RI News. Jakarta – Di tengah banjir film action dan drama berat, genre romantic comedy kembali menawarkan angin segar lewat “You, Me & Tuscany”, sebuah film yang mengajak penonton melarikan diri ke pemandangan indah Italia sambil mengupas tema keberanian mengejar mimpi dan kejujuran dalam cinta.
Disutradarai oleh Kat Coiro, film ini mengisahkan Anna, seorang pemuda yang pernah meninggalkan sekolah kuliner untuk merawat ibunya yang sakit. Kini ia bekerja sebagai house-sitter profesional di New York. Setelah kehilangan pekerjaan dan tempat tinggal secara mendadak, Anna bertemu Matteo, seorang pria Italia yang sedang berada di kota untuk bisnis. Percakapan singkat mereka membangkitkan kembali mimpi Anna untuk menjadi koki di Italia.
Tanpa undangan resmi, Anna memberanikan diri terbang ke Tuscany dan “menumpang” di vila kosong milik Matteo. Situasi semakin rumit ketika keluarga besar Matteo tiba-tiba datang. Dalam kepanikan, Anna berbohong bahwa ia adalah tunangan Matteo setelah menemukan cincin berlian di vila tersebut. Kebohongan kecil itu semakin runyam ketika ia bertemu Michael, saudara sepupu sekaligus saudara angkat Matteo yang lahir di Inggris dan memiliki chemistry kuat dengan Anna.

Film ini dengan cerdas memainkan trope klasik rom-com: kesalahpahaman identitas, chemistry yang muncul di tempat yang tidak terduga, serta keluarga besar yang penuh warna. Namun, yang membedakannya adalah latar belakang kuliner yang kuat. Anna akhirnya bisa menyalurkan bakat memasaknya di dapur vila, dengan adegan-adegan makanan Italia yang menggugah selera—termasuk bruschetta sederhana yang menjadi simbol kehangatan dan kejujuran emosional.
Halle Bailey membawakan karakter Anna dengan pesona yang ringan dan relatable, sementara Regé-Jean Page sebagai Michael tampil memikat dengan pesona klasiknya, meski chemistry keduanya lebih condong ke arah manis daripada membara. Penampilan pendukung dari keluarga Italia, termasuk ibu dan nenek yang energik, menambah nuansa komedi yang ringan meski kadang terasa stereotip.
Secara visual, film ini adalah pesta mata. Sinematografi Danny Ruhlmann berhasil menangkap keindahan perbukitan Tuscany, kebun anggur, dan cahaya keemasan matahari terbenam yang membuat penonton ikut merasakan “travel porn” yang dijanjikan. Adegan-adegan memasak dan pemandangan alam menjadi kekuatan utama yang mengangkat film ini di atas formula rom-com biasa.
Baca juga : Wang Yi ke Pyongyang: China Perkuat Pengaruh di Semenanjung Korea di Tengah Bayang-bayang Diplomasi Trump
Meski plotnya dapat diprediksi dan beberapa elemen seperti karakter pendukung Italia terasa berlebihan, “You, Me & Tuscany” berhasil menjalankan tugasnya sebagai hiburan escapism yang menyenangkan. Film berdurasi 104 menit ini cocok bagi mereka yang ingin melepas penat dengan cerita ringan tentang keberanian mengikuti hati, baik dalam karier maupun cinta.
Dengan rating PG-13 karena sedikit bahasa kasar dan adegan dewasa ringan, film produksi Universal Pictures ini tayang di bioskop mulai 10 April 2026. Bagi pencinta rom-com klasik yang rindu suasana hangat seperti “Under the Tuscan Sun” atau “Eat Pray Love” versi lebih modern dan ringkas, “You, Me & Tuscany” bisa menjadi pilihan yang pas untuk akhir pekan.
Film ini mengingatkan kita bahwa terkadang, satu keputusan nekat—seperti menumpang di vila asing—bisa menjadi pintu menuju kehidupan yang lebih berwarna, asal berani jujur pada diri sendiri dan orang lain.
Pewarta : Vie

