberdayaan UMKM Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 3 minutes read
Dari Penjara Menjadi Lumbung Ketahanan Pangan dan Pusat Pemberdayaan UMKM Nasional
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menunjukkan perubahan mendasar dalam sistem pemasyarakatan Indonesia. Lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) kini tidak lagi sekadar tempat pembinaan, melainkan bertransformasi menjadi pusat produksi ketahanan pangan serta pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengum (UMKM) yang produktif.

Puncak capaian tersebut terlihat pada Panen Raya Serentak se-Indonesia yang digelar pada Kamis, 15 Januari 2026. Dalam periode panen awal tahun itu, Ditjenpas mencatat total produksi pangan mencapai 123.557 kilogram. Rincian produksi meliputi 99.930 kilogram dari sektor pertanian dan perkebunan, 4.019 kilogram hasil peternakan, serta 19.608 kilogram dari sektor perikanan. Angka ini mencerminkan kontribusi nyata warga binaan pemasyarakatan terhadap ketahanan pangan nasional.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan strategis yang digagas Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto. Saat meninjau proyek percontohan di Lapas Terbuka Nusakambangan pada Selasa, 10 Februari 2026, Menteri Agus menegaskan bahwa transformasi ini didorong oleh empat faktor utama. Pertama, penertiban lahan tidur dan aset negara yang belum optimal. Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menunjukkan banyak aset negara, termasuk lahan di Nusakambangan, sebelumnya tidak termanfaatkan dengan baik. Kini lahan tersebut dikelola secara profesional untuk pembinaan narapidana sekaligus mencegah perambahan liar.

Kedua, penyelarasan dengan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional. Produk hasil karya warga binaan tidak lagi bersifat seremonial semata, melainkan diarahkan untuk memasuki pasar komersial. Hal ini bertujuan meningkatkan rasa percaya diri serta kesejahteraan warga binaan pasca pembebasan.

Ketiga, optimalisasi rantai pasok pangan internal dan lokal. Menteri Agus menerbitkan kebijakan yang mewajibkan vendor penyedia bahan makanan di lapas dan rutan untuk menyerap minimal 5 persen hasil panen warga binaan. Langkah ini tidak hanya memenuhi kebutuhan internal pemasyarakatan, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah melalui keterlibatan pelaku usaha lokal. Jika produksi melimpah, hasil panen diproyeksikan mendukung program Makan Bergizi Gratis serta dipasarkan ke pasar tradisional dan modern.

Keempat, pembekalan keterampilan dan penyediaan tabungan masa depan bagi narapidana. Warga binaan memperoleh keahlian baru sebagai bekal hidup setelah bebas, sekaligus menerima premi atau upah dari penjualan produk. Premi tersebut diharapkan menjadi modal awal untuk memulai usaha saat kembali ke masyarakat.

Baca juga : Gotong Royong di Tengah Hujan: TNI-Polri dan Warga Kembang Wonogiri Kejar Talud Penyelamat Desa

Menurut Menteri Agus, dampak program ini tidak terbatas pada warga binaan. Program ketahanan pangan di lapas juga memberikan inspirasi bagi pegawai pemasyarakatan dalam mempersiapkan masa pensiun melalui pendekatan “amati, tiru, dan modifikasi” (ATM). Dengan demikian, tercipta ekosistem pembinaan yang berkelanjutan dan manusiawi.

Melalui sinergi antara pemanfaatan aset negara, pembinaan sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi lokal, Kemenimipas optimistis sistem pemasyarakatan Indonesia dapat menjadi lebih produktif. Transformasi ini tidak hanya mengubah wajah lapas dan rutan, tetapi juga memberikan kontribusi substantif terhadap ketahanan pangan nasional serta pembangunan ekonomi berbasis masyarakat.

Pewarta: Miftahkul Ma’na

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Gotong Royong di Tengah Hujan: TNI-Polri dan Warga Kembang Wonogiri Kejar Talud Penyelamat Desa
Next: Generasi Muda Afrika Menuntut “Reuni yang Hilang”: Mengapa KTT AU 2026 Berisiko Menjadi Simbol Krisis Legitimasi

Related Stories

MPR Siapkan Draf PPHN

MPR Siapkan Draf PPHN, Sosokolemasi Publik Mulai Sabtu untuk Bangun Harmoni Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Prabowo dan Ramos-Horta Dukung Kolaborasi Nobel untuk Riset Indonesia

Prabowo dan Ramos-Horta Dukung Kolaborasi Nobel untuk Riset Indonesia

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Dinamika Suksesi Kepemimpinan Daerah

Dinamika Suksesi Kepemimpinan Daerah: DPRD Klaten Resmikan Tahapan Krusial Pemilihan Wakil Bupati Sisa Masa Jabatan 2025–2030

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by