Skip to content
23/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Reformasi Keadilan Modern: Indonesia Dorong Pendekatan Pemulihan di Forum Global Probation dan Parole

Reformasi Keadilan Modern: Indonesia Dorong Pendekatan Pemulihan di Forum Global Probation dan Parole

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 minutes read
Indonesia Dorong Pendekatan Pemulihan di Forum Global Probation dan Parole
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Bali – Keadilan di era kontemporer tidak lagi cukup diukur dari seberapa tegas sebuah negara menjatuhkan hukuman pidana. Sebaliknya, keadilan sejati terletak pada kemampuan negara membangun keseimbangan yang holistik antara akuntabilitas pelaku, perlindungan korban, keselamatan masyarakat, penghormatan martabat manusia, serta peluang reintegrasi sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, dalam pidato utama pada hari pertama 7th World Congress on Probation and Parole (WCPP) 2026 yang berlangsung di Bali International Convention Centre, Nusa Dua, Selasa (14/4/2026).

Yusril menegaskan bahwa tema kongres internasional tersebut, “Getting Smart on Justice: Healing Hearts & Safer Societies”, mencerminkan kebutuhan mendesak dunia untuk membangun sistem peradilan yang tidak hanya tegas, tetapi juga rasional, manusiawi, dan berfokus pada pemulihan.

“Probation dan parole bukan lagi instrumen marginal dalam sistem hukum. Kedua mekanisme itu justru menjadi tolok ukur kedewasaan suatu negara dalam mengelola keadilan,” ujar Yusril, seperti dikutip dari konfirmasi resmi di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, negara-negara maju tidak hanya mahir dalam menghukum, melainkan juga cerdas dalam menentukan kapan dan bagaimana memberikan ruang bagi pelaku untuk kembali ke masyarakat secara bermartabat. Keberhasilan kebijakan probation dan parole, lanjut Yusril, sangat bergantung pada tiga pilar utama: transparansi, profesionalisme aparat, serta konsistensi pelaksanaan.

“Alternatif terhadap pemenjaraan bukanlah pengingkaran terhadap keadilan, melainkan upaya membuat keadilan bekerja lebih efektif, efisien, dan rasional,” tegasnya.

Yusril juga menyoroti peran teknologi dan kecerdasan buatan (AI) dalam memperkuat sistem peradilan modern. Namun, ia mengingatkan agar inovasi tersebut tidak menggantikan tanggung jawab moral negara. “Algoritma boleh membantu proses pengambilan keputusan, tetapi penilaian akhir harus tetap berada di tangan manusia yang akuntabel dan beretika,” katanya.

Baca juga : Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Kepastian Hukum Lahan KITB Batang untuk Percepat Investasi Strategis Nasional

Ia mengusulkan tiga fondasi utama reformasi pemasyarakatan: kebijakan berbasis bukti (evidence-based), landasan etika yang kuat, serta koordinasi lintas sektor yang solid. Masa depan keadilan, menurut Yusril, tidak hanya ditentukan oleh kapasitas menghukum, tetapi juga oleh kemampuan negara dalam membina, memulihkan, dan mengintegrasikan kembali individu ke dalam kehidupan sosial.

“Atas nama Pemerintah Republik Indonesia, kami berharap forum ini melahirkan kerja sama konkret yang memperkuat sistem keadilan global yang lebih cerdas, manusiawi, sekaligus mampu menjaga masyarakat tetap aman,” pungkas Yusril.

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., menambahkan bahwa kehadiran ratusan delegasi dari berbagai negara di tengah dinamika geopolitik global menunjukkan komitmen bersama untuk mempererat kolaborasi internasional di bidang pemasyarakatan.

Pemilihan Bali sebagai tuan rumah, menurut Agus, bukan kebetulan semata. Pulau dewata dengan kearifan lokalnya menawarkan perspektif yang selaras antara tradisi dan kemajuan zaman.

“Pendekatan restorative justice mengingatkan kita bahwa hukum bukan sekadar alat pembalasan, melainkan instrumen pemulihan dan reintegrasi sosial,” ujar Agus.

Ia menekankan bahwa sistem pemasyarakatan modern harus mampu menciptakan masyarakat yang lebih aman melalui pembimbingan dan pengawasan efektif, termasuk peran Balai Pemasyarakatan (Bapas) dalam memutus rantai residivisme atau pengulangan tindak pidana.

Kongres yang berlangsung hingga 17 April 2026 ini diharapkan menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam reformasi keadilan berbasis komunitas di kawasan Asia-Pasifik, sekaligus berkontribusi pada agenda keadilan global yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Pewarta : Vie

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Kepastian Hukum Lahan KITB Batang untuk Percepat Investasi Strategis Nasional
Next: Remaja Pengedar Sabu Tertangkap di Balik Tawuran Bersenjata Tajam di Tamansari

Related Stories

Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan

Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan: Bawaslu Solo Tanamkan Literasi Demokrasi di Pesantren

Jurnalis RI News Portal Posted on 13 jam ago 0
Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS

Tragedi Tak Terduga: Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS

Jurnalis RI News Portal Posted on 13 jam ago 0
Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda

DPRD Solo Beri Dukungan Moral ke Satpol PP: Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda

Jurnalis RI News Portal Posted on 13 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan: Bawaslu Solo Tanamkan Literasi Demokrasi di Pesantren
  • Tragedi Tak Terduga: Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS
  • DPRD Solo Beri Dukungan Moral ke Satpol PP: Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda
  • Gelombang Panas Ekstrem Jepang: Suhu 40 Derajat Celsius Mengancam 41 Prefektur
  • Sinergi Penegakan Hukum: Polres Padangsidimpuan Limpahkan Kasus Rokok Ilegal Beserta Pelaku ke Bea Cukai Sibolga
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.