Skip to content
03/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Di Balik Angka 2,92%: Mendagri Buka Strategi “Perang” Inflasi di Meja Makan Rakyat

Di Balik Angka 2,92%: Mendagri Buka Strategi “Perang” Inflasi di Meja Makan Rakyat

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 2 min read
Inflasi di Meja Makan Rakyat
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Pemerintah mengalihkan fokus strategis pengendalian inflasi ke garis depan yang paling dirasakan masyarakat: harga pangan di pasar tradisional hingga warung-warung kelontong. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tren kenaikan yang mulai mengkhawatirkan, meskipun angka inflasi secara nasional masih tercatat dalam batas aman.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan, meski inflasi tahunan (year-on-year) Desember 2025 sebesar 2,92% masih di bawah batas maksimal 3,5%, tren peningkatannya dari bulan sebelumnya menjadi sinyal peringatan. Kenaikan dari 2,72% (November) ke 2,92% (Desember) dinilai sebagai indikator yang harus diwaspadai.

“Artinya tren naik. Nah, ini kita harus hati-hati,” tegas Tito dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Jakarta, Selasa lalu.

Menurutnya, pertahanan inflasi saat ini tidak lagi cukup mengandalkan angka agregat semata, melainkan harus menjangkau sensasi kenaikan harga yang dirasakan langsung di dompet masyarakat berpenghasilan rendah. Ia menggambarkan betapa rentannya kelompok ini ketika harga kebutuhan pokok merangkak naik.

“Kelompok yang setiap harinya mendapatkan penghasilan harian, mereka akan sangat terasa sekali kesulitannya jika harga beras, minyak, telur, daging, atau ikan naik,” papar Tito.

Analisis pemerintah menunjukkan, kontributor inflasi tertinggi secara statistik justru berasal dari harga emas perhiasan yang melambung hingga mendekati Rp 3 juta per gram, didorong faktor global yang sulit dikendalikan. Namun, pemerintah memilih untuk tidak “berperang” di medan yang tak terjangkau kebijakan domestik tersebut.

“Karena emas perhiasan kita tidak bisa bendung, inilah harga dunia, maka kita harus bermain di faktor yang lain,” ujar Tito.

Baca juga : Memanas di Tepi Jurang: Pilihan Fiskal Berani Pemerintah untuk Menghindari ‘Deja Vu 1998

Faktor lain yang dimaksud adalah sektor pangan, minuman, transportasi, dan perawatan pribadi—terutama yang terdampak momentum Natal dan Tahun Baru. Di sinilah pemerintah kini memusatkan seluruh koordinasi antara pusat dan daerah.

Strategi “perang inflasi” versi Tito adalah dengan memanfaatkan mekanisme rapat koordinasi mingguan yang telah berjalan. Ia menilai, kerja sama terstruktur inilah yang selama ini menjadi kunci stabilitas harga.

“Inflasi ini bisa terkendali karena kita merasakan rapat seperti ini tiap minggu. Dan semua daerah bekerja, semua kementerian bekerja,” jelasnya.

Pernyataan Mendagri ini mengisyaratkan perubahan pendekatan: dari sekadar mempertahankan angka statistik di atas kertas, menjadi upaya nyata menstabilkan harga-harga di lapangan. Keberhasilan strategi baru ini akan diuji oleh kemampuan pemerintah mengamankan “meja makan” masyarakat dari gejolak harga, yang akan menjadi barometer sesungguhnya dari daya beli rakyat dalam beberapa bulan ke depan.

Pewarta : Yudha Purnama

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Memanas di Tepi Jurang: Pilihan Fiskal Berani Pemerintah untuk Menghindari ‘Deja Vu 1998
Next: KPK Gerak Cepat: Gelar Pemeriksaan Saksi Kasus Pengaturan Pajak, Usai OTT di Lingkungan Ditjen Pajak

Related Stories

Isu Pengambilalihan Hanya Bayangan Lama
2 min read

Jokowi Tegaskan Batasan: Urusan PDIP Tetap Internal, Isu Pengambilalihan Hanya Bayangan Lama

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
Silaturahmi Lebaran di Tengah Dinamika Nasional
2 min read

Silaturahmi Lebaran di Tengah Dinamika Nasional: Seskab Teddy Indra Wijaya Bahas Perkembangan Terkini dengan Wapres Gibran

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
Erick Thohir Segarkan Kemenpora
3 min read

Erick Thohir Segarkan Kemenpora: 34 Persen Perempuan dan 13 Persen Pemimpin Muda Pimpin Transformasi Birokrasi

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Indonesia Bidik Gastronomi Jepang sebagai Pilar Pariwisata Masa Depan: Kolaborasi Strategis Menuju 60 Juta Wisatawan Mancanegara
  2. Hani I mengenai Babak Penentuan Dramatis Kasus VCS Bupati Limapuluh Kota: Polda Sumbar Siapkan Gelar Perkara Tanpa Restorative Justice
  3. Adi Tanjoeng mengenai Debat Sengit Data Bantuan Banjir Mengguncang Paripurna LKPJ Wali Kota Padangsidimpuan
  4. Mayang Sari mengenai Posbakum di Akar Rumput: Wujud Nyata Reformasi Hukum Prabowo untuk Keadilan Bagi Semua Lapisan Masyarakat
  5. Sammy Sandinata mengenai KSAL Laksamana Muhammad Ali Lepas KRI Bima Suci: Diplomasi Laut yang Menempa Generasi Pelaut Global

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bukittinggi Mengukir Jejak Diplomasi Global Jelang Satu Abad Jam Gadang
  • Lonjakan Campak di Jawa Tengah Mengkhawatirkan, Solo Tetap Waspada Tanpa Kasus Positif
  • Polres Lampung Barat Gelar Simulasi Pengamanan Markas Jelang May Day: Antisipasi Ancaman untuk Jaga Stabilitas Keamanan
  • Perkembangan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Jatisrono, Wonogiri
  • Jokowi Tegaskan Batasan: Urusan PDIP Tetap Internal, Isu Pengambilalihan Hanya Bayangan Lama
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.