Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Putin Tegaskan Penyerahan Wilayah sebagai Syarat Mutlak Damai, Sebut Proposal AS Bisa Jadi Basis Kesepakatan

Putin Tegaskan Penyerahan Wilayah sebagai Syarat Mutlak Damai, Sebut Proposal AS Bisa Jadi Basis Kesepakatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Sebut Proposal AS Bisa Jadi Basis Kesepakatan
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Moskow 28 November 2025 – Presiden Rusia Vladimir Putin kembali menegaskan posisi maksimalis Moskow dalam konflik Ukraina dengan menyatakan bahwa penyerahan empat wilayah yang diklaim Rusia—Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson—merupakan prasyarat utama bagi setiap kesepakatan damai yang berkelanjutan. Dalam pernyataan terbarunya, Putin juga membuka peluang bahwa rencana perdamaian yang saat ini digodok Amerika Serikat dapat menjadi “dasar yang memadai” bagi perjanjian akhir, meskipun ia tetap bersikeras bahwa Kyiv harus melucuti senjata dan menarik seluruh pasukannya dari wilayah-wilayah tersebut.

“Jika Ukraina menolak menerima realitas di lapangan, kami akan terus memaksakan realitas itu dengan cara militer,” ujar Putin, menegaskan bahwa Moskow tidak akan mundur dari tuntutan pengakuan internasional atas aneksasi yang telah dilakukan sejak 2022. Ia menyebut setiap kesepakatan yang tidak mencerminkan “kehendak rakyat di wilayah tersebut”—merujuk pada referendum yang dianggap tidak sah oleh komunitas internasional—akan dianggap ilegal oleh Rusia.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah geliat diplomasi intensif yang melibatkan Washington sebagai aktor sentral. Delegasi tinggi Ukraina dijadwalkan bertemu dengan pejabat senior Amerika Serikat pekan ini untuk membahas formula jaminan keamanan jangka panjang bagi Kyiv, sementara utusan khusus Presiden terpilih Donald Trump, Steve Witkoff, diperkirakan akan mengunjungi Moskow dalam waktu dekat guna menyampaikan versi terbaru proposal AS.

Menurut sumber diplomatik yang mengetahui isi draf tersebut, dokumen Amerika Serikat mengusulkan pengakuan de facto atas kontrol Rusia atas wilayah-wilayah yang saat ini diduduki, tanpa pengakuan de jure secara formal, sebagai imbalan atas gencatan senjata permanen dan komitmen non-eskalasi. Skema ini juga mencakup penempatan pasukan penjaga perdamaian multinasional di perbatasan administratif 2022 dan jaminan keamanan bagi Ukraina yang tidak berbentuk keanggotaan NATO, melainkan perjanjian bilateral dengan sejumlah negara Eropa dan Amerika Serikat.

Posisi Ukraina tetap teguh. Kepala Kantor Presiden Andriy Yermak menegaskan kembali bahwa penyerahan wilayah apapun “tidak mungkin secara konstitusional dan tidak akan pernah diterima oleh rakyat Ukraina.” Kyiv bersikeras bahwa setiap perjanjian harus didasarkan pada pemulihan integritas teritorial penuh sesuai garis batas yang diakui internasional pada 1991.

Di lapangan, Rusia mengklaim pasukannya telah berhasil mengepung kota Pokrovsk, pusat logistik penting di oblast Donetsk barat. Jika klaim tersebut terverifikasi, hal ini akan menjadi pukulan strategis berat bagi pertahanan Ukraina di Donbas serta memperkuat posisi tawar Moskow menjelang perundingan. Namun hingga kini belum ada konfirmasi independen yang mendukung pernyataan tersebut.

Baca juga: Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Tanggap Darurat Bencana di Tiga Provinsi Sumatra

Sementara itu, negara-negara Eropa mulai merumuskan kontribusi konkret untuk arsitektur keamanan pasca-gencatan senjata. Turki menyatakan kesiapan mengirimkan kontingen signifikan sebagai bagian dari kekuatan penjaga perdamaian, sementara Prancis, Inggris, dan Jerman tengah mengkoordinasikan paket jaminan yang mencakup akses Ukraina ke senjata defensif jangka panjang dan mekanisme konsultasi keamanan yang mengikat.

Para analis menilai bahwa meskipun proposal AS membuka celah diplomasi yang sebelumnya tertutup, jarak antara tuntutan maksimalis Rusia dan garis merah Ukraina masih sangat lebar. Ketidakcocokan mendasar mengenai status hukum wilayah yang diduduki—apakah akan diakui de facto, dibekukan dalam status quo, atau dikembalikan sepenuhnya—tetap menjadi penghalang utama menuju kesepakatan komprehensif.

Dengan musim dingin yang semakin mendekat dan tekanan ekonomi yang terus membayangi semua pihak, pertemuan-pertemuan pekan depan antara Kyiv-Washington dan Witkoff-Moskow akan menjadi penentu apakah 2025 akan menjadi tahun terobosan diplomatik atau kelanjutan eskalasi militer di Eropa Timur.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Tanggap Darurat Bencana di Tiga Provinsi Sumatra
Next: Dugaan Penyelewengan Pupuk Subsidi di Desa Potronayan, Boyolali: Petani Kecewa, Penegak Hukum Diminta Bertindak Cepat

Related Stories

Eskalasi Ketegangan Politik di Era Pemerintahan Trump
3 min read

Bentrokan Protes Imigrasi di Minneapolis: Eskalasi Ketegangan Politik di Era Pemerintahan Trump

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
Pidato Khamenei dan Respons Trump Menyoroti Krisis Kepemimpinan dan Kedaulatan
3 min read

Ketegangan Iran-AS: Pidato Khamenei dan Respons Trump Menyoroti Krisis Kepemimpinan dan Kedaulatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
Upaya Diplomasi Ukraina di Washington Berlangsung di Tengah Eskalasi Serangan Energi Rusia
3 min read

Upaya Diplomasi Ukraina di Washington Berlangsung di Tengah Eskalasi Serangan Energi Rusia

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.