Skip to content
23/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • Tragedi di Umbul Lima: Dugaan Serangan Satwa Buas Menewaskan Warga Lansia

Tragedi di Umbul Lima: Dugaan Serangan Satwa Buas Menewaskan Warga Lansia

TEAM BUSER BERITA Posted on 1 tahun ago 3 minutes read
Dugaan Serangan Satwa Buas Menewaskan Warga Lansia
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Lampung Barat, 10 Juli 2025 — Masyarakat Umbul Lima, Pekon Sukabumi, Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat, digemparkan oleh penemuan jenazah seorang pria lanjut usia yang diduga menjadi korban serangan hewan buas. Korban diketahui bernama Misni (63 tahun), warga setempat yang dilaporkan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan tubuh tidak utuh lagi.

Penemuan tragis ini terjadi pada Kamis sore (10/07/2025) sekitar pukul 19.30 WIB, ketika warga setempat mencurigai keberadaan tubuh manusia di area perkebunan yang berbatasan dengan kawasan hutan. Menurut keterangan warga sekaligus Camat Kecamatan Suoh, Daved Jakson, yang dihubungi melalui pesan WhatsApp oleh awak media, korban memang dikenal sering berkebun di lokasi tersebut. Saat kejadian, Daved tengah berada di Bandar Lampung.

“Benar, telah ditemukan seorang warga atas nama Misni dalam keadaan meninggal dunia di kebun milik warga di Umbul Lima. Dugaan sementara, korban menjadi mangsa binatang buas. Saat ditemukan, kondisi korban penuh luka cakaran dan salah satu kakinya hanya tersisa tulang,” ujar Daved.

Informasi lapangan menyebutkan bahwa lokasi kebun tempat korban ditemukan berbatasan langsung dengan kawasan hutan yang masih alami, tempat habitat berbagai jenis satwa liar, termasuk hewan predator seperti harimau sumatera, beruang madu, dan babi hutan.

Kondisi tubuh korban yang mengalami luka parah dan kehilangan sebagian anggota tubuh menimbulkan dugaan kuat bahwa korban diserang oleh satwa liar. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) ataupun pihak berwenang terkait identifikasi jenis hewan yang diduga menyerang korban.

Masyarakat setempat segera melakukan evakuasi jenazah dari lokasi kejadian menuju rumah duka. Prosesi pemakaman rencananya dilakukan secara adat setelah jenazah diserahkan kepada keluarga.

Kejadian ini menambah kekhawatiran warga terhadap potensi konflik manusia dan satwa liar, mengingat aktivitas berkebun sering dilakukan di wilayah yang beririsan langsung dengan habitat satwa.

Baca juga : Penguatan Profesionalisme Sat Reskrim: Dirreskrimsus Polda Lampung Kunjungi Polres Lampung Timur

Dari sudut pandang etika lingkungan dan kebijakan konservasi, kasus ini mencerminkan ketegangan antara kebutuhan manusia akan lahan produktif dan upaya pelestarian kawasan hutan. Minimnya batas yang jelas antara permukiman dan habitat satwa bisa memicu konflik seperti ini, terutama ketika eksploitasi lahan tidak diimbangi dengan mitigasi risiko serangan hewan buas.

Dalam konteks hukum dan perlindungan masyarakat, perlu dikaji ulang sistem peringatan dini dan edukasi warga terhadap potensi ancaman satwa liar, terutama bagi komunitas yang tinggal atau berkegiatan di sekitar hutan konservasi.

Tragedi ini menjadi pintu masuk penting bagi studi lanjutan mengenai human-wildlife conflict di kawasan penyangga hutan Sumatera. Ke depan, perlu ada kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, BKSDA, TNI/Polri, dan akademisi untuk menyusun peta risiko serta strategi adaptif berbasis komunitas.

Pewarta : IF

About the Author

TEAM BUSER BERITA

Author

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Penguatan Profesionalisme Sat Reskrim: Dirreskrimsus Polda Lampung Kunjungi Polres Lampung Timur
Next: Polisi Buru Pelaku Keji Pembuang Jasad Bayi di Makam Ngadirojo, Wonogiri

Related Stories

Sinergi Lintas Sektor Makin Kokoh

Sinergi Lintas Sektor Makin Kokoh: Apel Gabungan Polsek BAB Tapan Perkuat Keamanan dan Pelayanan Publik di Pesisir Selatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 22 jam ago 0
Bupati Lombok Barat Jadi Korban OTT, Ini Rangkuman Hukum Kemarin

KPK Tak Kenal Ampun: Bupati Lombok Barat Jadi Korban OTT, Ini Rangkuman Hukum Kemarin

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Polda DIY dan Komunitas Jogja Menyapa Gulung Lengan Bantu Sesama

Sinergi Digital yang Menyentuh Nyata: Polda DIY dan Komunitas Jogja Menyapa Gulung Lengan Bantu Sesama

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan: Bawaslu Solo Tanamkan Literasi Demokrasi di Pesantren
  • Tragedi Tak Terduga: Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS
  • DPRD Solo Beri Dukungan Moral ke Satpol PP: Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda
  • Gelombang Panas Ekstrem Jepang: Suhu 40 Derajat Celsius Mengancam 41 Prefektur
  • Sinergi Penegakan Hukum: Polres Padangsidimpuan Limpahkan Kasus Rokok Ilegal Beserta Pelaku ke Bea Cukai Sibolga
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.