Skip to content
20/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Sidang Majelis Umum PBB ke-80: Momentum Pengakuan Palestina dan Pembaruan Komitmen Global

Sidang Majelis Umum PBB ke-80: Momentum Pengakuan Palestina dan Pembaruan Komitmen Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 4 min read
Momentum Pengakuan Palestina dan Pembaruan Komitmen Global
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. New York, 21 September 2025 – Di tengah hiruk-pikuk Manhattan, Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kembali menjadi pusat diplomasi dunia. Sidang Majelis Umum ke-80, yang dibuka sejak 9 September, memasuki fase krusial dengan tema “Better Together: 80 Years and More for Peace, Development, and Human Rights”. Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan panggilan untuk memperkuat multilateralisme di era ketidakpastian global, di mana konflik, perubahan iklim, dan ketimpangan semakin saling terkait.

Sebagai peringatan 80 tahun berdirinya PBB, sidang tahun ini menekankan solidaritas antarnegara untuk memajukan perdamaian, pembangunan berkelanjutan, dan hak asasi manusia. Dari total 193 negara anggota, sebanyak 145 telah mengonfirmasi partisipasi mereka per 11 September, dengan 137 di antaranya diwakili oleh kepala negara atau pemerintahan, lima oleh wakil presiden, dan tiga oleh wakil perdana menteri. Angka ini mencerminkan minat tinggi terhadap agenda yang mencakup isu-isu mendesak, termasuk pengakuan Palestina sebagai negara berdaulat.

Indonesia, salah satu anggota pendiri PBB yang konsisten dalam advokasi isu global, turut ambil bagian dengan delegasi dipimpin Presiden Prabowo Subianto. Ini menandai kehadiran pertama seorang presiden Indonesia di sidang tahunan sejak satu dekade terakhir. Prabowo dijadwalkan berpidato pada sesi Debat Umum Tingkat Tinggi pada 23 September, tepat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva. Pidatonya diharapkan menyoroti prioritas nasional, termasuk dukungan teguh terhadap kedaulatan Palestina.

Pembahasan pengakuan Palestina menjadi sorotan utama, di tengah eskalasi ketegangan di Timur Tengah. Sidang ini diharapkan menghasilkan resolusi yang, meskipun tidak mengikat secara hukum kecuali untuk kasus tertentu seperti pengakuan negara, membawa bobot moral signifikan. Beberapa negara Eropa dan sekutunya telah menyatakan niat untuk secara resmi mengakui Palestina, menandai pergeseran sikap yang potensial mengubah dinamika konflik Israel-Palestina.

Presiden Prancis Emmanuel Macron, misalnya, menyatakan kesiapan negaranya untuk mendeklarasikan pengakuan terhadap Palestina di depan Majelis Umum. “Langkah ini adalah bagian dari rencana perdamaian yang lebih luas untuk Timur Tengah,” ujar Macron, menekankan urgensi solusi dua negara. Serupa dengan itu, Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengumumkan pengakuan resmi pada sidang ini, dengan alasan reformasi pemerintahan yang dijanjikan oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas. “Kanada bermaksud mengakui Negara Palestina pada Sidang Majelis Umum ke-80 PBB yang akan dilaksanakan pada September 2025,” kata Carney dalam konferensi pers baru-baru ini.

Baca juga : Perjuangan Asri Welas di Balik Layar Film Kang Solah From Kang Mak x Nenek Gayung

Gerakan ini tidak terbatas pada Prancis dan Kanada. Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot menyebutkan bahwa Prancis bersama 14 negara lain telah mengeluarkan seruan kolektif untuk pengakuan Palestina, mengajak lebih banyak negara bergabung. Di antara negara yang baru pertama kali menyatakan niat serupa adalah Australia, Finlandia, Selandia Baru, Portugal, Andorra, Malta, San Marino, dan Luksemburg. Perubahan sikap ini, yang didorong oleh tekanan internasional atas kebijakan Israel belakangan ini, bisa memperkuat momentum menuju solusi dua negara.

Dari perspektif Indonesia, isu Palestina tetap menjadi prioritas. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan bahwa delegasi akan menyuarakan dukungan teguh, meski detailnya belum dirinci. “Tidak akan ada perdamaian abadi tanpa solusi dua negara. Jalan menuju perdamaian tetap satu, yakni terwujudnya Negara Palestina merdeka dan berdaulat dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya,” kata Sugiono, juru bicara Kemlu. Presiden Prabowo sendiri tiba di New York pada 20 September, setelah menghadiri Osaka Expo di Jepang, siap menyampaikan posisi Indonesia di panggung dunia.

Rangkaian acara sidang dimulai dengan pertemuan tingkat tinggi pada 22 September, pukul 09.00 waktu setempat, untuk memperingati 80 tahun PBB. Dilanjutkan pukul 10.00 dengan diskusi tentang 30 tahun Konferensi Dunia Keempat tentang Perempuan. Sore harinya, pukul 14.00 hingga 16.00, fokus pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG), mengikuti amanat KTT SDG 2019. Puncaknya, pukul 15.00, adalah Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara, diketuai bersama oleh Prancis dan Arab Saudi. Konferensi ini bertujuan menggalang dukungan global untuk pelaksanaan solusi dua negara.

Sesi Debat Umum berlangsung dari 23 hingga 27 September, dilanjutkan pada 29 September, di mana para pemimpin dunia menguraikan visi mereka terhadap tantangan global. Selain itu, pertemuan paralel membahas isu seperti perubahan iklim, ekonomi berkelanjutan, dan pencegahan penyakit tidak menular.

Sidang ini bukan hanya forum diplomasi, melainkan cerminan evolusi multilateralisme pasca-Perang Dunia II. Dengan tema yang menekankan “better together”, PBB berupaya merevitalisasi komitmen kolektif di tengah fragmentasi geopolitik. Pengakuan Palestina, jika terealisasi, bisa menjadi preseden bagi resolusi konflik lain, meski tantangannya tetap besar mengingat veto potensial di Dewan Keamanan.

Indonesia, dengan sejarah panjang sebagai suara dari dunia berkembang, berada di posisi strategis untuk memengaruhi diskusi. Kehadiran Prabowo diharapkan tidak hanya menyuarakan aspirasi nasional, tapi juga memperkuat solidaritas Selatan Global. Di tengah tekanan terhadap Palestina, sidang ini bisa menjadi titik balik, didukung oleh pergeseran sikap Eropa yang semakin vokal. Namun, keberhasilan akhirnya bergantung pada aksi konkret pasca-sidang, bukan sekadar retorika.

Pewarta : Albertus Parikesit

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Perjuangan Asri Welas di Balik Layar Film Kang Solah From Kang Mak x Nenek Gayung
Next: Menag Nasaruddin Umar Salurkan Bantuan Rp300 Juta untuk Korban Banjir Pasar Badung, Bali

Related Stories

Patriotisme Daerah sebagai Pilar Utama Kekuatan Bangsa
2 min read

Patriotisme Daerah sebagai Pilar Utama Kekuatan Bangsa: Presiden Prabowo Tekankan Komitmen Pimpinan DPRD di Magelang

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Mafia Pangan di Balik Garis Pantai Panjang
3 min read

Mafia Pangan di Balik Garis Pantai Panjang: Mentan Amran Desak Pengusutan Akar Penyelundupan Bawang dan Cabai Ilegal di Pontianak

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Kolaborasi Pendidikan Tinggi dengan AS Dorong Lonjakan Inovasi Semikonduktor dan Kesehatan
2 min read

Indonesia Bidik Talenta Global: Kolaborasi Pendidikan Tinggi dengan AS Dorong Lonjakan Inovasi Semikonduktor dan Kesehatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Ketika Seni Menjadi Harapan: Insinyur Paris Menangkan Lukisan Picasso Senilai Lebih dari 1 Juta Euro dalam Undian Amal untuk Penelitian Alzheimer
  • Kontroversi Kepolisian di Tengah Tragedi Kyiv: Pelarian Dua Petugas Soroti Celah Respons Darurat di Ukraina
  • Korea Utara Uji Rudal Berhulu Ledak Bom Kluster untuk Kedua Kali: Sinyal Eskalasi di Tengah Peluang Diplomasi dengan Trump
  • Ketegangan di Selat Hormuz: Penyitaan Kapal Iran oleh AS Mengancam Gencatan Senjata dan Pasokan Energi Global
  • Truk Muatan Daun Jeruk Tabrak Pohon di Jalan Wonogiri–Ngadirojo, Penumpang Tewas di Tempat
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.