Skip to content
23/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Penemuan Ambergris di Samudra Hindia: Antara Kesadaran Ekologis dan Nilai Ekonomi yang Fantastis

Penemuan Ambergris di Samudra Hindia: Antara Kesadaran Ekologis dan Nilai Ekonomi yang Fantastis

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 bulan ago 3 minutes read
Penemuan Ambergris di Samudra Hindia
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Bengkulu — Sebuah penemuan tak terduga di perairan Samudra Hindia oleh Sukadi, nelayan asal Pulau Enggano, Bengkulu, telah membuka diskursus baru tentang potensi ekonomi kelautan yang selama ini tersembunyi di balik kesadaran ekologis. Muntahan paus atau ambergris seberat 150 kilogram yang awalnya disangka limbah laut, kini menjadi komoditas bernilai miliaran rupiah.

Pada awal Juli 2025, Sukadi bersama empat rekannya melakukan patroli rutin di perairan sekitar Pulau Enggano. Ketika melihat benda-benda terapung yang menyerupai limbah, mereka berinisiatif membersihkan laut. Tanpa disadari, benda yang mereka angkut ke perahu adalah ambergris—zat langka yang terbentuk dari sistem pencernaan paus sperma (Physeter macrocephalus).

“Saat menemukannya saya bagai mimpi. Karena tahu itu berharga, saya kumpulkan dan masukkan dalam perahu,” ujar Sukadi.

Ambergris yang ditemukan memiliki warna putih kekuningan dan tekstur menyerupai lilin. Bentuknya bervariasi, dari bulat kecil hingga menyerupai buah. Menurut Sukadi, zat tersebut terapung mengikuti arus laut dan kini masih tersisa sekitar 200 kilogram di kediamannya.

Ambergris dikenal sebagai bahan dasar parfum kelas dunia karena kemampuannya memperkuat dan mempertahankan aroma. Di pasar internasional, harga ambergris bisa mencapai puluhan juta rupiah per kilogram. Sukadi sendiri telah menerima tawaran Rp3,3 miliar untuk 150 kilogram ambergris, atau sekitar Rp22 juta per kilogram.

Namun, ia belum menjual seluruhnya. “Kalau ada yang nawar lebih mahal akan saya lepas. Saya ingin di atas Rp22 juta per kg, minimal Rp30 juta per kilo lah,” ungkapnya.

Penemuan ini menimbulkan pertanyaan penting terkait regulasi dan legalitas perdagangan ambergris di Indonesia. Di beberapa negara, seperti Australia dan Amerika Serikat, perdagangan ambergris dilarang karena keterkaitannya dengan spesies paus yang dilindungi. Di Indonesia, regulasi terkait ambergris masih minim dan belum terintegrasi dalam kerangka konservasi laut secara komprehensif.

Baca juga : Ngawi Menyambut Program Makan Bergizi Gratis: Dapur Mandiri Pertama Beroperasi di Desa Sumengko

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) perlu segera merumuskan kebijakan yang menyeimbangkan antara potensi ekonomi dan perlindungan spesies laut. Penemuan Sukadi bisa menjadi momentum untuk menyusun regulasi yang jelas, adil, dan berkelanjutan.

Menariknya, penemuan ini berawal dari inisiatif Sukadi untuk membersihkan laut dari limbah. Tindakan tersebut mencerminkan kesadaran ekologis yang patut diapresiasi dan dijadikan teladan. Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, penemuan ambergris ini menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Penemuan ambergris oleh Sukadi bukan sekadar kisah keberuntungan, melainkan cerminan dari potensi besar yang dimiliki ekosistem laut Indonesia. Dengan regulasi yang tepat dan pendekatan berbasis konservasi, penemuan ini dapat menjadi titik tolak bagi pengembangan ekonomi biru yang inklusif dan berkelanjutan.

Pewarta : Indra Saputra

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Ngawi Menyambut Program Makan Bergizi Gratis: Dapur Mandiri Pertama Beroperasi di Desa Sumengko
Next: Kasus Kekerasan Anak di Padanglawas: Polres Palas Tegakkan Keadilan Lewat Jalur Hukum

Related Stories

Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan

Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan: Bawaslu Solo Tanamkan Literasi Demokrasi di Pesantren

Jurnalis RI News Portal Posted on 18 jam ago 0
Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS

Tragedi Tak Terduga: Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda

DPRD Solo Beri Dukungan Moral ke Satpol PP: Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan: Bawaslu Solo Tanamkan Literasi Demokrasi di Pesantren
  • Tragedi Tak Terduga: Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS
  • DPRD Solo Beri Dukungan Moral ke Satpol PP: Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda
  • Gelombang Panas Ekstrem Jepang: Suhu 40 Derajat Celsius Mengancam 41 Prefektur
  • Sinergi Penegakan Hukum: Polres Padangsidimpuan Limpahkan Kasus Rokok Ilegal Beserta Pelaku ke Bea Cukai Sibolga
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.