Skip to content
19/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila: Simbol Ketahanan Ideologi di Tengah Dinamika Kontemporer

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila: Simbol Ketahanan Ideologi di Tengah Dinamika Kontemporer

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 3 min read
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 1 Oktober 2025 – Dalam sebuah momen yang sarat makna historis, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk pertama kalinya bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Upacara yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, pada Rabu pagi, menandai komitmen kepemimpinan baru terhadap fondasi ideologi negara.

Presiden Prabowo tiba di lokasi tepat pukul 07.59 WIB, didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menggunakan kacamata hitam dan peci hitam yang menjadi ciri khasnya, Prabowo berdiri tegak di podium, memimpin jalannya upacara yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Penampilan ini tidak hanya mencerminkan kesederhanaan, tetapi juga simbol ketegasan dalam mempertahankan nilai-nilai Pancasila di era pasca-reformasi.

Upacara diawali dengan mengheningkan cipta, sebuah ritual yang mendalam untuk menghormati para pahlawan revolusi. Presiden Prabowo memimpin doa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mengajak seluruh peserta dan tamu undangan untuk mengenang jasa-jasa pendahulu bangsa yang gugur demi kedaulatan, kehormatan, dan kemerdekaan Indonesia. “Marilah kita sejenak mengenang arwah dan jasa-jasa para pahlawan revolusi dan para pendahulu kita yang telah berkorban untuk kedaulatan, kehormatan. Kemerdekaan bangsa Indonesia dan untuk mempertahankan Pancasila. Mengheningkan cipta, mulai,” ujar Prabowo dengan suara tegas, menekankan esensi Pancasila sebagai benteng pertahanan nasional.

Momen ini mengingatkan pada narasi sejarah Indonesia pasca-1965, di mana Hari Kesaktian Pancasila dirayakan sebagai pengingat atas upaya penggantian ideologi negara oleh kekuatan subversif. Berbeda dari peringatan sebelumnya, upacara tahun ini menyoroti peran kepemimpinan Prabowo-Gibran yang baru, yang sering dikaitkan dengan visi pembangunan berkelanjutan dan penguatan identitas nasional. Para ahli sejarah menilai, ritual semacam ini bukan sekadar seremonial, melainkan alat untuk memperkuat kohesi sosial di tengah tantangan global seperti polarisasi ideologis dan pengaruh asing.

Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan naskah Pancasila oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani, yang menyuarakan lima sila dasar negara dengan penuh penghayatan. Selanjutnya, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Yorrys Raweyai membacakan naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, menggarisbawahi fondasi konstitusional bangsa. Puncaknya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani membacakan sekaligus menandatangani naskah ikrar, sebuah deklarasi kolektif yang mengingatkan pada peristiwa kelam dalam sejarah Indonesia.

Baca juga : Komitmen Transparansi Anggaran: Safrizal ZA Pastikan Dana Kewilayahan Kemendagri Tepat Sasaran di Tengah Tantangan Fiskal Nasional

Dalam ikrar tersebut, Puan menyatakan: “Ikrar. Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya bahwa sejak diproklamasikan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekuranganwaspadaan bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara. Bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.”

Ia melanjutkan: “Maka, di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan, menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.”

Pewarta : Albertus Parikesit

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Komitmen Transparansi Anggaran: Safrizal ZA Pastikan Dana Kewilayahan Kemendagri Tepat Sasaran di Tengah Tantangan Fiskal Nasional
Next: Pemerintah Dorong Persiapan Akun Bank Himbara untuk Peserta Program SIAPKerja: Langkah Strategis dalam Stimulus Ekonomi Pasca-Pandemi

Related Stories

Patriotisme Daerah sebagai Pilar Utama Kekuatan Bangsa
2 min read

Patriotisme Daerah sebagai Pilar Utama Kekuatan Bangsa: Presiden Prabowo Tekankan Komitmen Pimpinan DPRD di Magelang

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Mafia Pangan di Balik Garis Pantai Panjang
3 min read

Mafia Pangan di Balik Garis Pantai Panjang: Mentan Amran Desak Pengusutan Akar Penyelundupan Bawang dan Cabai Ilegal di Pontianak

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Kolaborasi Pendidikan Tinggi dengan AS Dorong Lonjakan Inovasi Semikonduktor dan Kesehatan
2 min read

Indonesia Bidik Talenta Global: Kolaborasi Pendidikan Tinggi dengan AS Dorong Lonjakan Inovasi Semikonduktor dan Kesehatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.