RI News. Sragen – Suasana khidmat menyelimuti Pendapa Sumonegaran di Rumah Dinas Bupati Sragen pada Kamis (2/4/2026). Bupati Sragen Sigit Pamungkas resmi melantik tiga kepala desa hasil pergantian antarwaktu (PAW). Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat roda pemerintahan desa di tengah upaya percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Ketiga kepala desa yang dilantik adalah Joko Sukisno sebagai Kepala Desa Tegalombo, Kecamatan Kalijambe; Hariyatno sebagai Kepala Desa Bener, Kecamatan Ngrampal; serta Saifudin Ma’arif sebagai Kepala Desa Suwatu, Kecamatan Tanon. Prosesi diawali dengan pengambilan sumpah dan janji jabatan oleh Bupati Sigit Pamungkas, diikuti penyematan tanda pangkat kepada masing-masing pejabat baru.
Acara tersebut turut dihadiri perangkat desa dari ketiga wilayah serta pimpinan kecamatan terkait. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga kontinuitas kepemimpinan desa pasca keberangkatan tiga kepala desa sebelumnya yang berhalangan tetap karena meninggal dunia.

Dalam sambutannya, Bupati Sigit Pamungkas menekankan bahwa tidak ada perbedaan substansial antara tugas kepala desa definitif dengan kepala desa PAW. “Mereka melanjutkan sisa masa jabatan hingga Desember 2027. Tugas utamanya tetap sama: melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujarnya.
Bupati berharap ketiga kepala desa baru dapat bekerja dengan baik, jujur, disiplin, cepat, cermat, dan tepat. Menurutnya, kepala desa memegang peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, mulai dari pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penanggulangan bencana dan penanganan kedaruratan di tingkat paling bawah.
Sigit juga menyampaikan pesan empati bagi keluarga almarhum kepala desa sebelumnya. “Bagi yang telah meninggal dunia, semoga amal-amalnya menjadi amal jariyah yang terus mengalir. Keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan dan mampu melanjutkan kebaikan almarhum,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah desa dengan program-program nasional. Ia secara khusus meminta para kepala desa PAW untuk mendukung dan menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu prioritas utama. Selain MBG, program lain yang disebutkan meliputi koperasi merah putih dan sekolah rakyat.
“Ketika program nasional berjalan lancar di tingkat desa, masyarakat akan langsung merasakan manfaatnya. Desa harus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat,” tegas Sigit.
Di samping program nasional, Bupati juga mengingatkan sejumlah program unggulan Pemerintah Kabupaten Sragen yang dapat dimanfaatkan warga desa, seperti pinjaman modal berbunga nol persen, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), serta penyediaan seragam gratis bagi siswa baru. Para kepala desa baru pun mendapatkan fasilitas sawah bengkok hingga empat hektare sebagai pendukung kelancaran tugas mereka.
Pelantikan ini diharapkan tidak hanya mengisi kekosongan jabatan, tetapi juga membawa angin segar bagi kemajuan tiga desa tersebut. Dengan semangat pelayanan yang tinggi, ketiga kepala desa diharapkan mampu mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat fondasi desa dalam mendukung agenda pembangunan yang lebih luas di Kabupaten Sragen.
Pewarta : Rendro P

