Skip to content
20/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Hiburan
  • Pesugihan Sate Gagak: Horor Komedi Lokal yang Menggugat Jalan Pintas Kekayaan

Pesugihan Sate Gagak: Horor Komedi Lokal yang Menggugat Jalan Pintas Kekayaan

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 2 min read
Horor Komedi Lokal yang Menggugat Jalan Pintas Kekayaan
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Surabaya, 17 November 2025 – Film horor komedi Pesugihan Sate Gagak berhasil mencuri perhatian penonton nasional sejak penayangan perdananya pada 13 November lalu. Disutradarai oleh duo Dono Pradana dan Etienne Caesar, karya ini tidak hanya menyuguhkan campuran tawa dan tegangan dalam durasi 105 menit, tetapi juga menyisipkan kritik sosial terhadap godaan instan dalam mencapai kesuksesan. Keberhasilan awalnya tercermin dari ekspansi layar tayang menjadi 401 bioskop di seluruh Indonesia, dengan total 1.481 sesi pemutaran hingga saat ini.

Cerita berpusat pada tiga sahabat karib yang terjerat krisis keuangan. Dalam keputusasaan, mereka tergoda ritual pesugihan berbasis legenda urban “Sate Gagak”, yang diyakini menjanjikan kekayaan cepat melalui persembahan daging gagak. Namun, informasi ritual yang parsial membawa malapetaka: ketiganya berubah menjadi budak abadi bagi demit haus sate, yang terus menuntut imbalan semakin mengerikan. Perpaduan elemen mistis Indonesia dengan humor situasional menjadi kekuatan utama, sebagaimana dijelaskan Dono Pradana: “Kami mengangkat legenda urban yang masih hidup di masyarakat, tapi dibungkus komedi segar untuk menyentil realitas kehidupan.”

Pemeran utama diisi talenta mapan seperti Ardit Erwandha, Yono Bakrie, dan Benedictus Siregar, yang didampingi komedian kondang Nunung, Arief Didu, serta Yoriko Angeline. Kontribusi lokal Surabaya turut menonjol melalui Firza Falaza, Arif Alfiansyah, dan Rehan Satrio, mencerminkan upaya sutradara menggali bakat di luar pusat industri Jakarta. Penampilan Nunung menandai debutnya di genre komedi murni, dengan antusiasme yang luar biasa—ia bahkan membawa naskah ke mana-mana selama produksi.

Proses syuting tak luput dari anekdot menarik. Dalam satu adegan horor, pemeran pocong tiba-tiba ambruk seolah didorong kekuatan tak kasat mata. Yang mengejutkan, pemeran kuntilanak langsung bereaksi dengan menolong dan merapal mantra pengusiran setan, menciptakan momen absurd antara ketakutan dan kelucuan. “Itu jadi pengalaman unik yang memperkaya dinamika tim,” kenang Dono saat berbagi cerita dalam sesi nonton bareng dengan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Secara akademis, Pesugihan Sate Gagak dapat dibaca sebagai alegori kontemporer terhadap budaya “instan” di masyarakat Indonesia. Legenda pesugihan, yang sering dikaitkan dengan mitos Jawa dan Sumatra, direkonstruksi untuk mengkritik mentalitas shortcut dalam ekonomi digital dan kapitalisme cepat. Pesan moral Dono Pradana tegas: “Tidak ada kesuksesan tanpa proses. Hidup tak pernah instan; perjuangan adalah kunci.” Pendekatan ini selaras dengan tradisi sinema Indonesia pasca-reformasi, di mana horor komedi seperti karya Joko Anwar atau Anggy Umbara kerap menyiratkan satire sosial, namun di sini lebih menekankan nilai etos kerja lokal tanpa elemen politik eksplisit.

Baca juga : Penyelidikan Kematian Siswa SMPN 19 Tangsel Bergantung pada Analisis Medis Dokter Penanganan

Respons penonton yang antusias menunjukkan potensi genre hybrid ini dalam merevitalisasi bioskop pasca-pandemi. Dengan elemen budaya autentik dan humor berbasis karakter, film ini bukan sekadar hiburan, melainkan cermin reflektif bagi generasi muda yang tergoda janji cepat kaya. Ke depan, kesuksesan serupa diharapkan mendorong eksplorasi talenta regional lebih luas.

Pewarta : Wisnu H

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Penyelidikan Kematian Siswa SMPN 19 Tangsel Bergantung pada Analisis Medis Dokter Penanganan
Next: Della Puspita Bantah Henry Pasman Ayah Kandungnya: Ungkap Trajedi Keluarga dan Pengabaian Masa Kecil

Related Stories

Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap
3 min read

Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Misteri Poster Pink di London- The Rolling Stones Kembali dengan Strategi Vinyl yang Cerdas
3 min read

Misteri Poster Pink di London: The Rolling Stones Kembali dengan Strategi Vinyl yang Cerdas

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 hari ago 0
Legenda Songko Bangkit di Layar Lebar
2 min read

Legenda Songko Bangkit di Layar Lebar: Horor Autentik dari Tanah Minahasa yang Mengguncang Tomohon 1986

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.