RI News. Karangsambung, Kebumen – Di tengah hiruk-pikuk menjelang berbuka puasa, Sabtu (28/2/2026), jalur utama Kebumen–Karangsambung berubah menjadi panggung solidaritas. Polres Kebumen melalui Polsek Karangsambung menggelar patroli ngabuburit yang tidak sekadar pengamanan rutin, melainkan inisiatif berbagi 100 paket takjil berupa ayam goreng dan aneka jajanan khas Ramadan kepada pengguna jalan.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Karangsambung Iptu Fuad Inayah ini melibatkan personel polsek, Bhabinkamtibmas, serta anggota Bhayangkari. Kehadiran kelompok istri anggota Polri tersebut menambahkan dimensi kekeluargaan, membuat interaksi dengan warga terasa lebih hangat dan dekat.
Menurut AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Kapolres Kebumen, inisiatif ini merupakan perwujudan pendekatan humanis kepolisian dalam membangun empati sosial di bulan suci. “Kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memperkuat ikatan kebersamaan. Patroli ngabuburit dengan pembagian takjil menjadi salah satu bentuk pelayanan publik yang kami prioritaskan selama Ramadan,” ujarnya.

Antusiasme warga terlihat jelas. Pengendara sepeda motor, mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di kawasan Desa Karangsambung dan sekitarnya menerima paket takjil dengan senyum lebar. Beberapa di antaranya sempat berhenti sejenak untuk menyampaikan ucapan terima kasih secara langsung. Bagi sebagian besar, khususnya mereka yang masih dalam perjalanan jauh saat azan Magrib semakin dekat, bantuan makanan tersebut terasa sangat bermakna—sebuah sentuhan kecil yang meringankan beban fisik dan emosional di akhir hari puasa.
Secara operasional, patroli berjalan tertib tanpa mengganggu arus lalu lintas. Pengaturan lalu lintas dilakukan secara profesional, sehingga mobilitas tetap lancar meski ada interaksi langsung dengan warga. Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen kepolisian untuk menjaga keseimbangan antara pendekatan preventif dan pelayanan sosial.
Lebih dari sekadar pembagian makanan, kegiatan ini membawa pesan multidimensional. Di satu sisi, patroli ngabuburit bertujuan menekan potensi gangguan kamtibmas seperti balap liar, kemacetan parah, atau tindak kriminal jalanan yang kerap meningkat seiring lonjakan mobilitas menjelang berbuka. Di sisi lain, pembagian takjil menjadi simbol kepedulian dan solidaritas, yang diharapkan dapat mempererat hubungan antara aparat dengan masyarakat.
Kapolres menegaskan bahwa pola serupa akan terus digulirkan secara rutin, tidak hanya di tingkat Polres melainkan hingga seluruh Polsek di Kabupaten Kebumen. “Kami ingin menciptakan suasana Ramadan yang aman, tertib, namun penuh kehangatan dan kebersamaan di setiap kecamatan,” tambahnya.
Dalam konteks yang lebih luas, inisiatif semacam ini mencerminkan evolusi peran kepolisian di era modern: dari sekadar penegak hukum menjadi mitra masyarakat dalam membangun harmoni sosial. Di tengah tantangan dinamika urban dan rural di wilayah Kebumen, langkah kecil seperti patroli berbagi takjil ini berpotensi memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, sekaligus memperkaya makna spiritual Ramadan bagi warga.
Kegiatan ini pun menjadi pengingat bahwa keamanan tidak hanya diukur dari minimnya kasus, tetapi juga dari tingginya rasa aman dan kebersamaan yang dirasakan masyarakat.
Pewarta: Tur Hartoto

