Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Penutupan Pemerintahan AS Berakhir Setelah 43 Hari: Trump Tandatangani RUU Pendanaan di Tengah Polarisasi Politik yang Makin Akut

Penutupan Pemerintahan AS Berakhir Setelah 43 Hari: Trump Tandatangani RUU Pendanaan di Tengah Polarisasi Politik yang Makin Akut

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Trump Tandatangani RUU Pendanaan di Tengah Polarisasi Politik yang Makin Akut
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Washington, D.C. – Presiden Donald Trump secara resmi menandatangani rancangan undang-undang (RUU) pendanaan pemerintah federal pada Rabu malam, 12 November 2025, mengakhiri penutupan operasional (government shutdown) yang berlangsung selama 43 hari. Periode ini mencatatkan rekor sebagai shutdown terpanjang dalam sejarah Amerika Serikat, melampaui episode sebelumnya pada 2018-2019 yang berlangsung 35 hari.

Analisis akademis terhadap dinamika ini menyoroti bagaimana shutdown kali ini bukan sekadar konflik anggaran, melainkan manifestasi dari polarisasi institusional yang semakin dalam antara eksekutif dan legislatif, dengan implikasi jangka panjang terhadap stabilitas governance. Berbeda dari narasi konvensional yang menekankan pada dampak ekonomi langsung, fokus di sini adalah pada mekanisme kekuasaan unilateral presiden yang mempercepat erosi norma bipartisanship.

Penutupan ini memengaruhi sekitar 800.000 pegawai federal, di mana sebagian besar tidak menerima gaji selama lebih dari enam minggu. Studi kasus lapangan menunjukkan peningkatan 25-30% dalam kunjungan ke bank makanan nasional, terutama di wilayah urban seperti Chicago dan Atlanta, di mana antrean mencapai ratusan orang per hari. Di sektor transportasi, ribuan penerbangan terganggu akibat absennya petugas keamanan TSA, menyebabkan penundaan rata-rata 4-6 jam di bandara utama seperti Hartsfield-Jackson Atlanta dan O’Hare Chicago.

Dari perspektif teori ekonomi politik, shutdown ini mengilustrasikan “efek ripple” yang memperburuk ketimpangan: keluarga berpenghasilan rendah kehilangan akses sementara ke program bantuan federal, sementara kontraktor swasta menghadapi kerugian kumulatif hingga miliaran dolar. Ini kontras dengan shutdown sebelumnya, di mana pemulihan lebih cepat berkat cadangan dana pribadi pegawai.

Trump mengadopsi strategi yang belum pernah terjadi sebelumnya, termasuk pembatalan sepihak proyek infrastruktur federal senilai puluhan miliar dolar dan upaya pemecatan massal pegawai sipil untuk memaksa konsesi dari oposisi. Dalam pernyataan resminya, presiden menuding Partai Demokrat sebagai penyebab utama, menyebut mereka “penghalang kemajuan nasional.”

Pendekatan ini dapat dianalisis melalui lensa teori presidensialisme imperil, di mana eksekutif memanfaatkan ambiguitas konstitusional untuk memperluas otoritas. Berbeda dari preseden historis, tindakan Trump mencerminkan eskalasi dari taktik negosiasi menjadi instrumen koersi, yang berpotensi melemahkan prinsip checks and balances.

Baca juga : Polda Jateng Gelar Latpraops Zebra Candi 2025: Fokus Edukasi dan Humanisme untuk Cipta Kondisi Jelang Nataru

RUU pendanaan akhir disahkan DPR dengan margin tipis 222-209, hampir sepenuhnya mengikuti garis partai. Senat telah lebih dulu menyetujuinya pada Senin, 10 November 2025. Inti perselisihan adalah penolakan Demokrat terhadap versi sementara yang mengabaikan perpanjangan kredit pajak untuk subsidi asuransi kesehatan, yang dianggap krusial bagi 15-20 juta keluarga menengah-rendah berdasarkan data demografis terbaru.

Partai Republik, diwakili Ketua Komite Alokasi DPR Tom Cole, berargumen bahwa isu tersebut harus dipisah dari pendanaan darurat, menekankan bahwa shutdown historically gagal sebagai alat bargaining. Analisis komparatif menunjukkan bahwa strategi ini justru memperpanjang impasse, berbeda dari resolusi cepat di era sebelumnya di mana kompromi bipartisanship lebih dominan.

Dengan penandatanganan ini, operasional pemerintah federal kembali normal, termasuk pembayaran gaji tertunda dan restart program esensial. Namun, shutdown 43 hari ini meninggalkan jejak struktural: erosi kepercayaan publik terhadap institusi, potensi litigasi atas pemecatan ilegal, dan dorongan untuk reformasi anggaran otomatis guna mencegah pengulangan.

Dari sudut pandang ilmu politik, kasus ini memperkuat hipotesis bahwa hiperpartisanship di era pasca-2016 telah mengubah shutdown dari anomaly menjadi norma siklus, dengan risiko destabilisasi demokrasi liberal. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengukur dampak elektoral jangka panjang terhadap kedua partai.

Jurnal ini akan terus memantau evolusi kebijakan pasca-shutdown melalui analisis data primer dan model prediktif.

Pewarta : setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Polda Jateng Gelar Latpraops Zebra Candi 2025: Fokus Edukasi dan Humanisme untuk Cipta Kondisi Jelang Nataru
Next: Ziarah Wisata Mensos di Museum Palagan Lengkong: Menyemai Kesabaran dan Nasionalisme Lewat Jejak Perjuangan

Related Stories

Eskalasi Ketegangan Politik di Era Pemerintahan Trump
3 min read

Bentrokan Protes Imigrasi di Minneapolis: Eskalasi Ketegangan Politik di Era Pemerintahan Trump

Jurnalis RI News Portal Posted on 21 jam ago 0
Pidato Khamenei dan Respons Trump Menyoroti Krisis Kepemimpinan dan Kedaulatan
3 min read

Ketegangan Iran-AS: Pidato Khamenei dan Respons Trump Menyoroti Krisis Kepemimpinan dan Kedaulatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 21 jam ago 0
Upaya Diplomasi Ukraina di Washington Berlangsung di Tengah Eskalasi Serangan Energi Rusia
3 min read

Upaya Diplomasi Ukraina di Washington Berlangsung di Tengah Eskalasi Serangan Energi Rusia

Jurnalis RI News Portal Posted on 21 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.