RI News. Jakarta, Selasa 7 Juli 2026 – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya perbaikan mendasar pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang tidak hanya mengandalkan pengawasan dan regulasi semata, melainkan juga penguatan budaya integritas sejak usia dini guna mencegah praktik kecurangan yang kerap terulang.
Lestari dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, menyatakan bahwa pendekatan pengawasan dan penerapan aturan selama ini belum memadai untuk mengatasi berbagai dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan SPMB. Menurutnya, diperlukan perubahan sistemik yang lebih komprehensif.
“Langkah pengawasan dan penerapan regulasi saja ternyata tidak cukup. Perbaikan sistem dan konsisten membangun budaya integritas sangat diperlukan untuk mengatasi berulangnya dugaan kasus kecurangan pada penerimaan murid baru,” ujar Lestari.

Ia mengutip catatan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) yang menerima 301 laporan pengaduan masyarakat sepanjang pelaksanaan SPMB 2026. Jalur domisili mendominasi pengaduan dengan 187 kasus, diikuti jalur prestasi (69 laporan), jalur afirmasi (33 laporan), dan jalur mutasi (12 laporan).
Lestari, yang akrab disapa Rerie, menilai penanaman nilai integritas sejak dini menjadi fondasi utama pembentukan karakter bangsa sekaligus langkah pencegahan korupsi jangka panjang. Ia mendorong langkah konkret dan terpadu, antara lain melalui penyederhanaan regulasi, penguatan verifikasi data, serta pembentukan sistem pengawasan kolaboratif yang melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ombudsman, dan pemerintah daerah.
Baca juga : Prabowo-Blair: Nostalgia Diplomasi dan Strategi Global di Tengah Dinamika Asia
Namun, Rerie menegaskan bahwa upaya paling mendasar tetaplah membangun budaya integritas sejak usia dini. “Tanpa integritas, sistem pola asuh dan pendidikan hanya akan melahirkan lulusan yang cerdas secara akademik namun rapuh secara moral,” katanya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pendidikan antikorupsi harus dijalankan secara substantif, bukan sekadar seremonial. Dengan demikian, diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter tangguh serta teguh menolak segala bentuk kecurangan.
Pewarta : Yogi Hilmawan
Tagline: #IntegritasPendidikan, #ReformasiSPMB, #BudayaAntiKorupsi, #LestariMoerdijat, #PencegahanKecurangan,

