Skip to content
08/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Senja Tradisi Terompet Tradisional di Wonogiri Menjelang Tahun Baru 2026

Senja Tradisi Terompet Tradisional di Wonogiri Menjelang Tahun Baru 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 2 minutes read
Senja Tradisi Terompet Tradisional di Wonogiri Menjelang Tahun Baru 2026
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jatisrono, 1 Januari 2026 – Menjelang malam pergantian tahun ke 2026, pedagang musiman kembali menghiasi pinggir jalan di kawasan terminal Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, dengan tumpukan terompet warna-warni. Sejak akhir Desember 2025, lapak-lapak sementara ini menawarkan berbagai bentuk dan ukuran terompet, dengan harga berkisar antara Rp10.000 hingga Rp20.000 per buah. Bagi banyak keluarga, terompet tetap menjadi simbol sederhana kegembiraan dalam menyambut tahun baru, meski hanya bersifat musiman.

Namun, di balik keramaian sementara itu, para pengrajin terompet tradisional dari Kecamatan Bulukerto merasakan perubahan yang signifikan. Sutarno, seorang pengrajin yang telah menekuni pembuatan terompet sejak 1989, mengungkapkan bahwa pesanan kini jauh berkurang dibandingkan masa lalu. “Dulu, sebelum 2015, pesanan bisa mencapai 12.000 hingga 15.000 buah, bahkan dari kota-kota besar seperti Solo dan Jakarta. Sekarang, paling banyak hanya sekitar 5.000 buah,” katanya saat ditemui di sebuah pangkalan di wilayah Jatisrono pada akhir Desember 2025.

Distribusi produk Sutarno yang dulu menjangkau Yogyakarta hingga ibu kota kini menyusut drastis. Mayoritas pembeli saat ini adalah pengecer lokal di Solo dan Yogyakarta, yang membelinya sebagai suvenir pesta akhir tahun. Penurunan ini mencerminkan pergeseran preferensi masyarakat terhadap terompet berbahan plastik massal, yang diproduksi secara semi-industri dengan harga lebih kompetitif dan variasi bentuk yang lebih modern.

Pengalaman serupa dialami Warsono, pengrajin dari Desa Domas, Bulukerto. Ia mencatat bahwa terompet berbahan kertas buatannya semakin kurang diminati, digantikan oleh versi plastik yang lebih tahan lama dan mudah didapat. “Meski begitu, produk kertas dari sini masih ada pasarnya, terutama untuk anak-anak karena harganya terjangkau dan ramah di tangan kecil,” ujarnya.

Fenomena ini bukan hanya lokal di Wonogiri, melainkan bagian dari tren nasional di mana tradisi meniup terompet tahun baru mulai bergeser. Perayaan semakin condong ke bentuk yang lebih sederhana dan ramah lingkungan, dengan fokus pada kebersamaan keluarga daripada atribut meriah seperti terompet atau kembang api. Pengrajin seperti Sutarno dan Warsono, yang mewarisi keterampilan kerajinan tangan ini dari generasi sebelumnya, kini menghadapi tantangan mempertahankan usaha musiman yang pernah menjadi andalan ekonomi pedesaan.

Baca juga : Inkonsistensi Pernyataan Aparat Desa dalam Polemik Dugaan Konversi Lahan Sawah Produktif di Kendal

Di tengah perubahan ini, terompet tradisional dari Bulukerto tetap menyimpan nilai budaya sebagai warisan kerajinan lokal, meski masa depannya bergantung pada bagaimana masyarakat menyikapi evolusi tradisi pergantian tahun.

Pewarta : Nandar Suyadi

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Inkonsistensi Pernyataan Aparat Desa dalam Polemik Dugaan Konversi Lahan Sawah Produktif di Kendal
Next: Debat Nama Daerah Otonomi Baru di Wilayah Barat Kabupaten Bogor

Related Stories

Wonogiri Siap Sambut Era Wajib Halal- Sinergi Pemerintah Daerah Perkuat Ekosistem UMKM

Wonogiri Siap Sambut Era Wajib Halal: Sinergi Pemerintah Daerah Perkuat Ekosistem UMKM

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 jam ago 0
Desa Pesu Desak Renovasi Jembatan Balong

Desa Pesu Desak Renovasi Jembatan Balong: Warisan Kolonial yang Kian Mengancam Keselamatan dan Mobilitas Warga

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 jam ago 0
Kenangan Manis di Tengah Aturan Ketat

Kenangan Manis di Tengah Aturan Ketat: Wisuda SMP Negeri Tetap Digelar Tanpa Beban Orang Tua

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Debut Heroik Veda Ega Pratama di Sirkuit Balaton: Finis 16 Besar Meski Dibayangi Penalti
  • Wonogiri Siap Sambut Era Wajib Halal: Sinergi Pemerintah Daerah Perkuat Ekosistem UMKM
  • Desa Pesu Desak Renovasi Jembatan Balong: Warisan Kolonial yang Kian Mengancam Keselamatan dan Mobilitas Warga
  • Kenangan Manis di Tengah Aturan Ketat: Wisuda SMP Negeri Tetap Digelar Tanpa Beban Orang Tua
  • Jonatan Christie Gagal Raih Mahkota Indonesia Open 2026: Dominasi Victor Lai yang Tak Terduga
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.