Skip to content
28/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Tragedi Malam di Kabul: Serangan Udara Pakistan Hancurkan Pusat Rehabilitasi Narkoba, Ratusan Jiwa Melayang

Tragedi Malam di Kabul: Serangan Udara Pakistan Hancurkan Pusat Rehabilitasi Narkoba, Ratusan Jiwa Melayang

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 minutes read
Tragedi Malam di Kabul
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Kabul – Malam Senin (16 Maret 2026) menjadi malam kelam bagi ratusan pasien dan petugas di Rumah Sakit Pengobatan Kecanduan Omid, sebuah fasilitas rehabilitasi narkoba terbesar di ibu kota Afghanistan. Serangan udara yang dituding dilakukan oleh angkatan udara Pakistan menghancurkan sebagian besar kompleks rumah sakit berkapasitas 2.000 tempat tidur tersebut sekitar pukul 21.00 waktu setempat.

Menurut pernyataan resmi pemerintah Afghanistan, serangan itu menewaskan sedikitnya 408 orang dan melukai 265 lainnya. Korban mayoritas adalah pasien yang sedang menjalani pemulihan dari kecanduan narkoba—kelompok rentan yang seharusnya dilindungi dalam situasi konflik bersenjata. Tim penyelamat masih bekerja hingga Selasa pagi, menggunakan alat berat untuk mengangkat puing-puing sambil mencari korban yang tertimbun. Saksi mata melaporkan pemandangan mengerikan: beberapa pasien terbakar di tempat tidur mereka, sementara yang lain tertimpa reruntuhan dinding yang roboh.

Rumah sakit Omid, yang sebelumnya dikenal sebagai Rumah Sakit Pengobatan Kecanduan Ibn Sina, dibangun ulang dan diperluas sekitar setahun lalu sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mengatasi epidemi kecanduan narkoba di Afghanistan. Lokasinya berada di dekat bandara internasional Kabul dan bersebelahan dengan bekas pangkalan militer NATO Camp Phoenix—sebuah area yang kini diklaim telah diubah fungsi sepenuhnya menjadi fasilitas sipil. Namun, Pakistan bersikeras bahwa target mereka adalah “situs penyimpanan amunisi dan peralatan teroris militer” di lokasi tersebut, dan menegaskan bahwa rumah sakit berada beberapa kilometer jauhnya dari sasaran sebenarnya.

Juru bicara Kementerian Informasi Pakistan menyatakan serangan itu “tepat, disengaja, dan profesional”, serta menolak tuduhan bahwa fasilitas kesehatan menjadi sasaran. Mereka menuding pihak Afghanistan menyebarkan informasi palsu untuk membentuk opini publik. Sementara itu, juru bicara pemerintah Afghanistan Zabihullah Mujahid menyebut serangan ini sebagai “tindakan biadab yang menargetkan rumah sakit dan warga sipil tak berdosa”, termasuk pecandu narkoba yang sedang berjuang pulih.

Konflik bersenjata antara kedua negara tetangga ini telah memasuki minggu ketiga sejak akhir Februari 2026. Bentrokan dimulai dari serangan udara Pakistan yang menargetkan kelompok militan Tehrik-i-Taliban Pakistan (TTP), yang dituduh mendapatkan perlindungan di wilayah Afghanistan. Kabul membantah tuduhan tersebut dan membalas dengan serangan lintas batas. Eskalasi ini telah mengganggu gencatan senjata yang sempat dimediasi Qatar pada Oktober tahun lalu, dan menimbulkan kekhawatiran internasional karena wilayah perbatasan masih menjadi sarang kelompok militan seperti Al-Qaida dan ISIS.

Baca juga : Hentakan Bersejarah bagi Reformasi Keuangan Vatikan: Pengadilan Banding Batalkan Vonis Kardinal Becciu, Perintahkan Sidang Ulang

Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Afghanistan menyampaikan belasungkawa mendalam dan menyerukan gencatan senjata segera serta penyelidikan independen. Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia PBB menekankan bahwa pihak yang bertanggung jawab harus diadili sesuai standar hukum internasional. Sejak konflik meletus, ratusan warga sipil Afghanistan—termasuk anak-anak—telah menjadi korban, dan puluhan ribu orang terpaksa mengungsi.

Di tengah duka yang mendalam, keluarga korban berkerumun di rumah sakit-rumah sakit sekitar, mencari informasi tentang orang-orang tercinta. Otoritas setempat merilis daftar ratusan nama pasien yang dinyatakan selamat untuk meredakan kepanikan. Namun, bagi banyak orang seperti Haji Najibullah—yang kehilangan kontak dengan putra dan kerabatnya yang dirawat di Omid—hanya doa dan harapan yang tersisa.

Insiden ini bukan sekadar bentrokan militer biasa; ia menyingkap kerentanan sipil di tengah rivalitas geopolitik yang semakin memanas. Dunia menanti langkah diplomatik yang bisa meredakan api perang sebelum menelan lebih banyak korban tak berdosa.

Pewarta : Anjar Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Hentakan Bersejarah bagi Reformasi Keuangan Vatikan: Pengadilan Banding Batalkan Vonis Kardinal Becciu, Perintahkan Sidang Ulang
Next: Ledakan Kompor Gas Picu Kebakaran Hebat, Tujuh Usaha Rakyat di Baturetno Ludes Terbakar

Related Stories

Rubio Yakinkan Negara Teluk

Rubio Yakinkan Negara Teluk: AS Tetap Solid Dukung Kawasan di Tengah Negosiasi Iran

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Rusia Kerahkan Perisai Udara ke Moskow dan Kediaman Putin

Rusia Kerahkan Perisai Udara ke Moskow dan Kediaman Putin, Ukraina Terus Gempur Kilang Minyak Jauh di Dalam Rusia

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Puluhan Warga Pasca-Kesepakatan

Gencatan Senjata Rapuh: Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Puluhan Warga Pasca-Kesepakatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  2. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  3. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  4. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda
  5. Wisnu mengenai Ning Nuri: Srikandi PKB Ngawi yang Siap Merajut Kekuatan untuk Pemilu 2029

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Drama Sundulan Akhir: Kroasia Bangkit di Menit Krusial dan Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
  • Adab Tinggi Kapolres Melawi: Menunduk, Mencium Tangan, dan Memeluk Sesepuh di Tengah Tugas Kepemimpinan
  • Integrasi Mega Hub Transportasi Jakarta: Jembatan Donat Dukuh Atas Siap Hubungkan Enam Moda Kereta
  • Harga Pertalite di Lampung Barat Melonjak hingga Rp14.000 per Liter: Subsidi Rakyat Disalahgunakan?
  • Ayah Berperan Sentral: Wamendukbangga Dorong Penguatan Pengasuhan Keluarga Cegah Stunting di Papua
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.