Skip to content
20/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Merayakan Kemerdekaan di Balik Jeruji: Ekspresi Seni Warga Binaan Lapas Wanita Salemba

Merayakan Kemerdekaan di Balik Jeruji: Ekspresi Seni Warga Binaan Lapas Wanita Salemba

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 bulan ago 2 min read
Merayakan Kemerdekaan di Balik Jeruji
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 17 Agustus 2025 – Stereotip kehidupan di balik jeruji penjara sering kali digambarkan sebagai rutinitas yang monoton dan kaku. Namun, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Kelas IIA Salemba, Jakarta Pusat, warga binaan menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tetap hidup melalui ekspresi seni yang penuh makna. Dalam peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, mereka mempersembahkan tarian Jaipong yang memukau, diiringi lagu “Bandung” karya Yura Yunita, sebagai bagian dari acara Penyerahan Remisi pada Minggu, 17 Agustus 2025.

Dengan penuh percaya diri, para warga binaan menari Jaipong, menampilkan gerakan yang luwes dan terkoordinasi. Meski sempat terjadi insiden kecil—sebuah ornamen mahkota terlepas dan jatuh ke lantai—penampilan mereka tetap memukau. Langkah kaki yang mantap dan gerakan tangan yang anggun mencerminkan profesionalisme, seolah kejadian tersebut adalah bagian dari koreografi. Tarian ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan wujud ekspresi emosional yang mendalam. Setiap gerakan menyampaikan kerinduan akan kebebasan, harapan untuk masa depan, dan cinta terhadap budaya Indonesia.

Para penonton, yang terdiri dari sesama warga binaan, petugas lapas, dan tamu undangan, menyaksikan penampilan ini dengan penuh kekaguman. Sorak sorai dan tepuk tangan menggema, diiringi beberapa warga binaan yang secara spontan mengetuk lantai mengikuti irama musik. Suasana penuh keakraban ini menunjukkan bahwa seni mampu menembus batasan fisik dan sosial, menciptakan ruang bagi solidaritas dan refleksi kolektif. Dinding-dinding lapas, yang biasanya menjadi simbol keterbatasan, pada momen ini menjadi latar dari perayaan semangat kemerdekaan.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana bagi warga binaan untuk merefleksikan makna kemerdekaan dalam konteks kehidupan mereka. Melalui seni, mereka menunjukkan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi semangat untuk berkarya dan berkontribusi. Penyerahan remisi, yang menjadi bagian dari acara, juga menjadi simbol harapan baru bagi banyak warga binaan, mengingatkan mereka bahwa perubahan positif dan reintegrasi sosial adalah tujuan yang dapat dicapai.

Baca juga : Semarak HUT RI ke-80 di Desa Pakuan Aji, Sukadana: Perpaduan Budaya, Kesehatan, dan Ketahanan Pangan

Penampilan tari Jaipong ini menegaskan bahwa seni memiliki kekuatan transformatif, bahkan di lingkungan yang penuh tantangan seperti lapas. Dalam setiap gerakan, warga binaan tidak hanya mengekspresikan identitas budaya, tetapi juga memperjuangkan eksistensi mereka sebagai individu yang tetap memiliki mimpi dan semangat. Tepuk tangan yang menggema di akhir penampilan bukan sekadar apresiasi atas keindahan tarian, melainkan pengakuan atas ketangguhan dan semangat pantang menyerah para warga binaan.

Perayaan kemerdekaan di Lapas Wanita Salemba menjadi bukti bahwa semangat nasionalisme dan kreativitas tidak terbatas oleh ruang atau keadaan. Melalui tarian Jaipong, warga binaan menunjukkan bahwa di balik jeruji, mereka tetap mampu merayakan kehidupan, budaya, dan harapan. Momen ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan sejati juga berarti kebebasan untuk berkarya, bermimpi, dan menemukan makna dalam setiap langkah kehidupan.

Pewarta : Yogi Hilmawan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Semarak HUT RI ke-80 di Desa Pakuan Aji, Sukadana: Perpaduan Budaya, Kesehatan, dan Ketahanan Pangan
Next: Bantahan Kenaikan Gaji Anggota DPR: Transparansi Kompensasi dan Penghapusan Rumah Jabatan

Related Stories

Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional
2 min read

Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Pesan Damai Pramono Anung
3 min read

Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
2 min read

Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.