Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Militer AS di Venezuela: Operasi Penangkapan Nicolás Maduro dan Implikasinya terhadap Hukum Internasional

Militer AS di Venezuela: Operasi Penangkapan Nicolás Maduro dan Implikasinya terhadap Hukum Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Operasi Penangkapan Nicolás Maduro dan Implikasinya terhadap Hukum Internasional
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Caracas, 3 Januari 2026 – Pada dini hari Sabtu, serangkaian ledakan kuat mengguncang ibu kota Venezuela, Caracas, serta wilayah sekitarnya, menandai dimulainya operasi militer berskala besar yang dilancarkan oleh Amerika Serikat. Presiden AS Donald Trump secara resmi mengumumkan bahwa serangan tersebut menargetkan instalasi militer dan keamanan strategis, dengan hasil utama berupa penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro beserta istrinya, Cilia Flores. Kedua tokoh tersebut dilaporkan telah diekstradisi keluar dari wilayah Venezuela untuk menghadapi tuduhan pidana di pengadilan AS.

Operasi ini, yang digambarkan oleh Trump sebagai “terkoordinasi dan sukses”, merupakan puncak dari ketegangan bilateral yang telah meningkat tajam sejak 2025. Latar belakangnya terletak pada tuduhan AS bahwa pemerintahan Maduro terlibat dalam jaringan narkoterorisme, termasuk kolaborasi dengan kelompok kriminal transnasional yang mengancam keamanan nasional AS. Tuduhan ini telah menjadi dasar bagi serangkaian sanksi ekonomi, blokade maritim, dan operasi kontra-narkotika sebelumnya, yang kini berujung pada intervensi langsung.

Dari perspektif Caracas, tindakan ini merupakan pelanggaran berat terhadap kedaulatan negara. Wakil Presiden Delcy Rodríguez dengan tegas membantah klaim penangkapan Maduro, menyebutnya sebagai elemen dari strategi perang psikologis yang dirancang untuk melemahkan legitimasi pemerintahan. Rodríguez menuntut bukti konkret berupa “proof of life” dan menyatakan bahwa informasi dari Washington tidak dapat dipercaya tanpa verifikasi independen. Pemerintah Venezuela segera menetapkan status darurat nasional, langkah yang bertujuan memperkuat kesiapsiagaan pertahanan dan menjaga kontinuitas institusi negara di tengah situasi yang dinamis.

Ledakan dilaporkan terjadi di beberapa lokasi kunci, termasuk kompleks militer utama di Caracas serta wilayah Miranda, Aragua, dan La Guaira. Dampak langsung mencakup kerusakan infrastruktur strategis dan potensi korban di kalangan militer serta sipil, meskipun data resmi mengenai jumlah korban masih terbatas dan saling bertentangan antara kedua belah pihak.

Baca juga : Eskalasi Krisis Venezuela: Respons Indonesia di Tengah Intervensi Militer AS

Reaksi internasional mencerminkan polarisasi global yang mendalam. Sejumlah negara, terutama di Amerika Latin dan sekutu non-Barat, mengutuk operasi ini sebagai agresi unilateral yang melanggar Piagam PBB, khususnya prinsip non-intervensi dan penghormatan terhadap integritas teritorial. Kolombia dan Kuba, misalnya, menyuarakan kekhawatiran atas risiko destabilisasi regional, termasuk ancaman terhadap keselamatan warga sipil dan potensi gelombang pengungsi. Seruan untuk de-eskalasi dan penyelesaian melalui mekanisme multilateral, seperti Dewan Keamanan PBB, semakin mengemuka, dengan penekanan pada penghormatan hukum internasional sebagai fondasi stabilitas global.

Dari sudut pandang analisis akademis, eskalasi ini menimbulkan pertanyaan mendasar mengenai evolusi doktrin intervensi humaniter dan kontra-terorisme di era pasca-Perang Dingin. Operasi semacam ini mengingatkan pada preseden historis seperti penangkapan Manuel Noriega di Panama pada 1989-1990, di mana tuduhan narkotika digunakan sebagai justifikasi untuk tindakan militer. Namun, dalam konteks kontemporer, absennya mandat PBB dan dukungan regional luas dapat melemahkan legitimasi tindakan tersebut, berpotensi memicu preseden berbahaya bagi norma kedaulatan negara.

Situasi di Venezuela saat ini tetap cair, dengan ketidakpastian mengenai transisi kekuasaan dan respons militer domestik. Komunitas internasional, termasuk organisasi regional seperti CELAC dan OAS, diharapkan memainkan peran krusial dalam mencegah perluasan konflik. Perkembangan lebih lanjut akan sangat bergantung pada verifikasi fakta independen serta diplomasi intensif untuk menghindari eskalasi yang lebih luas di belahan bumi Barat.

Pewarta : Anjar Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Eskalasi Krisis Venezuela: Respons Indonesia di Tengah Intervensi Militer AS
Next: Refleksi atas Kepergian Anthonieta Evia Maria Mangolo: Sebuah Panggilan untuk Ruang Akademik yang Aman

Related Stories

Lebanon di Ambang Jurang
3 min read

Lebanon di Ambang Jurang: Kembalinya Hizbullah ke Medan Perang Membuka Babak Baru Ketidakpastian Regional

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Serangan Gabungan AS-Israel ke Aparat Keamanan Iran
3 min read

Serangan Gabungan AS-Israel ke Aparat Keamanan Iran: Membongkar Pilar Penindasan dan Memantik Api Pemberontakan?

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
China di Persimpangan Antara Loyalitas Strategis dan Kepentingan Ekonomi Global
3 min read

Pembunuhan Khamenei: China di Persimpangan Antara Loyalitas Strategis dan Kepentingan Ekonomi Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Polres Melawi Gencar Sosialisasikan Peluang Karier Polri 2026 kepada Generasi Muda di Pedalaman Kalbar
  • Kapolres Melawi Turun Langsung ke Ladang: Panen Jagung Hibrida Sukses Meski Cuaca Menantang
  • Silaturahmi Ramadhan: Paguyuban Paseduluran Saklawase Trenggalek Gelar Temu Kangen dan Bukber Hangat di Cafe Ruby
  • Polres Wonogiri Gerebek Transaksi Malam: Pengedar Sabu dan Ratusan Pil Tramadol-Trihexyphenidyl Diamankan
  • Dua Gelombang Mudik Lebaran 1447 H: Tantangan Distribusi Pergerakan dan Urgensi Perencanaan Matang di Jawa Tengah
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.