Skip to content
22/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan Puluhan Warga Sipil Jelang Pembukaan Perlintasan Rafah: Ancaman bagi Kelanjutan Gencatan Senjata

Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan Puluhan Warga Sipil Jelang Pembukaan Perlintasan Rafah: Ancaman bagi Kelanjutan Gencatan Senjata

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan Puluhan Warga Sipil Jelang Pembukaan Perlintasan Rafah
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Deir al-Balah, Gaza – Di tengah harapan rapuh atas kemajuan fase kedua perjanjian gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat, serangkaian serangan udara Israel pada akhir pekan menewaskan sedikitnya 30 warga Palestina, termasuk sejumlah anak-anak, menurut laporan rumah sakit di Jalur Gaza. Kejadian ini menjadi salah satu hari paling mematikan sejak gencatan senjata mulai berlaku pada Oktober tahun lalu, dan langsung memicu kecaman keras dari mediator regional serta tuduhan pelanggaran truce dari kedua belah pihak.

Serangan menyasar beragam sasaran sipil dan semi-sipil di berbagai wilayah Gaza. Di Kota Gaza, sebuah gedung apartemen hancur menewaskan tiga anak perempuan beserta bibi dan nenek mereka—semuanya warga sipil tanpa keterkaitan dengan kelompok bersenjata, menurut kesaksian keluarga yang diterima rumah sakit Shifa. Serangan terpisah menghantam sebuah kantor polisi di wilayah yang sama, menewaskan setidaknya 14 orang, termasuk empat petugas polisi wanita, warga sipil, dan tahanan yang sedang ditahan di lokasi tersebut.

Di selatan, kamp tenda pengungsi di Khan Younis menjadi sasaran yang menyebabkan kebakaran hebat. Tujuh korban tewas dalam insiden itu, termasuk seorang ayah, tiga anaknya, dan tiga cucu. Seorang saksi mata, Atallah Abu Hadaiyed, menggambarkan kekacauan pasca-ledakan: “Kami berlari ke sana dan menemukan tubuh-tubuh berserakan di antara kobaran api. Kami tak tahu lagi apakah ini masih masa damai atau kembali ke perang. Di mana janji gencatan senjata itu?”

Kronologi kejadian ini muncul hanya sehari setelah militer Israel menyatakan telah membunuh tujuh militan yang diduga melanggar garis pembatas gencatan senjata di wilayah Rafah yang dikuasai Israel—tiga orang keluar dari terowongan dan empat lainnya mendekati pos pasukan. Pernyataan resmi militer Israel menegaskan bahwa aksi hari Sabtu merupakan respons langsung terhadap pelanggaran tersebut, sejalan dengan pola serangan balasan yang telah berulang sejak Oktober.

Di sisi lain, Hamas menyebut serangan-serangan itu sebagai “pelanggaran mencolok yang diperbarui” dan mendesak Washington serta mediator lain—terutama Mesir dan Qatar—untuk menekan Israel agar menghentikan aksi militer. Pejabat senior Hamas, Bassem Naim, melalui pernyataan publiknya mempertanyakan keberadaan badan internasional yang diusulkan untuk mengelola Gaza pasca-konflik, menyebutnya lebih mirip “dewan perang” ketimbang instrumen perdamaian.

Konteks yang lebih luas menunjukkan betapa rapuhnya proses de-eskalasi. Pembukaan terbatas perlintasan Rafah dengan Mesir—yang dijadwalkan mulai berlaku hari Minggu—menjadi tonggak penting fase kedua perjanjian tersebut. Perlintasan ini selama hampir seluruh durasi konflik ditutup, menjadikannya simbol harapan bagi puluhan ribu warga Gaza yang membutuhkan perawatan medis di luar wilayah, di tengah kehancuran sebagian besar infrastruktur kesehatan. Namun, pembukaan tersebut hanya untuk pergerakan manusia secara terbatas, sementara isu-isu struktural seperti demiliterisasi Gaza pasca-pemerintahan Hamas selama hampir dua dekade dan pembentukan otoritas baru untuk rekonstruksi masih jauh dari resolusi.

Baca juga : Tragedi Kelam di Cilacap: Balita Tewas Akibat Kekerasan Seksual Tetangga, Pelaku Diamankan

Data Kementerian Kesehatan Gaza—yang secara konsisten dianggap kredibel oleh badan-badan PBB dan pengamat independen—mencatat setidaknya 520 warga Palestina tewas akibat tembakan Israel sejak gencatan senjata dimulai. Angka korban hari Sabtu jauh melampaui rata-rata harian, menggarisbawahi ketegangan yang masih membayangi transisi menuju perdamaian berkelanjutan.

Perang yang dipicu serangan Hamas pada Oktober 2023—yang menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel selatan dan menyandera 251 orang—telah meninggalkan luka mendalam di kedua pihak. Pemulihan jenazah sandera terakhir di Gaza baru-baru ini menjadi salah satu prasyarat penyelesaian fase awal, namun insiden kekerasan sporadis seperti ini mengingatkan bahwa fondasi gencatan senjata masih rentan terhadap eskalasi.

Di tengah tekanan diplomatik yang meningkat, pembukaan Rafah seharusnya menjadi sinyal kemajuan konkret. Namun, korban sipil yang terus berjatuhan menimbulkan pertanyaan mendasar: apakah mekanisme pengawasan dan akuntabilitas yang ada mampu mencegah kembalinya siklus kekerasan, atau justru menjadi pengingat bahwa perdamaian sejati memerlukan lebih dari sekadar kesepakatan sementara di atas kertas.

Pewarta: Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Tragedi Kelam di Cilacap: Balita Tewas Akibat Kekerasan Seksual Tetangga, Pelaku Diamankan
Next: Eskalasi Mematikan di Balochistan: Serangan Terkoordinasi BLA Menandai Titik Balik Insurgensi Baloch

Related Stories

Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Puluhan Warga Pasca-Kesepakatan

Gencatan Senjata Rapuh: Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Puluhan Warga Pasca-Kesepakatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Persimpangan Sejarah yang Mengguncang Persahabatan Polandia-Ukraina

Persimpangan Sejarah yang Mengguncang Persahabatan Polandia-Ukraina

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Serangan Rusia Terus Meluluhlantakkan Kota-Kota Ukraina

Serangan Rusia Terus Meluluhlantakkan Kota-Kota Ukraina: Korban Sipil Tak Berhenti Berjatuhan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  2. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  3. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  4. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda
  5. Wisnu mengenai Ning Nuri: Srikandi PKB Ngawi yang Siap Merajut Kekuatan untuk Pemilu 2029

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Festival Bakcang Singkawang: Ribuan Bakcang dan Es Kacang Hijau Gratis Pererat Kebersamaan Budaya
  • Veda Ega Pratama Rayakan Perjuangan Heroik dari Posisi ke-20 hingga Finis Kelima di Moto3 GP Ceko 2026
  • Surabaya Fashion Festival 2026: Catwalk Raksasa Jalan Tunjungan yang Menggerakkan Ekonomi Kreatif Kota Pahlawan
  • Sahabat Anggur 1 Dominasi Putri Krora, Melaju Gagah ke Perempat Final Idul Adha Cup
  • Danrem 072/Pamungkas Hadiri Pembukaan Mandiri Jogja Marathon 2026: Olahraga yang Menyatukan Semangat dan Pariwisata Budaya
Copyright © RI News Production | Editor IT by Setiawan Wibisono S.Th | PT. Virnanda Creator Productions .