Skip to content
17/10/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Kesepakatan Dagang India-AS: Tarif Turun, tapi Sektor Pertanian Tetap Diwaspadai

Kesepakatan Dagang India-AS: Tarif Turun, tapi Sektor Pertanian Tetap Diwaspadai

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 bulan ago 4 minutes read
Kesepakatan Dagang India-AS
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. New Delhi – Perdana Menteri Narendra Modi mendapat apresiasi dari fraksi koalisi penguasa di parlemen karena berhasil menegosiasikan penurunan tarif impor signifikan dari Amerika Serikat. Namun, langkah ini langsung memicu perdebatan sengit, terutama dari kubu oposisi yang khawatir kesepakatan tersebut dapat mengancam sektor pertanian dan peternakan yang menjadi tumpuan jutaan keluarga di pedesaan India.

Pengumuman kesepakatan ini datang dari Presiden Donald Trump pada Senin lalu melalui platform media sosialnya. Ia menyatakan bahwa Washington akan memangkas tarif atas barang impor dari India menjadi 18 persen, turun dari tingkat sebelumnya yang mencapai 50 persen akibat penambahan denda 25 persen terkait pembelian minyak Rusia oleh New Delhi. Trump mengklaim bahwa PM Modi telah berjanji menghentikan impor minyak mentah dari Rusia, beralih ke pasokan dari Amerika Serikat dan kemungkinan Venezuela, sebagai bagian dari upaya meredam konflik di Ukraina.

“Kesepakatan ini akan membantu mengakhiri perang di Ukraina yang terus menelan ribuan korban jiwa setiap minggu,” tulis Trump dalam pernyataannya. Ia juga menyebut India akan menurunkan hambatan tarif dan non-tarif terhadap barang AS hingga nol, serta berkomitmen membeli produk Amerika senilai lebih dari 500 miliar dolar AS dalam berbagai bidang, termasuk energi, teknologi, dan pertanian.

Di sisi lain, pernyataan Modi di X lebih menekankan rasa senang atas penurunan tarif tersebut. Ia menyebut kepemimpinan Trump “sangat penting bagi perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran global”, tanpa secara eksplisit mengonfirmasi penghentian pembelian minyak Rusia. Pemerintah India hingga kini masih menjaga sikap hati-hati dan belum merilis detail lengkap mengenai ruang lingkup kesepakatan.

Juru bicara Kedutaan Besar AS di New Delhi kemudian mengonfirmasi bahwa tarif akhir memang akan menjadi 18 persen, yang secara efektif menghapus denda penalti 25 persen. Langkah ini memberikan angin segar bagi para eksportir India, khususnya di sektor tekstil, farmasi, dan barang manufaktur, yang sebelumnya tertekan oleh beban tarif gabungan hingga 50 persen.

India selama ini menjadi pembeli terbesar kedua minyak Urals Rusia yang didiskon, sebuah posisi yang memicu ketegangan dengan Washington. Pemerintah New Delhi selalu menegaskan bahwa keputusan impor energi didasarkan pada kebutuhan 1,4 miliar penduduk dan kondisi pasar, tanpa pernah secara tegas berjanji mengurangi volume dari Rusia secara drastis.

Baca juga : Kasdim 0730/Gunungkidul Pimpin Gotong Royong Massal: Wujudkan Markas Militer Sebagai Teladan Lingkungan Sehat

Reaksi di parlemen India pun beragam. Anggota parlemen dari koalisi pendukung Modi memuji kesepakatan ini sebagai kemenangan diplomasi yang melindungi kepentingan nasional. Menteri Perdagangan Piyush Goyal menegaskan bahwa sektor sensitif seperti pertanian dan produk susu tetap terlindungi. “India memperoleh kesepakatan terbaik dibandingkan negara tetangga. Hubungan dengan AS akan semakin kuat, dan saya jamin ini menguntungkan setiap warga India,” ujarnya.

Sebaliknya, partai oposisi menuntut penjelasan lebih rinci. Mereka mengkhawatirkan dampak jangka panjang terhadap petani kecil jika pasar domestik dibuka lebih lebar bagi produk pertanian AS. Sidang di majelis rendah sempat terganggu akibat aksi protes oposisi, hingga akhirnya ditunda hari itu.

Dari perspektif akademis dan analis perdagangan, kesepakatan ini dinilai sebagai terobosan penting di tengah ketegangan geopolitik, namun masih menyisakan banyak pertanyaan. Ajay Srivastava, seorang pakar perdagangan independen, mengingatkan agar tidak terburu-buru merayakan. “Produk apa saja yang tercakup? Berapa jadwal pelaksanaannya? Apakah India benar-benar setuju nol tarif dan nol hambatan non-tarif di sektor sensitif seperti pertanian? Semua itu perlu diklarifikasi,” katanya.

Ia juga meragukan target pembelian barang AS senilai 500 miliar dolar, mengingat nilai impor India dari AS saat ini baru sekitar 50 miliar dolar per tahun. “Mencapai angka itu mungkin butuh minimal dua dekade, kecuali ada perubahan struktural besar dalam pola perdagangan bilateral,” tambahnya.

Pejabat senior Kementerian Keuangan India, Arvind Shrivastava, lebih optimistis. Ia menyebut kesepakatan ini akan memperdalam hubungan ekonomi antara dua raksasa dunia, membuka peluang lebih besar bagi sektor padat karya India di pasar AS, serta mendorong kolaborasi di bidang teknologi tinggi.

Secara keseluruhan, kesepakatan ini menandai pergeseran signifikan dalam hubungan dagang India-AS pasca-tahun penuh ketegangan tarif. Meski demikian, keberhasilan jangka panjangnya akan sangat bergantung pada implementasi detail dan kemampuan kedua pihak menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi global dan perlindungan sektor domestik yang rentan.

Pewarta : Anjar Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kasdim 0730/Gunungkidul Pimpin Gotong Royong Massal: Wujudkan Markas Militer Sebagai Teladan Lingkungan Sehat
Next: Desa Randusari Maju Selangkah: Musyawarah Tahap Tiga Gerai Koperasi Desa Merah Putih Digelar, Kendala Lahan Masih Menghambat

Related Stories

Indonesia Kawal UNESCO80 Roadmap Lewat Transparansi dan Penguatan Kantor Lapangan

Indonesia Kawal UNESCO80 Roadmap Lewat Transparansi dan Penguatan Kantor Lapangan

Jurnalis RI News Portal Posted on 21 jam ago 0
Dari Benteng Tanpa Tentara ke Penjara Raksasa

Dari Benteng Tanpa Tentara ke Penjara Raksasa: Kosta Rika Berkiblat pada Model Keamanan El Salvador

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Jembatan Sungai Yalu Baru Akhirnya Beroperasi

Jembatan Sungai Yalu Baru Akhirnya Beroperasi: Cermin Tarik-Ulur Pengaruh Beijing dan Moskow atas Pyongyang

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Pompa Air Sekolah Diduga Bocor Arus Listrik, Siswa Kelas V SD di Padangsidimpuan Tewas
  2. Zulfian andesta mengenai Regenerasi Kepemimpinan di Polda Jateng: 13 Posisi Strategis Berganti, Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Jadi Pegangan
  3. Tukino/T.gaul mengenai Menjaga Mahkota Lumbung Pangan: Ngawi Kebut Sertifikasi Benih Padi Unggul Lokal yang Tembus 12 Ton per Hektare
  4. Warudi mengenai Gubernur Papua Pilih “Mendayung Bersama”: Tiga Transformasi Disiapkan untuk Selamatkan Fiskal Daerah yang Menyusut
  5. Yudha Purnama mengenai Ombudsman RI Petakan Kesehatan Mata Generasi Muda dari Seleksi Poltek Imipas

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Dua Papan, Satu Lahan: Klaim SHM dan Tanah Adat Berhadapan di Sitataring
  • Tersangka BBM Subsidi di Bali: Solar Ditimbun di Tabanan, Pertalite Dijual hingga Dua Kali Lipat
  • Slamet Tutup Pengabdian di Desa Kotesan: Titip Harapan agar Penerus Bawa Desa Lebih Maju
  • KPK Bongkar Ruang Pimpinan BNPB: Penggeledahan Menyasar Kedeputian hingga Unit Pengadaan dalam Kasus Dana Siap Pakai
  • Gibran Dorong Santri Jadi Pencipta Teknologi, Bukan Sekadar Pengguna AI
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by