Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Menteri Kebudayaan Sambut Baik Usulan Restitusi Warisan Budaya Bawah Air dari Flinders University

Menteri Kebudayaan Sambut Baik Usulan Restitusi Warisan Budaya Bawah Air dari Flinders University

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 2 min read
Menteri Kebudayaan Sambut Baik Usulan Restitusi Warisan Budaya Bawah Air dari Flinders University
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan kolaborasi internasional yang diajukan Guru Besar Arkeologi Maritim dari Flinders University, Australia, Dr Martin Polkinghorne, terkait restitusi dan repatriasi benda-benda cagar budaya bawah air yang selama ini terpisah dari konteks asalnya.

Dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta pada Jumat (21/11/2025), Menteri menegaskan bahwa inisiatif bertajuk “Reuniting Orphaned Cargoes: Recovering Cultural Knowledge from Salvaged and Dispersed Underwater Cultural Heritage in Southeast Asia” ini selaras dengan agenda nasional di bidang restitusi, repatriasi, dan restorasi objek budaya yang secara sah merupakan milik Indonesia.

“Langkah ini tidak hanya memperkuat ikatan diplomatik budaya, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan ekosistem permuseuman yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujar Menteri.

Proyek yang dipimpin Martin Polkinghorne menitikberatkan pada tiga pilar utama:

  1. Komitmen restitusi artefak kapal karam ke negara asal melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga internasional;
  2. Perluasan akses riset arkeologi maritim bagi generasi muda Indonesia;
  3. Peningkatan kapasitas museum nasional dan daerah dalam mengelola serta menyajikan koleksi bawah air untuk mendukung pariwisata budaya yang berkelanjutan.

Penelitian yang dilakukan Martin bersama arkeolog maritim Indonesia, Nia Naelul Hasanah Ridwan dan Zainab Tahir dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, telah menghasilkan temuan signifikan di situs-situs seperti Pulau Belitung dan Kepulauan Riau. Koleksi keramik Tiongkok abad ke-9 hingga abad ke-18 yang ditemukan di lokasi-lokasi tersebut diyakini terkait langsung dengan jalur perdagangan rempah Nusantara yang menjadi nadi peradaban maritim dunia pada masanya.

“Flinders University saat ini menyimpan sejumlah keramik peninggalan Indonesia yang diperoleh melalui penelitian resmi. Kami berkomitmen mengembalikan artefak-artefak tersebut sekaligus membangun narasi bersama tentang jalur rempah Indonesia yang selama ini kurang tergali,” kata Martin Polkinghorne.

Baca juga : Pengabaian K3 dan Kejanggalan Tender Tunggal Warnai Pembangunan Poskesdes Mosa Gunung Baringin

Lebih jauh, proyek ini diarahkan untuk menghasilkan efek pengganda (multiplier effect) yang nyata bagi masyarakat lokal. Lokakarya interpretasi artefak, pelatihan pemandu wisata bawah air, serta pengembangan museum komunitas di sekitar situs kapal karam diproyeksikan menjadi sumber pendapatan alternatif yang ramah lingkungan.

Menteri Kebudayaan menambahkan bahwa pihaknya sedang merumuskan skema kerja sama jangka panjang yang melibatkan tidak hanya Flinders University, tetapi juga jaringan universitas dan lembaga penelitian di Indonesia. “Kami ingin memastikan setiap artefak yang kembali tidak hanya menjadi benda pajang, tetapi juga menjadi medium pendidikan, identitas, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir,” tegasnya.

Inisiatif ini menjadi salah satu tonggak penting dalam upaya Indonesia merebut kembali narasi sejarah maritimnya sekaligus memposisikan warisan bawah air sebagai aset strategis di era pariwisata pasca-pandemi yang semakin mengarah pada pengalaman autentik dan berkelanjutan.

Dengan semakin banyaknya negara di kawasan Asia Tenggara yang mulai serius menangani isu “orphaned cargoes”, kolaborasi Indonesia–Australia ini berpotensi menjadi model bagi diplomasi budaya maritim di abad ke-21.

Pewarta : Yudha Purnama

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pengabaian K3 dan Kejanggalan Tender Tunggal Warnai Pembangunan Poskesdes Mosa Gunung Baringin
Next: Menkum RI Tekankan Digitalisasi Legislasi Daerah sebagai Solusi Atasi Obesitas Regulasi dan Disharmoni Pusat-Daerah

Related Stories

Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
3 min read

Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul
2 min read

Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
3 min read

Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.