RI News. Gianyar Bali, 29 Juli 2026 – Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, menegaskan pentingnya pembangunan Bandara Internasional Bali Utara sebagai instrumen strategis untuk mewujudkan pemerataan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Pulau Dewata. Pernyataan tersebut disampaikan saat pertemuan dengan para penglingsir puri se-Bali di Gianyar, Rabu.
Menurut Dudung, kehadiran bandara di kawasan utara akan membentuk pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menyeimbangkan dinamika pembangunan antara Bali Utara dan Bali Selatan. “Kalau Bali Utara ada bandara, saya yakin ada penyeimbangan antara utara dengan selatan, sehingga pertumbuhan perekonomian ini akan semakin luas dan seimbang,” ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar rencana pembangunan tersebut segera dibahas secara intensif bersama Gubernur Bali Wayan Koster, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, serta Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto. Pertemuan koordinasi dijadwalkan berlangsung Kamis, 30 Juli 2026, di Kantor Kepala Staf Kepresidenan, Jakarta. Hasil pembahasan akan dilaporkan langsung kepada Presiden sebagai landasan pengambilan keputusan lanjutan.
“Ini ada perintah dari Bapak Presiden untuk segera dibicarakan, diselesaikan. Mudah-mudahan pembicaraan besok ini akan membuahkan hasil,” kata Dudung kepada wartawan. Hingga saat ini, belum terdapat target waktu pasti untuk groundbreaking proyek tersebut karena seluruh aspek teknis dan kebijakan masih akan dibahas dalam rapat bersama pihak terkait.
Baca juga: Kurir Ganja 56 Kg Divonis 20 Tahun, Banding Segera Diajukan Kedua Pihak
Dudung mengekspresikan optimisme bahwa pembangunan bandara di Bali Utara akan menghasilkan dampak signifikan terhadap pemerataan pembangunan. Pertumbuhan ekonomi yang selama ini cenderung terpusat di wilayah selatan diharapkan dapat merambah dan berkembang di kawasan utara. Ia menekankan urgensi percepatan pembangunan di Bali Utara, merujuk pada pengalamannya ketika bertugas di Banyualit, Singaraja, di mana kawasan tersebut masih memerlukan perhatian lebih dalam pengembangan infrastruktur dan ekonomi lokal.
Di sisi lain, perkembangan pesat kawasan Bali Selatan, termasuk Canggu dan sekitarnya, semakin memperkuat argumen perlunya pusat pertumbuhan ekonomi alternatif di utara. Hasil rapat pembahasan proyek Bandara Bali Utara akan segera disampaikan kepada pihak-pihak terkait sebelum dilaporkan kepada Presiden untuk menentukan langkah selanjutnya.
Pewarta: Naomi Justine Nevada
Tagline: #BandaraBaliUtara, #PemerataanEkonomiBali, #DudungAbdurachman, #InfrastrukturBali, #PertumbuhanBerimbang, #BaliUtara, #KepalaStafKepresidenan,

