Skip to content
23/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Mencegah Konflik Manusia-Komodo: Kemenhut Rancang Pagar Pembatas di Kawasan Taman Nasional Komodo

Mencegah Konflik Manusia-Komodo: Kemenhut Rancang Pagar Pembatas di Kawasan Taman Nasional Komodo

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 3 minutes read
Kemenhut Rancang Pagar Pembatas di Kawasan Taman Nasional Komodo
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Labuan Bajo, NTT 18 Juni 2025 — Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia tengah merancang pembangunan pagar pembatas antara habitat satwa purba Komodo (Varanus komodoensis) dan permukiman warga di dalam kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Kebijakan ini merupakan langkah mitigatif terhadap potensi konflik antara manusia dan satwa liar, menyusul insiden serangan Komodo terhadap seorang warga lansia di Pulau Rinca pada Desember 2024 lalu.

Staf Ahli Menteri Kehutanan, Fahrizal Fitri, mengungkapkan bahwa rencana pembangunan pagar ini telah dibahas dua pekan sebelumnya, khususnya untuk desa-desa yang berada dalam kawasan konservasi TNK. “Pagar itu akan mengelilingi desa-desa tersebut. Tahap awal sepanjang dua kilometer,” ungkapnya dalam pernyataan di Labuan Bajo, Selasa (17/6/2025).

Selama ini, konflik manusia dan Komodo kerap terjadi karena belum adanya infrastruktur pembatas yang memadai antara zona inti konservasi dan ruang hidup masyarakat lokal. Fahrizal menegaskan bahwa konstruksi pagar akan menggantikan sistem parit konvensional yang selama ini dianggap tidak efektif dalam mencegah pergerakan Komodo ke permukiman warga. “Parit satu meter dengan kedalaman setengah meter itu tidak cukup. Kita butuh pagar yang menjamin tidak ada interaksi langsung berbahaya,” tegasnya.

Menariknya, pendanaan pembangunan pagar ini akan bersumber dari hibah luar negeri, khususnya dana bantuan Norwegia. Namun demikian, realisasi pembangunan masih menunggu proses revisi rancangan teknis dan kejelasan alokasi anggaran oleh Balai TNK. Fahrizal menyebut bahwa revisi diperlukan untuk menyesuaikan kebutuhan aktual di lapangan dan kondisi geografis setiap permukiman.

“Wilayah yang diprioritaskan adalah yang punya potensi konflik tinggi. Revisi ini juga penting agar tidak terjadi salah sasaran penggunaan anggaran hibah,” jelasnya.

Rencana pembangunan pagar pembatas ini juga didorong oleh peristiwa nyata yang menggugah perhatian publik, yakni serangan seekor Komodo terhadap Hamra (74 tahun), seorang warga Dusun Kerora, Pulau Rinca, pada 19 Desember 2024. Saat beristirahat di pondok kebun miliknya, korban diserang seekor Komodo yang tengah mengejar kucing. Akibatnya, Hamra mengalami luka gigitan serius di bagian kaki kiri dan harus dievakuasi ke RSUD Komodo Labuan Bajo.

Baca juga : Sosialisasi Bahaya Ketenagalistrikan di Kebun Labuhan Haji: Upaya Preventif PTPN IV Regional 1 dalam Meningkatkan Keselamatan Kerja

Insiden ini menunjukkan bahwa ketiadaan sekat ekologis yang jelas antara manusia dan satwa liar dapat memicu risiko keselamatan jiwa, terlebih di komunitas usia lanjut yang masih tinggal dan bertani di zona konservasi.

Secara akademis, pembangunan pagar pembatas merupakan langkah adaptif konservasi yang merefleksikan pendekatan community-based conservation (CBC), yaitu integrasi perlindungan biodiversitas dengan keberlanjutan hidup masyarakat lokal. Namun, efektivitas kebijakan ini sangat bergantung pada partisipasi warga, transparansi anggaran, dan pengawasan pelaksanaan proyek.

Pengamat konservasi dari Universitas Nusa Cendana, Dr. Maria L. Nggalu, menilai kebijakan ini sebagai kemajuan, namun mengingatkan bahwa pagar bukan solusi tunggal. “Harus ada edukasi warga, sistem pelaporan satwa liar, dan integrasi kebijakan desa-desa konservasi agar program ini tidak berhenti di fisik pagar saja,” ujarnya.

Taman Nasional Komodo adalah kawasan konservasi prioritas global yang diakui UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia. Namun demikian, kawasan ini juga dihuni oleh ribuan warga yang memiliki hak hidup dan hak atas rasa aman. Oleh karena itu, pembangunan pagar pembatas bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan upaya konkret membangun harmoni antara manusia dan alam liar, serta menghindari tragedi yang merusak nilai kemanusiaan dan konservasi itu sendiri.

Pewarta : Vie

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal
#teman, #all, #wartawan, #berita

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Sosialisasi Bahaya Ketenagalistrikan di Kebun Labuhan Haji: Upaya Preventif PTPN IV Regional 1 dalam Meningkatkan Keselamatan Kerja
Next: Respons Cepat TNI atas Ancaman Bom: Pendaratan Darurat Saudi Airlines SV5276 Dialihkan ke Kualanamu

Related Stories

Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan

Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan: Bawaslu Solo Tanamkan Literasi Demokrasi di Pesantren

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS

Tragedi Tak Terduga: Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda

DPRD Solo Beri Dukungan Moral ke Satpol PP: Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda

Jurnalis RI News Portal Posted on 18 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan: Bawaslu Solo Tanamkan Literasi Demokrasi di Pesantren
  • Tragedi Tak Terduga: Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS
  • DPRD Solo Beri Dukungan Moral ke Satpol PP: Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda
  • Gelombang Panas Ekstrem Jepang: Suhu 40 Derajat Celsius Mengancam 41 Prefektur
  • Sinergi Penegakan Hukum: Polres Padangsidimpuan Limpahkan Kasus Rokok Ilegal Beserta Pelaku ke Bea Cukai Sibolga
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.