Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Tragedi Udara Terburuk: Saklar Mesin Diduga Jadi Pemicu Jatuhnya Pesawat Air India di Ahmedabad

Tragedi Udara Terburuk: Saklar Mesin Diduga Jadi Pemicu Jatuhnya Pesawat Air India di Ahmedabad

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 3 minutes read
Saklar Mesin Diduga Jadi Pemicu Jatuhnya Pesawat Air India di Ahmedabad
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. New Delhi 13 Juli 2025 — Dugaan kesalahan kritis dalam pengoperasian saklar bahan bakar menjadi sorotan utama dalam kecelakaan tragis pesawat Air India Boeing 787-8 Dreamliner yang jatuh di Ahmedabad pada 12 Juni 2025 dan menewaskan sedikitnya 260 orang. Temuan awal dari Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India (AAIB) mengungkap bahwa sesaat sebelum pesawat menghantam tanah, saklar pengatur bahan bakar kedua mesin secara misterius berpindah dari posisi “RUN” ke “CUTOFF”, memutus suplai bahan bakar dan menyebabkan hilangnya daya dorong secara total.

Dalam laporan yang dirilis Sabtu pagi (12/7), disebutkan bahwa kedua pilot tampak mengalami kebingungan atas perubahan pengaturan tersebut. Rekaman kokpit menunjukkan bahwa dalam detik-detik terakhir sebelum kecelakaan, salah satu pilot terdengar bertanya kepada rekannya, “Kenapa kamu matikan bahan bakarnya?”, yang langsung dijawab, “Aku tidak melakukannya.”

Pesawat tersebut mengangkut 230 penumpang dari berbagai negara — termasuk 169 warga negara India, 53 warga Inggris, tujuh warga Portugal, dan satu warga Kanada — serta 12 awak pesawat. Hanya satu penumpang yang ditemukan selamat dalam peristiwa ini, yang kini dicatat sebagai salah satu kecelakaan penerbangan paling mematikan dalam sejarah India.

Laporan menyebutkan bahwa penerbangan hanya berlangsung sekitar 30 detik dari saat lepas landas hingga pesawat jatuh. Ketika pesawat mencapai kecepatan tertinggi yang tercatat, dalam waktu kurang dari satu detik, saklar pemutus bahan bakar kedua mesin berpindah dari “RUN” ke “CUTOFF” secara berurutan. Meski saklar sempat dikembalikan ke posisi semula, upaya tersebut terlambat karena pesawat sudah kehilangan ketinggian secara drastis.

Salah satu pilot sempat memanggil sinyal darurat dengan menyebutkan, “MAYDAY, MAYDAY, MAYDAY,” sebelum hilang kontak.

Terry Tozer, mantan pilot dan analis penerbangan, menyebut peristiwa ini “sangat aneh dan tidak lazim.” Menurutnya, saklar bahan bakar biasanya tidak disentuh setelah lepas landas. “Sayangnya, ketinggian terlalu rendah dan mesin tidak punya cukup waktu untuk pulih,” ujarnya kepada Sky News.

Laporan awal tidak menyebutkan apakah ada kesalahan teknis, kesengajaan, atau kegagalan sistem yang menyebabkan pergeseran saklar tersebut. Belum ada pula rekomendasi kepada Boeing selaku produsen pesawat. Boeing dalam pernyataannya menyatakan belasungkawa dan komitmennya untuk mendukung penuh penyelidikan yang tengah dilakukan.

Baca juga : Kebumen; SPBU 44.543.17 Diduga Jadi Sumber Kejahatan Energi: Mafia BBM Subsidi Gerogoti Negara

Menteri Penerbangan Sipil India, Kinjarapu Ram Mohan Naidu, meminta publik untuk tidak berspekulasi hingga laporan akhir dirilis. “Ini baru laporan awal. Kita harus menunggu hasil investigasi yang tuntas,” katanya kepada awak media.

Air India juga menyatakan kerja sama penuh dalam proses investigasi. “Kami terus berkoordinasi dengan otoritas yang berwenang, termasuk AAIB dan regulator lainnya,” kata pihak maskapai dalam pernyataan resmi.

Sebagai langkah pencegahan, otoritas penerbangan India telah memerintahkan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh armada Boeing 787 Dreamliner milik Air India, yang berjumlah 33 unit.

Kecelakaan ini kembali menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap keselamatan operasional pasca-lepas landas, termasuk pemantauan ketat terhadap sistem kendali bahan bakar dan protokol komunikasi antar-pilot. Investigasi menyeluruh dan transparan menjadi kunci untuk mencegah bencana serupa di masa mendatang.

Pewarta : Setiawan S.TH

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kebumen; SPBU 44.543.17 Diduga Jadi Sumber Kejahatan Energi: Mafia BBM Subsidi Gerogoti Negara
Next: Iran Tegaskan Komitmen NPT dan Format Baru Kerja Sama Nuklir: Respons Diplomatik Pascakonflik Iran-Israel

Related Stories

Kedaulatan Kognitif Anak

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
JSDF Kirim Kapal Tempur

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by