Skip to content
23/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Pesantren Didorong Kembangkan Tradisi Intelektual Kritis Berbasis Turats

Pesantren Didorong Kembangkan Tradisi Intelektual Kritis Berbasis Turats

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 bulan ago 3 minutes read
Pesantren Didorong Kembangkan Tradisi Intelektual Kritis Berbasis Turats
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 4 Oktober 2025 – Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong pesantren untuk mengembangkan tradisi intelektual kritis berbasis turats melalui pendekatan multidisipliner, mencakup semantik, filologi, hingga antropologi. Langkah ini dianggap penting agar khasanah klasik Islam tetap hidup dan relevan dengan tantangan zaman.

“Tidak semua kitab kuning bisa disebut turats. Kitab turats adalah karya ulama mumpuni yang menghayati filosofi dasar Al Quran dan hadis, serta mampu mengangkat martabat kemanusiaan dan mendekatkan diri kepada Allah,” ujar Menag Nasaruddin saat membuka Halaqah Internasional bertema Transformasi Sosio-Ekologis dan Solusi Epistemologis Berbasis Turats di Pesantren As’adiyah Pusat Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/10).

Dalam pandangannya, tradisi iqra’ (baca) dalam Islam harus dipahami secara komprehensif, sebagaimana diperintahkan Al Quran. Nasaruddin menjelaskan, ada tiga objek utama bacaan bagi seorang Muslim, khususnya santri: alam semesta (makro kosmos), ayat-ayat yang merasuk dalam diri manusia (mikro kosmos), dan kitab suci Al Quran sebagai wahyu.

“Iqra’ tidak hanya melafalkan huruf, tetapi juga menghimpun. Seperti pohon yang menghimpun akar, batang, daun, dan buah, manusia adalah himpunan sempurna yang mencerminkan makro kosmos,” katanya, merujuk pandangan Ibnu Arabi bahwa manusia adalah cerminan sejati makro kosmos, bukan sekadar alam semesta.

Namun, ia menegaskan bahwa pesantren tidak boleh terpaku pada bacaan tekstual semata. Al Quran, menurut Nasaruddin, bukan hanya kitabullah (petunjuk universal), tetapi juga kalamullah (firman Allah) yang menuntut ketaqwaan dan kedalaman spiritual untuk memahaminya. “Jangan bangga hanya karena hafal atau mampu menafsirkan Al Quran. Ada lapisan terdalam, yaitu haqaiq Al Quran,” ujar Imam Besar Masjid Istiqlal itu.

Ia memaparkan empat tingkatan bacaan Al Quran: teks Al Quran, isyarat Al Quran, lathaif Al Quran, dan haqaiq Al Quran. Pendekatan ini, menurutnya, harus diperkaya dengan kesadaran kritis terhadap realitas sosial dan ekologis, dengan turats sebagai fondasi epistemologis. “Membaca Al Quran berarti membaca alam, membaca diri, lalu mengkonfirmasikan semuanya dengan wahyu. Ini adalah tradisi ilmiah pesantren yang harus terus dikembangkan,” tegasnya.

Baca juga : PWI Pusat 2025-2030: Membangun Ekosistem Pers Nasional yang Sehat dan Digital

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, menyoroti pentingnya kontekstualisasi maqashid al-syariah agar agama tetap relevan. Ia mencontohkan bab thaharah dalam fikih, yang sering dipahami secara sempit. “Menjaga air adalah bagian dari thaharah. Ini berarti menjaga kebersihan dan lingkungan juga merupakan ibadah. Inilah ekoteologi berbasis turats,” ujarnya.

Suyitno menambahkan, pesantren memiliki peran strategis dalam melahirkan fikih yang responsif terhadap isu modern, termasuk krisis lingkungan. “Halaqah ini diharapkan melahirkan gagasan yang menjadi rujukan kebijakan publik, dengan turats sebagai fondasi dan realitas sebagai ladang praksis,” katanya.

Halaqah Internasional ini menjadi momentum untuk memperkuat peran pesantren sebagai pusat pengembangan intelektual Islam yang dinamis, responsif, dan berpijak pada nilai-nilai klasik sekaligus kontekstual.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: PWI Pusat 2025-2030: Membangun Ekosistem Pers Nasional yang Sehat dan Digital
Next: HUT TNI ke-80 di Monas: Atraksi Alutsista dan Ajakan Wakil Gubernur

Related Stories

Prabowo Tekankan Loyalitas Mutlak

Prabowo Tekankan Loyalitas Mutlak: Perwira Remaja TNI-Polri Kini Milik Bangsa dan Rakyat

Jurnalis RI News Portal Posted on 21 jam ago 0
Hotman Paris Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Pelecehan terhadap Profesi Jurnalis

PWI Tempuh Jalur Hukum: Hotman Paris Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Pelecehan terhadap Profesi Jurnalis

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Pemerintah Perkuat Tata Kelola MBG Tahun Ajaran Baru

Pemerintah Perkuat Tata Kelola MBG Tahun Ajaran Baru: Investasi Nyata untuk Generasi Emas Indonesia

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan: Bawaslu Solo Tanamkan Literasi Demokrasi di Pesantren
  • Tragedi Tak Terduga: Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS
  • DPRD Solo Beri Dukungan Moral ke Satpol PP: Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda
  • Gelombang Panas Ekstrem Jepang: Suhu 40 Derajat Celsius Mengancam 41 Prefektur
  • Sinergi Penegakan Hukum: Polres Padangsidimpuan Limpahkan Kasus Rokok Ilegal Beserta Pelaku ke Bea Cukai Sibolga
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.