RI News Portal. Wonogiri – Upaya preventif Polri dalam menanamkan nilai-nilai disiplin dan kesadaran hukum sejak usia dini kembali digelar di wilayah Kecamatan Jatipurno. Pada Senin pagi (2/2/2026), Polsek Jatipurno bersama Polres Wonogiri melaksanakan program Police Goes to School di SD Negeri 1 Balepanjang, dengan fokus utama pada pencegahan perundungan (bullying) dan kenakalan remaja.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.15 WIB itu dihadiri penuh oleh seluruh elemen sekolah, mulai dari kepala sekolah, dewan guru, staf tata usaha, hingga ratusan siswa-siswi dari berbagai tingkatan. Sebagai nara sumber utama, Kanit Bimas Polsek Jatipurno, Aiptu Mustafa Sri Agung, menyampaikan materi secara interaktif dan mudah dipahami anak-anak usia sekolah dasar.
Dalam sesi penyuluhan, Aiptu Mustafa menegaskan bahwa lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi setiap siswa. Ia menjelaskan berbagai bentuk perundungan, baik yang bersifat fisik seperti memukul maupun verbal seperti ejekan dan pengucilan, serta dampak jangka panjangnya terhadap korban—mulai dari trauma psikologis hingga penurunan prestasi belajar—dan pelaku yang berisiko terjerumus ke perilaku menyimpang lebih lanjut.

“Jangan takut untuk bicara. Jika kalian mengalami atau melihat teman dibully, segera laporkan kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya. Bersama-sama kita ciptakan sekolah yang ramah dan saling menghargai,” pesan Aiptu Mustafa kepada para siswa.
Lebih lanjut, materi dilengkapi dengan edukasi pencegahan kenakalan remaja. Siswa diajak mengenali risiko perilaku negatif seperti tawuran antar pelajar, penyalahgunaan narkotika, merokok, bolos sekolah, hingga penggunaan gadget secara berlebihan. Mereka juga diarahkan untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan positif, seperti olahraga, seni, atau membantu orang tua di rumah, guna membangun karakter yang tangguh.
Secara sederhana namun tegas, penyuluh juga menyentuh konsekuensi hukum bagi remaja yang terlibat tindak pidana, menekankan bahwa usia muda bukan alasan untuk lolos dari pertanggungjawaban.
Kasat Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., yang mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, menyatakan bahwa program semacam ini merupakan bagian integral dari strategi pembinaan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Polri ingin hadir bukan hanya saat ada masalah, tapi sejak awal membangun fondasi karakter. Dengan pendekatan edukatif dan kedekatan langsung kepada anak-anak, diharapkan mereka tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas, patuh aturan, dan mampu menolak pengaruh negatif,” ujar AKP Anom Prabowo.
Ia menambahkan, kolaborasi erat antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan menjadi pondasi utama menciptakan iklim belajar yang kondusif sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Wonogiri.
“Program Police Goes to School akan terus diperluas dan diperkuat, sebagai komitmen Polres Wonogiri dalam melindungi anak serta menumbuhkan nilai disiplin, toleransi, dan sikap demokrasi yang santun sejak dini,” tutupnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari pihak sekolah dan siswa, yang terlihat dari sesi tanya jawab yang ramai serta komitmen bersama untuk menjaga lingkungan sekolah bebas bullying.
Pewarta: Nandang Bramantyo

